20:00 . Punya 18 Siswa, di SD Ini Ada Kelas Tanpa Murid   |   19:00 . Bahagia Tidur di Kebun Pinggir Hutan Bersama Ternak   |   18:00 . Wakili Bupati, Staff Ahli Paparkan Faktor Pendukung Pembangunan Desa   |   17:00 . Hanya 1 Pendaftar CPNS Difabel, BKPP Tak Buka Kesempatan Lagi   |   16:00 . Stok Darah Melimpah, PMI Batasi Layanan DD di Tempat Umum   |   15:00 . Inilah Syarat dan Ketentuan Dana Pinjaman Bunga 0 Persen dari Pegadaian   |   14:00 . Pembangunan SDM 5 Tahun Kedepan Lebih Utama   |   13:00 . PMI Gelar Muskerkab untuk Meningkatkan Pelayanan   |   12:00 . Datangkan Ketua PBNU, IAI-UNUGIRI Perdalam Konsep Islam Nusantara   |   11:00 . EMCL Gelar Lokakarya dan Peluncuran Program Pembangunan Desa Berwawasan Kependudukan   |   10:00 . Warga Nglampin Berharap Jalan Segera Diperbaiki   |   09:00 . 2019, Jilbab Waterproof Jadi Idola Kaum Hawa   |   08:00 . Tiga Minggu UMK Ditetapkan, Disperinaker Belum Terima Penangguhan   |   07:00 . 5 Kebiasaan yang Dapat Merusak Gigi Anak   |   00:00 . Wabup Kunjungi Museum Petroleum Geo Heritage Wonocolo   |  
Tue, 10 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 19 November 2019 14:00

Gerakan Sadar Administrasi Kependudukan

Bupati Serahkan Alat Rekam Data Kependudukan Tingkat Kecamatan

Bupati Serahkan Alat Rekam Data Kependudukan Tingkat Kecamatan

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Dalam rangka gerakan sadar administrasi kependudukan, Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah hadiri sekaligus memberikan pengarahan pada acara Sosialisasi Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data yang diselenggarakan di GOR Kecamatan Gayam Selasa, (19/11/2019). Turut Hadir Kepala Disdukcapil Kabupaten. Bojonegoro, Forkopimcam Gayam, Camat Dan Kepala Desa Se-Wilayah Barat Kabupaten Bojonegoro. 

Dalam kesempatannya, Bupati Anna Mu'awanah berikan pengarahan tentang pentingnya pelayanan adminstrasi kependudukan yang akurat dan efisien yang berbasis kecamatan. Masyarakat tidak perlu datang jauh-jauh ke Disdukcapil Kota Bojonegoro untuk mengurus atau update data kependudukan, cukup di kantor Pelayanan Kecamatan masing-masing.

Hal ini tentu juga harus diimbangi dengan kesiapan sarana-prasarana, SDM dan tenaga operator yang mumpuni penggunaannya di bidang IT, agar tidak terjadi human error'. "Kalau Data yang masuk benar tentu data yang keluar juga benar, kalau data yang masuk salah, pasti data yang keluar juga salah," kata bupati.

Bupati juga sampaikan bahwa seluruh Kepala Desa beserta Perangkatnya harus tahu kriteria penduduknya, mana yang kategori tidak mampu dan kategori yang sudah mampu, kedepankan pelayanan terlebih dulu daripada administrasi, agar masyarakat bisa tertolong dan terlayani.

Di tahun 2020 mendatang, Pemkab Bojonegoro sudah mengalokasikan anggaran sebesar 166 milyar untuk premi BPJS, di akhir Desember 2019 ini data harus terkumpul, Camat harus MOU dengan Desa, Desa MOU dengan RT/RW agar Pemkab bisa menganalisis, mengolah data dan membuat program kebijakan pengentasan kemiskinan, kesehatan, dan pendidikan.

"Ketahanan Negara Berawal Dari Keakuratan Data Kependudukan", jelas bupati.

Di akhir sambutan, Bupati berkesempatan menyerahkan satu set peralatan rekam kependudukan kepada Camat Gayam secara simbolis.

Camat Gayam, Agus Hariyono menuturkan, dengan dilaksanakannya Sosialisasi Gerakan Sadar Administrasi Kependudukan, harapannya seluruh warga agar segera memenuhi seluruh dokumen administrasi kependudukan secara lengkap, mulai dari KTP electronik, KK, Akta Kelahiran, akte kematian, akte perkawinan, akte perceraian, dan kartu identitas anak agar dapat dipenuhi dan dimiliki.

"Karena satu data yang salah maupun kurang lengkap akan berpengaruh ke pengurusan data yang lain," ujar camat.

Tag : sadar, administrasi, gayam, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat