19:00 . Bahagia Tidur di Kebun Pinggir Hutan Bersama Ternak   |   17:00 . Hanya 1 Pendaftar CPNS Difabel, BKPP Tak Buka Kesempatan Lagi   |   16:00 . Stok Darah Melimpah, PMI Batasi Layanan DD di Tempat Umum   |   15:00 . Inilah Syarat dan Ketentuan Dana Pinjaman Bunga 0 Persen dari Pegadaian   |   14:00 . Pembangunan SDM 5 Tahun Kedepan Lebih Utama   |   13:00 . PMI Gelar Muskerkab untuk Meningkatkan Pelayanan   |   12:00 . Datangkan Ketua PBNU, IAI-UNUGIRI Perdalam Konsep Islam Nusantara   |   11:00 . EMCL Gelar Lokakarya dan Peluncuran Program Pembangunan Desa Berwawasan Kependudukan   |   10:00 . Warga Nglampin Berharap Jalan Segera Diperbaiki   |   09:00 . 2019, Jilbab Waterproof Jadi Idola Kaum Hawa   |   08:00 . Tiga Minggu UMK Ditetapkan, Disperinaker Belum Terima Penangguhan   |   07:00 . 5 Kebiasaan yang Dapat Merusak Gigi Anak   |   00:00 . Wabup Kunjungi Museum Petroleum Geo Heritage Wonocolo   |   23:00 . Intip Kemeriahan Festival Geopark 2   |   22:30 . Tari Jaranan Buka Festival Geopark 2   |  
Tue, 10 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 19 November 2019 15:00

Kuasa Hukum GKJTU: Sempat Dilakukan Mediasi, Tiga Ruko Tetap Dirobohkan

Kuasa Hukum GKJTU: Sempat Dilakukan Mediasi, Tiga Ruko Tetap Dirobohkan

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Sebelum ada eksekusi lahan dua bangunan yang dirobohkan pihak tergugat yakni GKJTU Bojonegoro dengan penggugat pihak Raymans Sari Yusuf, telah dilakukan mediasi namun mediasi itu tidak membuahkan hasil, sehingga perkara sengketa lahan berujung ke Pengadilan Negeri Bojonegoro.

Hal itu diungkapkan oleh kuasa hukum GKJTU Bojonegoro, Tatik Hermiyati di sela-sela eksekusi lahan berlangsung, Selasa (19/11/2019). Menurutnya, dalam mediasi tersebut melibatkan dua pihak yang besengketa dan disaksikan pihak desa, kecamatan maupun polsek setempat.

"Namun setelah dilakukan mediasi itu tidak membuahkan kesepakatan bersama, sehingga sengketa lahan itu diajukan ke PN Bojonegoro," tandas Hermin selaku kuasa hukum GKJTU Bojonegoro.

Masih kata Tatik Hermiyati, proses gugatan tanah milik gereja ini telah diajukan ke Pengadilan Negeri Bojonegoro pada 2016 oleh Raymans, namun gugatan tersebut dimenangkan oleh pihak Gereja Kristen Jawa Tengah Utara (GKJTU) Bojonegoro, selaku pemilik sah tanah hak guna bangunan nomer 324.

"Namun alasan Raymans mengusai lahan tersebut dengan dalih sudah menempati lahan yang disengkatakan tersebut sudah lama," terang Hermin kepada blokBojonegoro.com.

Seperti diketahui, tiga ruko yang berada di jalan Tengku Umar Kota Bojonegoro dirobohkan secara paksa oleh pihak Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro, dengan menggunakan satu eksvakator. Ekseskusi lahan itu juga mengerahkan satu pleton TNI/Polri dan Satpol PP Bojonegoro untuk mengamankan jalannya eksekusi, eksekusi itu sekaligus  menjadi tontonan warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas. [saf/mu]

Tag : gereja, sengketa lahan, GKJTU


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat