23:00 . Besok, Pemkab Salurkan Sembako untuk Pedagang di Sekolah   |   22:00 . Dampak Corona Pedagang Banting Setir Jual Masker Hingga Bahan Pokok   |   21:30 . Pulang Dari Malaysia, Tiga Warga Bojonegoro Dikarantina di Batam   |   21:00 . Cegah Penyebaran Covid-19, Ngablak Perketat Keamanan Masuk Desa   |   20:30 . Pemkab Buka Rekrutment Tenaga Kesehatan dan Non Kesehatan Tangani Covid-19   |   20:00 . Update Hari Ini 12 ODP Baru, 1 Selesai Pemantauan   |   19:00 . Cegah Covid-19, Gugus Tugas Tejo Lakukan Penyemprotan Disinfektan   |   18:00 . Pelantikan Kades Tahap I, Diprioritaskan Bagi Desa yang Diisi PJ   |   17:00 . Jumlah ODP di Dander Melebihi Kota, Total Ada 60 ODP Di Bojonegoro   |   16:00 . Inilah Jadwal Lengkap Pelantikan Kades Lewat Video Conference   |   15:00 . Begini Jalannya Pelantikan Kades di Kecamatan Kota Lewat Video Conference   |   14:00 . Melalui Video Conference, Bupati Tekankan Segera Bertindak Cepat Atasi Covid-19   |   13:00 . Live Streaming: Pelantikan Kades Tahap 1   |   12:00 . Pedagang di Kantin dan Warga Kurang Mampu akan Mendapat Bantuan   |   11:00 . 3 Desa Terima Mesin Semprot Disinfectan dari Pertamina EP Asset 4 Field Sukowati   |  
Thu, 02 April 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 23 November 2019 18:00

Sosialisasi UU Pesantren, PPP Bersama Pemkab Membangun Bojonegoro

Sosialisasi UU Pesantren, PPP Bersama Pemkab Membangun Bojonegoro

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bojonegoro, berkomitmen bersama Pemkab membangun Bojonegoro. Hal itu dilakukan agar masyarakat menjadi sejahtera, termasuk para guru dan pondok pesantren.

"Gambaran PPP hari ini akan bersama Pemkab membangun Bojonegoro. Salah satunya dengan memberikan masukan kepada pemkab, melalui pandangan umum fraksi," kata ketua DPC PPP Kabupaten Bojonegoro, Choirul Anam, Sabtu (23/11/2019).

Melalui pendidikan politik peran PPP dalam pembangunan Kabupaten Bojonegoro dan sosialisasi Undang-Undang Pondok Pesantren nomor 18 tahun 2019, di hotel Bonero, Choirul Anam menyebut, pertemuan tersebut sebagai napak tilas. Pasalnya dua tahun yang lalu, kita bergerak bersama diawali dari ruangan tersebut.

"Kerinduan DPC bertemu pengrus PPP di tingkat bawah, melalui pendidikan politik dan sosialisasi undang-undang pesantren sekarang ini, sekaligus meminta masukan agar fraksi dapat gambaran utuh dari masing-masing PAC," terangnya yang juga anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro itu.

Sehingga seluruh fraksi PPP DPRD Kabupaten Bojonegoro hadir dalam pertemuan tersebut, selain Choirul Anam juga Effendi Eko Laksono, H. Sumari dan Ainu Anggara.

"Membangkitkan semangat partai dan bersama-sama membangun Kabupaten Bojonegoro kedepan lebih baik lagi," jelas Mas Irul sapaannya.

Sementara itu wakil ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Timur, Sunaryo Abu Ma'in menuturkan, hanya di PPP ada kegiatan partai yang ada mahalul qiyam, tahlil dan maulid nabi. Usai partai yang sudah 46 tahun ini, banyak yang sudah dilakukan untuk bangsa dan negera, termasuk Kabupaten Bojonegoro.

"Sangat tepat PPP punya tinggalan melalui kader partai yang banyak. Melalui kerjasama yang bagus dan solid, PPP akan terus semakin baik," tuturnya.

Bentuk nyata yang dilakukan PPP, selama bertahun-tahun menginisiasi dan memperjuangkan lahirnya undang-undang pondok pesantren. "Dengan adanya undang-undang ini, pondok pesantren mendapatkan fasilitas negara karena ini merupakan perjuangan kerjakeras PPP," imbuhnya.

Sedangkan ketua sekretariat DPP PPP, M. Thobahul Aftoni yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut mengungkapkan, partai PPP sejak 2013 terus memperjuangkan undang-undang pondok pesantren. Bagaimana pun pesantren mempunyai peranan penting dalam pembangunan sumber daya manusia dan karakter.

"Setelah adanya undang-undang pesantren akan semakin diperhatikan pemerintah pusat sampai daerah. Termasuk kesetaraan syahadah (ijazah pondok) dengan ijazah," ungkapnya.

Namun setelah adanya undang-undang pondok pesantren, masih menunggu aturan turunannya seperti peraturan pemerintah, peraturan menteri dan nantinya bisa menjadi rujukan peraturan daerah. "Turunan payung hukum undang-undang pesantren masih menunggu pembahasan," pungkasnya. [zid/mu]

Tag : PPP, UU Pesantren, PPP Bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat