07:00 . Kencan Virtual dengan Pacar Jadi Solusi Obati Rindu di Masa Pandemi   |   21:00 . Waspada, Kasus Aktif Covid 19 di Kanor Makin Tinggi   |   20:00 . Akhir Tahun 2020 Beasiswa Tugas Akhir Segera Dicairkan   |   19:00 . 17 TPS di Kota Bojonegoro Masih Kurang Tampung Tingginya Sampah   |   18:00 . Tahun 2020, Puluhan Miliaran Digelontorkan untuk Madin   |   16:00 . Histeris.....!!! Saat Satu Orang Ikut Terbang Bersama Layangan Naga   |   15:00 . Harga Logam Mulia Meroket Tajam, Masyarakat Banyak Ajukan Buyback   |   14:00 . Sidang Ke IV, Para Tergugat I,II,III dan IV Bacakan Tanggapanya Terkait PI Blok Cepu   |   13:00 . Masker Medis Mulai Kembali Diburu Masyarakat   |   12:00 . Hampir Tak Mendaftar, 2 Jam Ngebut Rekaman dan Bikin Video Clip   |   11:00 . Murid Peristiwa Harmonni Masuk Finalis Campus Harmony 2020, Ayo Dukung...!   |   10:00 . Pancaroba, BPBD Himbau Masyarakat Mewaspadai Hujan Disertai Angin Kencang   |   09:00 . Kekeringan di Bojonegoro Diprediksi Tak Separah 2019   |   08:00 . Layanan Rapid Tes Dialihkan di Puskesmas   |   07:00 . Orangtua Perlu Tahu, 4 Tips Ajari Anak Saat Belajar Online   |  
Wed, 30 September 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 25 November 2019 07:00

6 Hal yang Jadi Warisan Genetik Ibu ke Anak

6 Hal yang Jadi Warisan Genetik Ibu ke Anak

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Tak salah bila anak disebut sebagai buah hati kita dan suami. Ilmu penelitian pun telah membuktikan bahwa baik ayah dan ibu, masing-masing menurunkan 23 kromosom pada anaknya. Sama dan berimbang.

Meski begitu, soal si kecil lebih mirip siapa tak selalu bisa kita duga. Ada sebagian anak yang wajahnya mirip ibu atau ayahnya. Ini karena selain DNA, masing-masing gen dari orang tua mewariskan beberapa hal. Misalnya bentuk fisik, sifat, ekspresi, sikap tubuh, penyakit hingga kemampuan akademik.

Namun apa yang diwariskan ayah dan ibu pada anak ternyata tak sama, Moms! Pada si kecil, ayah mewarisi warna mata, tinggi badan, sidik jari, gigi, rambut hingga lesung pipi bila ia memilikinya.

Sementara yang diwarisi anak dari ibu? Ini dia daftarnya yang kumparanMOM rangkum dari berbagai sumber:

1. Rambut

Gen pertama yang diturunkan dari ibu ke anak adalah warna rambut. Lebih dari 20 gen ibu berperan mengendalikan protein untuk membentuk warna rambut anak.

Selain warna rambut, ibu juga menurunkan gen yang berperan menyebabkan kebotakan. Tapi kebotakan tak hanya karena gen namun juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan.

2. Gaya Tidur

Selain rambut, ibu juga menurunkan gaya tidurnya pada anaknya. Jadi bila melihat si kecil suka tidur telentang, tengkurap atau meringkuk seperti Anda, tidak usah kaget ya, Moms.

3. Kecerdasan

Ibu yang cerdas akan melahirkan anak yang cerdas! Ternyata ini memang benar, Moms. Anak laki-laki mendapat kecerdasan dari ibu sementara untuk anak perempuan menerima kecerdasan dari kedua orang tuanya.

Tetapi Anda perlu tahu, hanya hingga 40 persen saja kecerdasan ibu yang diwarisi ke anaknya. Sisanya? Kecerdasan anak dipengaruhi oleh berbagai faktor mulai dari saat masih di dalam kandungan sampai sifat kerja keras dari anak. 

4. Kebiasaan Makan

Kebiasaan makan juga menurun dari gen ibu. Dilansir Family Education, apa saja yang Anda konsumsi selama hamil tidak hanya berpengaruh terhadap kesehatan janin di perut namun juga pada kebiasaan makannya.

5. Tangan yang Dominan

Tangan yang dominan juga dipengaruhi oleh gen dari ibu. Jadi apabila orang tua lebih sering menggunakan tangan kanan maka anaknya pun tidak akan kidal.

Sebaliknya, bila ibu kidal sementara ayah tidak kemungkinan besar anak mengikuti ibu. 

6. Buta Warna

Mengutip Brightside buta warna anak juga dipengaruhi oleh gen. Jadi, ketidakmampuan seorang anak untuk membedakan antara warna-warna tertentu merupakan warisan dari gen orang tuanya.

Umumnya buta warna lebih banyak ditemukan dari anak laki-laki yang diwarisi oleh ibu. Meski tidak menutup kemungkinan anak perepuan juga memiliki peluang untuk mengalami kondisi seperti ini.

Lebih lanjut, laki-laki yang menderita buta warna berisiko rendah menurunkan penyakit tersebut ke anak. Kecuali istrinya membawa genetik buta warna. Walau begitu, tidak menutup kemungkinan bila buta warna juga terjadi karena kondisi tertentu.

*Sumber: kumparan.com

Tag : pendidikan, kesehatan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat