09:00 . Sekolah Bengawan Solo Ajarkan Siswa Sayangi Alam   |   08:00 . Bupati Resmikan Taman Lokomotif dan Senam Produktif Bersama   |   18:00 . Ibu-ibu PKK di Kedungprimpen Belajar Pemasaran Daring   |   17:00 . FKMB UINSA Kembangkan Potensi Desa Melalui Bakmas   |   16:00 . Nyentrik, Polisi Ramah Dikenal Kumisnya   |   15:00 . Boromania Beri Waktu Manajemen Persibo Beri Kepastian   |   14:00 . Pendekar Velg Super Jago   |   13:00 . Sama-sama Naik, ini Harga Jual dan Buyback   |   12:00 . Meski Selesai Secara Kekeluargaan, Mbah Dul Enggan Balik   |   11:00 . PWI Bojonegoro Gelar Lomba Menulis Potensi Desa   |   10:00 . Nurul Hayat Bojonegoro Resmikan 3 Rumah Baru untuk Korban Puting Beliung   |   09:00 . ABC Kampanyekan Pola Hidup Bersih dan Sehat di Desa Setren   |   08:00 . Ular Besar Diamankan di Lingkungan Warga Kota Bojonegoro   |   07:00 . Kunci Stamina Prima untuk Calon Pengantin   |   21:00 . Antisipasi Banjir, Pemkab Bojonegoro Gelar Pelatihan Anggota Satlinmas Desa   |  
Fri, 24 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 01 December 2019 21:00

GM blokTuban.com Jadi Trainer di Pelatihan Cek Fakta AJI dan GNI

GM blokTuban.com Jadi Trainer di Pelatihan Cek Fakta AJI dan GNI

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bojonegoro menggelar pelatihan cek fakta di Hotel Aston, Bojonegoro, selama dua hari, 30 November - 1 Desember 2019. Acara ini digelar bekerjasama dengan AJI Indonesia, Google News Inisiative (GNI)  dan Internews.

Selama dua hari, sekitar 30 jurnalis dipandu oleh dua trainer terverifikasi google: Edy Purnomo, General Manager (GM)/Pimpinan Umum blokTuban.com (member of Blok Media Group) asal Kabupaten Tuban dan Eko Widianto, Pimpinan Redaksi Terakota.id dari Malang.

Hari pertama, peserta diajak berdiskusi tentang ragam Mis-Disinformasi, mendeteksi berita bohong dan situsnya, mendeteksi asal muasal foto, serta memverifikasi informasi-informasi yang tersebar di dunia maya.

Hari ke dua, peserta diajak untuk mengoptimalkan pemanfaatan peta online untuk mendeteksi tempat dan daerah suatu peristiwa, mendeteksi keaslian dan muasal video, memperkirakan waktu dari foto yang dilihat, serta keamanan digital.

 "Selama dua hari, peserta berdiskusi tentang ragam Mis-Disinformasi, dan juga memanfaatkan tols-tols yang tersedia di internet untuk melakukan verifikasi keberadaan suatu informasi secara mandiri," jelas Edy.

Eko Widianto juga mengungkapkan hal yang sama. Tols-tols yang didapat selama pelatihan dua hari ini bisa didapatkan dengan mudah di internet. Eko juga memutar satu video yang berisi cerita tentang media besar yang pernah memanfaatkan tols-tols yang dipelajari peserta pelatihan untuk mengungkap kasus penembakan yang saat itu dituduhkan oleh Boko Haram.

Sekretaris AJI Bojonegoro, Khorij Zaenal Assrori mengatakan, kegiatan Ini merupakan rangkaian agenda Google News Initiative Training yang dilakukan di berbagai kota di Indonesia.

"Para jurnalis diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan di bidang teknologi digital" ungkapnya, minggu (1/12/2019).

Kegiatan ini merupakan yang kedua, sebelumnya pada Jumat 29 November kemarin, AJI, Google Initiative dan Internews juga menggelar kegiatan serupa di Kampus Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro.

"Yang ini pesertanya dari kalangan wartawan, mahasiswa, pers kampus, penggiat media sosial, dan masyarakat umum” tambahnya. [saf/ito]

Tag : pelatihan, cek, fakta, aji, bojonegoro, gni


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat