09:00 . Belum Jelas Kapan Santri Boleh Kembali ke Pesantren   |   08:00 . Melihat Sirkuit Cross Putuk Kreweng   |   07:30 . Satpol PP dan Pedagang Tarik Meja   |   07:00 . Bolehkah Anak Makan Telur Setengah Matang?   |   06:00 . Ditertibkan Satpol PP, Pemilik Warung Buang Makanan   |   19:00 . Orang Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah, Hari ini ada 1 Orang   |   18:00 . Petani Desa Sumengko Pilih Tanam Semangka, ini Alasannya...   |   17:00 . 15 Menit Lagu Jadi Langsung Record, Video Clip Ambil Konten Lokal   |   16:00 . Siap-siap New Normal, Pondok Pesantren Disterilkan   |   15:00 . Jaga Kebugaran Fisik Atel Latihan Online   |   14:00 . Akhir Pekan, Harga Buyback Emas Merosot Rp16.000   |   13:00 . Disdik Himbau Sekolah Tak Adakan Perpisahan   |   12:00 . 3 Reaktif Rapid Test Pasar Kedungadem, Sugihwaras dan Ngraho   |   11:00 . Bupati Ana Pantau Langsung Rapid Test di Pasar   |   10:00 . Lagi, Pedagang 3 Pasar Tradisonal di Rapid Test   |  
Sun, 07 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 01 December 2019 13:00

Serapan Beras Lebihi Target, Bulog Bojonegoro Klaim Tertinggi Se-Jawa Timur

Serapan Beras Lebihi Target, Bulog Bojonegoro Klaim Tertinggi Se-Jawa Timur Foto: Kompasiana.com

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Hingga akhir bulan November 2019 cadangan beras yang tersedia di Gudang Bulog Sub Divre Bojonegoro sudah mencapai 48 ribu ton. Jumlah tersebut sudah melebihi target yang dicanangkan yakni sebasar 42 ribu ton. Bahkan serapan Bulog Bojonegoro bisa dibilang yang tertinggi di antara Bulog yang ada di Jawa Timur.

Hal itu dikatakan Waka Bulog Sub Divre Bojonegoro, Aan Sugiarto. Menurut dia, dengan ketersediaan beras 48 ribu ton itu, cukup untuk memenuhi memenuhi kebutuhan beras masyarakat hingga 15 bulan atau satu tahun kedepan, bahkan bisa pula itu untuk dipakai untuk Operasi Pasar (OP).

"Selain itu, stok beras yang ada tersebut juga bisa dipakai untuk persediaan beras komersial sebagai Cadangan Beras Pemerintah (CBP)," ungkapnya.

Masih kata pria asal Banyuwangi ini mengungkapkan selama 2019 ini, selain untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat. Bulog juga melaksanakan Movnas ke sejumlah provinsi di Indonesia seperti di NTT maupun ke Papua. Total beras untuk Movnas yang dikirimkan sebanyak 12.750 ribu ton.

"Sedangkan beras yang dikeluarkan untuk Movreg hanya 2 ton yakni diperuntukan untuk membantu bantuan bagi yang terkena bencana di Jawa Timur," paparnya.

Meski target telah terpenuhi, namun Bulog masih tetap melakukan serapan beras ke petani, dalam melakukan penyerapan beras itu Bulog Sub Divre Bojonegoro juga melibatkan puluhan mitra kerjanya. Hanya saja biasanya,  penyerapan beras paling banyak yang dilakukan saat musim panen biasanya pada bulan April hingga Juni.[saf/lis]


Tag : Bulog, serapan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat