21:00 . Tak Ada Ujian Susulan, 369 Peserta SKD Dinyatakan Gugur   |   20:00 . BKPP Bojonegoro Umumkan Hasil SKD CPNS Akhir Februari   |   19:00 . 213 ASN Eselon III Bakal Ikuti Asessment di Jakarta   |   18:00 . Mahasiswa STIE Cendekia Kunjungi Lapangan Banyu Urip   |   17:00 . Duh...! Politik Uang Masih Jadi Tren Cakades?   |   16:00 . Tanggul Jebol, 135 Hektar Tanaman Padi Siap Panen Terancam Gagal Panen   |   15:00 . Cerita Mahasiswa Asal Bojonegoro Saat Virus Corona Mewabah   |   14:00 . 500 Sak Disiapkan untuk Perbaiki Tanggul Kali di Kanor yang Jebol   |   13:00 . Survei, PDPM Ungkap Pencalonan Kades   |   12:00 . Sensus Penduduk 2020 Dimulai, Pemkab Bojonegoro Siap Dukung   |   11:00 . Bupati Sambut 1.039 Personel BKO untuk Pengamanan Pilkades Serentak   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Siap Dukung Sensus Penduduk 2020   |   09:30 . Hujan, Bengawan Solo Masuk Siaga Hijau   |   09:00 . Semangati Kiai Kampung, Gusdurian Berikan Sepeda dan Peralatan Ibadah   |   08:00 . Selesai Observasi, Mahasiswa Asal Bojonegoro Kuliah di Cina Pulang   |  
Tue, 18 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 03 December 2019 11:00

Ibu Klumpuk Hidup Sebatang Kara Tetap Terbantu KIS

Ibu Klumpuk Hidup Sebatang Kara Tetap Terbantu KIS

Reporter: Muharrom

blokBojonegoro.com – Ibu Klumpuk (70 tahun) hidup sebatang kara di Desa kedungadem Kabupaten Bojonegoro. Semenjak ditinggal suami meninggal dan anak–anaknya yang harus mengadu nasib di Ambon, Ibu Klumpuk menjadi tidak memperhatikan hidupnya terutama kesehatannya. Sampai–sampai Klumpuk harus keluar masuk Rumah Sakit karena divonis sakit gastritis kronis, sehingga mengharuskannya untuk rawat inap. Hidupnya kini bergantung kepada tetangganya yang sangat baik hati bernama Lasimah.

Ditemui pada kesempatan yang sama, Lasimah menuturkan “saya cuman mengingat ibu saya saja mbak, bagaimana kalau kondisinya seperti ibu Klumpuk ini, saya ikhlas merawat ibu Klumpuk, beliau sudah seperti ibu saya sendiri, apalagi kemarin waktu jatuh sakit langsung saya larikan ke IGD RSI Muhammadiyah Sumberrejo dan sampai hari ini sudah menghabiskan 3 kantong untuk transfusi darah,” ungkap Lamsiah.

Hanya berbekal Kartu Indonesia Sehat dari pemerintah pusat Klumpuk dibantu Lamsiah memberanikan diri untuk ke Rumah Sakit. “Kalau dulu jangankan ke Rumah Sakit, buat sekadar beli obat saja saya tidak punya uang, apalagi kalau harus dirawat seperti sekarang ini, ya untungnya sekarang sudah punya KIS dari Pemerintah, sehingga sekarang saya bisa lebih memperhatikan dan merawat kesehatan saya,” terang Klumpuk saat berbaring di ranjang rawat inapnya.

Walaupun Klumpuk terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang iurannya dibayarkan oleh Pemerintah Pusat dan berada di perawatan kelas 3 untuk pengobatan di rumah sakit, Klumpuk sangat berterimakasih atas apa yang telah dikerjakan oleh BPJS Kesehatan, dimana kerja keras dari Pemerintah melalui BPJS Kesehatan inilah yang dibutuhkan seluruh masyarakat kurang mampu dalam mengakses pelayanan kesehatan yang bagus dan terbaik bagi masyarakat.

"Harapan saya semoga program JKN-KIS ini tetap ada dan berjalan dengan lancar serta dapat terus membantu orang–orang yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Sebab masih banyak masyarakat yang membutuhkan untuk berobat gratis. Pelayanan yang saya terima juga semakin hari semakin baik, antriannya memang banyak, namun selama ini kami tidak pernah dipersulit. Terima kasih JKN-KIS dan BPJS Kesehatan, dengan gotong royong semua tertolong," tutup Klumpuk. [mu]

Tag : bpjs kesehatan, manfaat bpjs, bpjs, pasien bpjs


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat