22:00 . Bertambah Lagi 4 Orang yang Sembuh dari Covid-19   |   19:00 . Penerima Beasiswa Banyu Urip Gelar Pertemuan Online   |   18:00 . Tangkal Radikalisme, Kodim Bojonegoro Gelar Komsos   |   17:00 . Produksi Tas Hingga Baju Kanvas Trendi, Laba Menakjubkan   |   16:00 . Melihat Lebih Dekat Kerajinan Anyaman Bambu di Mulyorejo   |   15:00 . Hari Pertama Peserta Rapid Test Masyarakat Umum Capai 33 Orang   |   14:00 . Warga Mulyorejo Sulap Pelepah Pisang Jadi Kerajinan   |   13:00 . Yummy...! Nasi Bakar Aneka Isi Ada di Kafe Ini   |   12:00 . Berkeliaran dan Masuk Rumah Warga, Ular Pyton Ditangkap   |   07:00 . 5 Cara Agar Lekas Move On dari Seseorang yang Ghosting Kamu   |   23:00 . Ibu-ibu di Lokasi TMMD Imbangan Diberikan Pelatihan Pembuatan Jamu   |   22:00 . 8 Orang Dinyatakan Sembuh dari Covid-19   |   21:30 . Pemkab Bojonegoro Kembali Berikan Layanan Rapid Tes Gratis   |   21:00 . PMI Bojonegoro Edukasi Santri Cara Hindari Covid   |   20:30 . Sakit Jantung, Seminggu Lalu Dirujuk ke Surabaya   |  
Fri, 10 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 04 December 2019 16:00

Meski Baru, Motif Batik Penari Thengul Banjir Pesanan

Meski Baru, Motif Batik Penari Thengul Banjir Pesanan

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Produk batik Bojonegoro terus dikembangkan motifnya, oleh salah satu pemilik toko batik Latansa yang ada di Desa Dander. Kali ini pemilik batik tengah mengembangkan kain batik dengan motif penari Thengul sejak sebulan lalu. Meski pengembangan motif itu terbilang baru, namun motif tersebut tengah dilirik dan diminati konsumen baik dari Bojonegoro maupun dari luar.

"Baru satu bulan pengembangan batik motif penari Thengul sudah banyak pesanan," kata pemilik toko batik, Yoyok Handoyo.

Saat ini pesanan batik terus ada, bahkan dalam satu bulan ini motif batik baru itu sudah mampu terjual hingga 350 potong kain. Dalam pembuatan batik motif baru, dirinya dibantu tujuh orang warga ikut terlibat dalam pembuatan kreasi batik motif baru penari Thengul.

"Rata-rata setiap hari bisa menghasilkan 15 potong batik motif penari thengul," terang Yoyok sapaan akrabnya.

Yoyok mengaku tidak menyangka penjualan kain batik motif baru yang dihasilkan itu mendapat respons positif oleh masyarakat luas , bahkan penjualannya sudah sampai Jakarta. "Awalnya ide pembuatan motif itu muncul karena tari Thengul sudah dikenal oleh banyak kalangan," paparnya saat ditemui blokBojonegoro.com.

Selain motif penari thengul juga tersedia kain berbagai motif diantaranya daun jati, mangga, pisang, khayangan api, belimbing dan masih banyak motif lainnya. Banyaknya motif serta kreasi batik dijual dengan harga yang kurang lebih sama dengan harga pasaran yakni dihargai Rp135.000 per lembar.

"Untuk promosi motif baru batik penari thengul akan terus dilakukan baik melalui sosial media dan lewat penjualan online maupun ikut pada event pameran," pungkas Yoyok. [saf/ito]

Tag : batik, thengul, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat