17:00 . Silaturahim IHM NU Kecamatan Kanor, Dihadiri 10.000 Anggota   |   16:00 . Dinas Perdagangan Wacanakan Pembuatan Kartu Penerima Elpiji Bersubsidi   |   15:00 . Kurangi Risiko Longsor, Kodim Dan Pemkab Tanam Rumput Vetiver   |   12:00 . Harga Bawang Putih Merangkak Naik, Cabai Berangsur Turun   |   11:00 . Sumur KWG-PWA1 Ditargetkan Produksi 150 Barrel Minyak Per Hari   |   10:00 . Pertamina EP Syukuran Tajak Sumur KWG PWA-1 di Trembes   |   09:00 . Intip Cerita Pemuda Bojonegoro Buat Sepeda Listrik   |   08:00 . Pertamina Group Jadi Mitra Terbaik PWI Tuban   |   07:00 . Anak Balita Tidak Mau Tidur Siang, Orang Tua Harus Bagaimana?   |   17:00 . TNI Bojonegoro Bekali Siswa SMKN Kasiman Kedisiplinan dan Wasbang   |   15:00 . Mengasyikan Anak-Anak TK Ini Bermain Sambil Belajar Budidaya Ikan   |   14:00 . Kemenag Ajukan Pembuatan Visa Jemaah Haji ke Surabaya   |   13:00 . Begini Tanggapan Warga Terkait Sensus Penduduk Online 2020   |   12:00 . Ada 10 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Bojonegoro   |   11:00 . Dishub Targetkan Rp31 Miliar dari Parkir Berlangganan 2020   |  
Fri, 28 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 04 December 2019 16:00

Meski Baru, Motif Batik Penari Thengul Banjir Pesanan

Meski Baru, Motif Batik Penari Thengul Banjir Pesanan

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Produk batik Bojonegoro terus dikembangkan motifnya, oleh salah satu pemilik toko batik Latansa yang ada di Desa Dander. Kali ini pemilik batik tengah mengembangkan kain batik dengan motif penari Thengul sejak sebulan lalu. Meski pengembangan motif itu terbilang baru, namun motif tersebut tengah dilirik dan diminati konsumen baik dari Bojonegoro maupun dari luar.

"Baru satu bulan pengembangan batik motif penari Thengul sudah banyak pesanan," kata pemilik toko batik, Yoyok Handoyo.

Saat ini pesanan batik terus ada, bahkan dalam satu bulan ini motif batik baru itu sudah mampu terjual hingga 350 potong kain. Dalam pembuatan batik motif baru, dirinya dibantu tujuh orang warga ikut terlibat dalam pembuatan kreasi batik motif baru penari Thengul.

"Rata-rata setiap hari bisa menghasilkan 15 potong batik motif penari thengul," terang Yoyok sapaan akrabnya.

Yoyok mengaku tidak menyangka penjualan kain batik motif baru yang dihasilkan itu mendapat respons positif oleh masyarakat luas , bahkan penjualannya sudah sampai Jakarta. "Awalnya ide pembuatan motif itu muncul karena tari Thengul sudah dikenal oleh banyak kalangan," paparnya saat ditemui blokBojonegoro.com.

Selain motif penari thengul juga tersedia kain berbagai motif diantaranya daun jati, mangga, pisang, khayangan api, belimbing dan masih banyak motif lainnya. Banyaknya motif serta kreasi batik dijual dengan harga yang kurang lebih sama dengan harga pasaran yakni dihargai Rp135.000 per lembar.

"Untuk promosi motif baru batik penari thengul akan terus dilakukan baik melalui sosial media dan lewat penjualan online maupun ikut pada event pameran," pungkas Yoyok. [saf/ito]

Tag : batik, thengul, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat