18:00 . Ibu-ibu PKK di Kedungprimpen Belajar Pemasaran Daring   |   17:00 . FKMB UINSA Kembangkan Potensi Desa Melalui Bakmas   |   16:00 . Nyentrik, Polisi Ramah Dikenal Kumisnya   |   15:00 . Boromania Beri Waktu Manajemen Persibo Beri Kepastian   |   14:00 . Pendekar Velg Super Jago   |   13:00 . Sama-sama Naik, ini Harga Jual dan Buyback   |   12:00 . Meski Selesai Secara Kekeluargaan, Mbah Dul Enggan Balik   |   11:00 . PWI Bojonegoro Gelar Lomba Menulis Potensi Desa   |   10:00 . Nurul Hayat Bojonegoro Resmikan 3 Rumah Baru untuk Korban Puting Beliung   |   09:00 . ABC Kampanyekan Pola Hidup Bersih dan Sehat di Desa Setren   |   08:00 . Ular Besar Diamankan di Lingkungan Warga Kota Bojonegoro   |   07:00 . Kunci Stamina Prima untuk Calon Pengantin   |   21:00 . Antisipasi Banjir, Pemkab Bojonegoro Gelar Pelatihan Anggota Satlinmas Desa   |   20:00 . Dalam Satu Hari, Damkar Bojonegoro Tangkap 4 Ular di Lokasi Berbeda   |   19:00 . Harga Cabai Rawit Melonjak Hingga Rp85 Ribu Per Kilogram   |  
Fri, 24 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 10 December 2019 23:00

MbolangBareng JuruWarta Berdasar Fakta

Profesi Terbuka, Latar Pendidikan Wartawan Beragam, ini yang Membedakan...

Profesi Terbuka, Latar Pendidikan Wartawan Beragam, ini yang Membedakan...

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Profesi merupakan pekerjaan yang dilakukan dengan komptensi dan mempunyai kode etik yang harus ditaati. Begitu juga dengan wartawan, yang merupakan profesi dengan aturan-aturan yang harus ditaati.

[Baca juga: Dewan Pers: Banyak yang Manfaatkan Keistimewaan Wartawan ]

Akan tetapi, latar belakang pendidikan wartawan berbeda dengan profesi lainnya. Jika dokter yang harus dari kesehatan, guru dari pendidikan, arsitek dari tehnik sipil, berbeda dengan wartawan bisa dilakukan dari latar belakang berbeda.

"Ada wartawan kulihanya dulu di komunikasi, kesehatan, pendidikan, sastra maupun yang lainnya. Karen wartawan memang profesi terbuka," ujar Ketua Bidang Pendidikan dan Pengembangan Profesi dari Dewan Pers, Jamalul Insan Dalam kegiatan MbolangBareng JuruWarta Berdasar Fakta yang digelar ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama Tempo Institute.

Pada kegiatan yang diikuti 29 wartawan dari Kabupaten Bojonegoro dan Tuban itu, Jamalul Insan menjelaskan, meski profesi wartawan bisa dari latar belakang yang beragam, namun yang membedakan adalah, wartawan tetap menjalankan tugasnya dengan profesional.

Menurut Jamal, wartawan mendapat keistimewaan dengan kemudahan mengakses dan bertemu dengan orang-orang penting, hal itu karena publik. Oleh karena itu, wartawan profesional harus memberikan hak publik, yakni memberikan informasi akurat, bebas intervensi, memberikan akses dan memberikan ruang aduan bagi publik.

Selain itu, wartawan yang profesional, kata Jamal, harus taat pada asas kode etik jurnalistik dan mempunyai kompetensi dengan mengikuti uji kompetensi wartawan/jurnalis.

"Ada yang mengaku belasan tahun menjadi wartawan, untuk membuktikannya, kita potret dengan uji kompetensi wartawan. Apakah memang sudah menjalankan profesi seuai dengan kompetensinya," kata Jamalul menjelaskan. [ito/mu]

Tag : dewan, pers, bojonegoro, tuban


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat