15:00 . Hore..! 124,5 Kilometer Jalan Rigid Beton Tahun Ini   |   14:00 . Izin Keluar, Cafe dan Karaoke Ini Siap Buka Kembali   |   13:00 . Dinas PUPR Kebut Perencanaan Jembatan Darurat   |   12:00 . Pemohon Paspor di UKK Imigrasi Masih Stabil   |   11:00 . Ikut Koalisi, Gerinda Merapat ke Pemkab, Benarkah?   |   10:00 . Kemenag Bojonegoro Benarkan Umroh Sementara Distop   |   09:00 . Ribuan Jamaah Hadiri Silaturohim IHM-NU Se-Bojonegoro   |   08:30 . Semangat Ikuti Semiloka Sahabat Pertamina   |   08:00 . Tajak Sumur di Trembes, Pertamina EP Gelar Syukuran dan Santunan   |   07:00 . Anak Balita Sangat Pendiam, Kenapa Ya?   |   06:00 . Semiloka Program Sahabat Pertamina   |   17:00 . Silaturahim IHM NU Kecamatan Kanor, Dihadiri 10.000 Anggota   |   16:00 . Dinas Perdagangan Wacanakan Pembuatan Kartu Penerima Elpiji Bersubsidi   |   15:00 . Kurangi Risiko Longsor, Kodim Dan Pemkab Tanam Rumput Vetiver   |   12:00 . Harga Bawang Putih Merangkak Naik, Cabai Berangsur Turun   |  
Fri, 28 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 21 December 2019 12:00

Festival Salak Wedi

Meriah Festival Salak Wedi Ke-4 Tahun 2019

Meriah Festival Salak Wedi Ke-4 Tahun 2019

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Meriah festival Gunungan salak wedi yang digelar hari ini, Sabtu (21/12/2019), turut hadir berbagai unsur dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata (Disbudpar), Bappeda, Kecamatan Kapas dan seluruh masyarakat Desa Wedi.

Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah mengatakan, salak tidak hanya di Wedi. Tetapi di mana pun salak tetap bisa dibawa, itu merupakan salah satu keunikan sebuah wisata kuliner.

"Kita bisa menemukan salak dimana saja. Bagaimana salak menjadi long life, bagaimana salak ini tidak musiman, kapan pun orang datang ke Desa Wedi bisa menemukan salak dengan mudah," kata Bupati Bojonegoro.

Masih kata Bupati Bojonegoro, kedua salak sebagai kualitas mutu. Ketiga salak bisa dimodifikas, ada manisan, kurma dan coklat/dodol. Inilah bagian untuk mensinergikan makanan segar dan olahan, harus ada terus. Kemudian dipasarkan pada titik tertentu untuk menaikkan kualitas dan daya saing.

Selain itu salak sebagai sarana untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama masyarakat Desa wedi. "Kedepannya semoga budidaya salak. Membudidayakan kembali tanaman salak di Desa Wedi semakin terkenal tidak hanya di Bojonegoro," jelasnya.

Usai sambutan, dilanjutkan kirab gunungan salak besar dengan jumlah sekitar 30.000 salak, dan gunungan salak kecil yang diarak dari Balai Desa ke sepanjang jalan hingga Masjid Desa wedi. [liz/mu]

Tag : salak wedi, gunungan salak, festival salak


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat