21:00 . Genap 4 Tahun, AMSI Konsisten Mewujudkan Ekosistem Digital yang Sehat   |   20:00 . Lagi, Pasangan Tak Suami Istri Terciduk Satpol PP di Kamar Kost   |   18:00 . Antisipasi Pembobolan Rekening, Polres Gelar Rakor dengan Pimpinan Bank   |   17:00 . Mancing, Cara Asyik Menanti Azan Maghrib   |   16:00 . Menjadi Kartini Inspiratif Masa Kini Melalui Empat Pilar   |   15:00 . Klaim Triwulan Pertama Tahun 2021, Santunan Korban Luka-luka Jasa Raharja Menurun   |   14:00 . Semarakkan Hari Kartini, Kopri PK Attanwir Gelar Kompetisi Fotogenik   |   13:00 . Waspada...! Lagi-lagi Ada Akun Medsos Mengatasnamakan Bupati Anna Mu'awanah   |   12:00 . Peringatan Hari Kartini, Wanita Turut Berperan Mengisi Pembangunan Bangsa   |   11:00 . Perkuat Protokol Kesehatan untuk Ramadan Lebih Aman   |   10:00 . Provinsi Prioritas PPKM Mikro Diminta Serius Dalam Pembentukan Posko   |   09:00 . Kesembuhan Covid-19 di Indonesia Terus Meningkat Mencapai 1.455.065 Orang   |   08:00 . Pemerintah Mendukung Inovasi Kesehatan Untuk Mewujudkan Kemandirian Bangsa   |   07:00 . Tingkat Ekonomi Keluarga Pengaruhi Usia Anak Terpapar Medsos, Kok Bisa?   |   05:00 . 3 Pasien Sembuh, 1 Tambahan Kasus Baru dan 1 Pasien Meninggal   |  
Tue, 20 April 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Hingga Akhir Tahun, BPKAD Prediksi Serapan Anggaran Hanya 70 Persen

blokbojonegoro.com | Saturday, 28 December 2019 15:00

Hingga Akhir Tahun, BPKAD Prediksi Serapan Anggaran Hanya 70 Persen

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Bojonegoro, memprediksi serapan pengerjaan yang telah diselesaikan hingga akhir Desember 2019 hanya 70 persen dan Silpa anggaran sbesar 2.3 triliun dari total anggaran tersedia 7.1 triliun. Hal itu, dikatakan oleh plt Kepala BPKAD Bojonegoro, Luluk Alifah.

"Diprediksi serapan anggaran hingga akhir tahun 2019 ini hanya 70 persen," tandas Luluk sapaan akrabnya.

Menurut Luluk, hingga tanggal 20 Desember lalu, serapan anggaran yang baru terserap sekitar 56 persen saja. Padahal seharusnya pada tanggal tersebut instansi sudah bisa menyerap anggaran yang disediakan tersebut.

"Kalaupun di atas tanggal 26 desember belum bisa dicairkan, untuk mencairkannya harus mencantumkan nota dinas dari Bupati," bebernya.

Masih kata Luluk, rata-rata penyerapan yang paling banyak belum melakukan penyerapan tersebut Dinas PU Bina Marga, Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) dan Dinas Pendidikan.

"Sedangkan untuk anggaran dana hibah sudah terserap semua," tandas Luluk.[saf/ito]

Tag : BOKAD, bojonegoro, serapan, anggaran


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat