21:00 . Sejarah Perguruan Silat PSHT di Bojonegoro   |   20:00 . Kesiapsiagaan Bencana Penting Guna Cegah Penularan Covid-19 di Pengungsian   |   19:00 . Sejauh ini, Semua Laporan KIPI Bersifat Ringan   |   18:30 . Agar Banjir Tidak Melebar ke Jalan Raya, Petugas Membuat Saluran   |   18:00 . Pemkab Minta Puskesmas Mendata Penyitas Covid-19 untuk Donor Plasma Konvalesen   |   17:30 . Dampak Banjir Bandang Sekar, Rumah Roboh Hingga Ternak Hanyut   |   17:30 . Bupati Anna Meninjau Jembatan Putus Pasca Banjir   |   17:00 . Jalan Nasional di Bojonegoro Tergenang Banjir   |   16:30 . Jembatan Ambrol Diterjang Banjir Bandang   |   16:00 . Tunggu Banjir Surut, Warga Kalianyar Cari Ikan   |   15:00 . Banjir Kiriman Kembali Genangi Pemukiman di TPK Bojonegoro   |   14:00 . Empat Kecamatan Banjir, Rumah Hingga Ternak Warga Hanyut   |   13:00 . Banjir di Kalianyar Merendam 614 Rumah dan 44,337 Hektar Sawah   |   12:30 . Akibat Air Kiriman, Jalan Nasional Bojonegoro-Babat Terendam Sampai 30 Cm   |   12:00 . Reaksi Pascavaksinasi Kebanyakan Hanya Pegal, Lapar, dan Ngantuk   |  
Fri, 22 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Damkar: Marak Ular, Memang Waktunya Berkembang Biak dan Menyimpan Telur

blokbojonegoro.com | Tuesday, 07 January 2020 10:00

Damkar: Marak Ular, Memang Waktunya Berkembang Biak dan Menyimpan Telur

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Musim hujan, teror keberadaan hewan jenis ular semakin meresahkan warga di Kabupaten Bojonegoro, pasalnya banyak ular saat musim seperti ini banyak masuk ke rumah warga, sehingga dengan kondisi seperti itu, keberadaan ular sangat meresahkan warga.

Menurut Kabid Kabid Penyelamatan, Dinas Damkar Bojonegoro, Teguh Haris fenomena maraknya ular masuk ke rumah warga memang membuat warga panik, padahal saat musim penghujan seperti ini ular memang mencari tempat yang lembab untuk pengembangbiakan bertelur hingga menetaskannya.

"Selain itu, populasi tempat ular sendiri banyak yang sudah berubah menjadi tempat hunian, dengan kondisi itu, dimungkinkan banyak ular masuk rumah untuk pengembang biakan telur hingga menetas," terang Teguh kepada blokBojonegoro.com, Selasa (7/1/2020).

Maraknya fenomena ular masuk rumah itu pihaknya terus gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak perlu panik bila melihat atau mengetahui keberadaan ular, namun hendaknya segera melaporkan kepada pihaknya untuk segera mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"Hingga saat ini, rata-rata aduan keberadaan ular yang ditangani yakni keberadaan ular jenis cobra," beber Teguh biasa ia disapa.

Saat disinggung terkait adakah daerah pemetaan rawan keberadaan ular? Teguh mengatakan tidak ada daerah yang pasti keberadaan populasi ular, pasalnya hewan ular itu hewan yang bergerak mencari mangsa atau makanan, sehingga tempatnya berpindah-pindah.

Hingga awal Januari ini laporan aduan itu ada yang dari Kecamatan Kota Bojonegoro, Dander, Balen, Baureno dan Kanor. Dengan maraknya keberadaan ular itu, Tim Damkar sudah menyiapkan petugas penanganan ular yang membantu masyarakat. Diakui maraknya ular saat ini masyarakat panik bahkan ular yang tidak berbisapun terkadang juga dilaporkan.

"Diharapkan masyarkat tidak usah panik saat mengetahui keberadaan ular dan menghimbau untuk segera melaporkannya," pungkasnya.[saf/ito]

Tag : ular, bojonegoro, damkar


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat