18:00 . Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field 'Ngopi Susu' Bareng Wartawan   |   17:00 . Kembali Naik, Inilah Harga Logam Mulia Hari Ini   |   16:30 . Patuh Prokes, EMCL Sosialisasikan Program Bronjong Sungai   |   16:00 . Vaksin dan 3M Paket Lengkap Proteksi Kesehatan Masyarakat dari Covid-19   |   15:30 . Tahapan Uji Klinis Vaksin   |   15:00 . Jalin Silaturahmi Bersama Insan Pers, Korem 082/CPYJ Gelar Jalan Sehat   |   14:30 . Kondisi Terkini Longsor Jembatan Glendeng   |   14:00 . Sedikit Demi Sedikit Omzet Asinan Salak Merangkak Naik   |   13:30 . Update Testing di Indonesia   |   13:00 . Selama Pandemi, Ribuan Istri Gugat Suami, Ini Penyebabnya   |   12:00 . Kebab Rp5 Ribuan Enaknya Bikin Ketagihan   |   11:00 . Guyangan Park, Pelosok Kota Migas dengan Alam Mempesona   |   10:00 . Bright Gas Hadir di Dapur Umum Dinsos Lumajang   |   09:00 . Beredarnya Program Stimulus Tarif Tenaga Listrik di Masa Pandemi, ini Kata PLN Bojonegoro   |   08:00 . Covid-19 Berbahaya, Pencegahan dengan Vaksin dan 3M   |  
Sat, 05 December 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 07 January 2020 19:00

Puluhan Hektare Jagung di Kawasan Hutan Dander Terserang Hama Ulat Jati

Puluhan Hektare Jagung di Kawasan Hutan Dander Terserang Hama Ulat Jati

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Puluhan hektare tanaman jagung yang ada di sekitar kawasan hutan BKPH Desa Dander, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro terancam puso akibat terserang hama ulat jati. 

Hari Hadi, Asper BKPH Dander mengatakan sudah sekitar 1,5 bulan atau ketika masuki masa tanam rentang waktu 2 minggu memang hama sudah menyerang tanaman jagung. 

"Ada 25 hektare tanaman jagung yang terserang hama, seperti kita lihat memang hama ulat jati. Sudah sekitar 1,5 bulan ketika masa tanam," jelas Hari Hadi. 

Menurut info dari Asper BKPH Dander, terkait serangan hama ulat jati, beberapa petani di Dander juga mengalami puso. Padahal, jagung juga merupakan sebuah perekonomian utama yang ada di Desa Dander. 

Masih kata Asper BKPH Dander, dampak dari adanya penyerangan hama ulat jati bukan saja membuat para petani gagal panen saja, ketika panen pun petani juga akan tetap rugi. Sebab hama tak hanya menyerang di sekitar sela daun tetapi hampir di semua sisi keropos. 

"Ya sekitar Januari ini, sudah memasuki masa tanam tapi masih saja terserang hama. Kalau dipaksakan panen pun juga tetap rugi," imbuhnya.

Selain itu pihaknya juga telah berupaya melakukan penyemprotan sebanyak 3 hingga 5 kali terhadap tanaman jagung namun tak ada hasil alias nihil. [liz/lis]

Tag : Hama, ulat, jagung


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 29 November 2020 00:00

    Selamat Jalan Mas Safuan

    Selamat Jalan Mas Safuan Innalillahi wainna ilaihi roojiuun. Reporter blokBojonegoro.com, Mochamad Safuan meninggal dunia, Sabtu (28/11/2020) petang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat