21:00 . Anggota DPR RI Ini Semprot Disinfektan dan Santuni Masyarakat   |   21:00 . Giliran Santri Lirboyo Kediri Pulang   |   20:00 . Pandemi Covid-19, Besok Bupati Lantik Calon Kades Terpilih Melalui Video Conference   |   19:00 . Putus Rantai Penyebaran Covid-19, Pemerintah Luncurkan Aplikasi 10 Rumah Aman   |   18:00 . Pemkab Tetapkan Perpanjangan Status KLB Non Alam Hingga 29 Mei 2020   |   17:00 . 7 ODP Baru, 2 Selesai Dalam Pemantauan   |   16:00 . Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Berikan Paket Bantuan   |   15:00 . 112 Santri Lirboyo Kediri Pulang Kampung   |   14:00 . Pemuda Kedungadem, Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Rumahnya   |   13:00 . Tingkatkan Stok Darah, PMI Bojonegoro Beri Paket Sembako Bagi Pendonor   |   12:00 . Hujan dan Derasnya Air Kali Kedung, Jembatan di Kedungbondo Ambrol   |   11:00 . Kabar Baik, ODP di Bojonegoro Tinggal 44 Orang   |   10:00 . Perjalanan Kereta Dikurangi, Ramai-ramai Batalkan Tiket   |   09:00 . Lawan Corona, Fatayat NU Kanor Khotmil Quran Online   |   08:00 . Pelantikan Kades Digelar Online   |  
Wed, 01 April 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 09 January 2020 12:00

Gusdurian Bojonegoro Deklarasi Bijak Penggunaan Sampah Plastik

Gusdurian Bojonegoro Deklarasi Bijak Penggunaan Sampah Plastik

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Komunitas Gusdurian Bojonegoro mendeklarasikan bijak menggunakan sampah, sebagai upaya untuk mengkampanyekan pengurangan sampah plastik. Deklarasi tersebut melibatkan dari berbagai lintas organisasi kepumudaan, baik dari pelajar, kemahasiswaan, kemasyarakat dan lintas keimanan.

Acara yang diadakan di Gereja Kristen Jawa Tengah Utara (GKJTU) Kabupaten Bojonegoro, Kamis (9/1/2020) ini, juga dirangkai dengan dialog kebudayaan dalam rangka haul Gus Dur yang ke-10 atau satu dekade haul Gusdur, dengan menghadirkan pemateri dari akademisi dan juga dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro.

Dalam kesempatan tersebut, Kabid Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bojonegoro, Achmad Syoleh Fatoni sempat berdiskusi sekaligus bersosialisasi terkait dampak sampah plastik terhadap lingkungan. Menurutnya Indonesia menepati urutan ke dua setelah Negara China penyumbang sampah terbesar  di dunia.

Fatoni menjelaskan, untuk mengurangi penggunaan plastik ditengah masyarakat memang sedikit sulit. Pasalnya, penggunaan plastik bisa dikatakan sudah menjadi penunjang kebutuhan sehari-hari masyarakat.

"Bayangkan saja sehari-hari kita tidak jauh dari penggunaan plastik, seperti wadah berbelanja, bungkus makanan dan lainnya, coba dihitung dalam sehari kita membuang berapa banyak sampah plastik sehingga tidak kaget kita berada di urutan ke dua," ujarnya.

Dampak buruk plastik tidak bisa lenyap begitu saja, membutuhkan minimal 80 tahun sampai ratusan tahun untuk hancur. Oleh karena itu, harus ada kesadaran diri dan juga dimulai dari diri sendiri untuk lebih bijaksana dalam penggunaan plastik.

Sampah plastik juga menjadi ancaman di lautan, saat ini monster terganas di laut bukan ikan hiu ataupun ikan paus, melainkan sampah. Bahkan banyak biota laut yang mati akibat sampah plastik yang sangat banyak.

"Mulai saat ini kita harus mengurangi penggunaan plastik dan jangan membuang plastik sembarang, kita harus bertekat untuk pembatasan dan pemanfaat plastik," ucapnya.

Dalam acara tersebut Gusdurian Bojonegoro juga sudah mengkampanyekan bijak dalam penggunaan plastik, dengan tidak menggunakan air gelas ataupun botol plastik untuk minum waktu acara. Panitia haul gusdur tersebut menyediakan wadah minum dan juga bisa dibawa pulang.

"Kita bekerjasama dengan DLH Kabupaten Bojonegoro terkait deklarasi ini dengan memberikan botol minuman kepada para peserta, dengan harapan botol tersebut bisa dimanfaatkan untuk wadah bekal minum sehari-hari," tutup Kordinator Gusdurian Bojonegoro, Hendro Sulistyo.[din/ito]

Tag : gusdurian, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat