17:00 . LDII Ingin Bersinergi Majukan Bojonegoro   |   16:00 . Pasca Viral, Sehari Soto Seribuan Laku Hingga Ratusan Porsi   |   15:00 . Selamat PWI Jatim Luluskan 17 Wartawan Berkompeten   |   14:00 . Antusias, 52 Grup Bersaing Jadi Pemenang   |   13:00 . Bojonegoro Green Taman Kota Indah dan Cantik   |   12:00 . Berkelok-kelok Jalan Mulus Pelosok Desa   |   11:00 . Satgas Covid-19 Ingatkan Pengalaman Libur Panjang untuk Dijadikan Pelajaran   |   10:30 . Presiden BEM Unirow Ajak Masyarakat Jangan Sepelekan Covid-19   |   10:00 . Kesembuhan Pasien Covid-19 Nasional Terus Meningkat Menjadi 437.456 Orang   |   09:00 . Apa Saja Kandungan Vaksin?   |   08:00 . Ilatifa Fahira Putri, Merintis Usaha Saat Sibuk Skripsi.   |   07:00 . Agar Anak Tetap Aktif, Ini Deretan Kegiatan Seru yang Bisa Dilakukan di Rumah   |   06:00 . Akhir Pekan, Hujan Ringan Akan Guyur Bojonegoro Siang Ini   |   05:00 . 3 Pasien Sembuh, Kasus Baru di Bojonegoro Tambah 4 Orang   |   04:00 . 359 Pasien di Jatim Sembuh, 428 Kasus Baru Covid-19   |  
Sat, 28 November 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 10 January 2020 18:00

Nekat Nambang Pasir Dekat Tanggul Ambles, Kapolsek Plumpang Peringatkan Warga Bojonegoro

Nekat Nambang Pasir Dekat Tanggul Ambles, Kapolsek Plumpang Peringatkan Warga Bojonegoro

Reporter: Ali Imron / blokTuban.com

blokBojonegoro.com - Kapolsek Plumpang, AKP Budi Frihanto pada Jumat (10/1/2020) pagi naik pitam di sekitar tanggul ambles Sungai Bengawan Solo turut Desa Sembungrejo. Gegaranya ada beberapa orang pekerja yang sengaja mengambil pasir dalam radius 1 Kilometer (Km) titik kritis tanggul.

"Mereka melanggar kesepakatan karena hasil pertemuan waktu lalu 1 Km ke barat dan ke timur dari titik ambles harus steril," tutur Kapolsek Budi di lokasi kerja bakti bersama warga Kecamatan Plumpang.

Kapolsek Budi ke lokasi sekitar pukul 06.30 Wib. Dirinya bersama yang lain bahu membahu membenahi tanggul darurat dengan sesek, bambu dan tanah urug yang dimasukkan karung.

Dari seberang sungai, Budi bersama warga lain melihat aktivitas tambang pasir tradisional. Mereka geram kemudian Kapolsek mengajak Danramil dan BBWS menuju lokasi tambang tersebut.

"Saat ini masih kami peringatkan. Kalau diulangi bakal ditindak tegas. Ini demi keamanan bersama," terangnya.

Diprakirakan aktivitas mengambil pasir kali ini diradius 500 meter. Hasil kesepakatan bersama, radius 1 Km dilarang nambang karena masih proses perbaikan tanggul darurat.

Informasi di lapangan, para pekerja tambang berasal dari Kabupaten Bojonegoro. Sedangkan untuk perahu yang dipakai milik warga Tuban.

Setelah kondisi ini, para pemilik perahu dan penambang pasir bakal dikumpulkan di Kantor Kecamatan Plumpang untuk diberi pembinaan dan sosialisasi.

Beberapa waktu lalu, Kapolres Tuban bersama BPBD dan TNI melakukan patroli di Sungai Bengawan Solo. Sekaligus memastikan di setiap titik berdiri posko bencana. [ali/rom]

Tag : tambang pasir, tambang ilegal, bengawan solo, tanggul


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat