13:00 . Hari ini, Harga Jual dan Buyback Terpantau Naik   |   12:00 . Lebaran Ketupat, Tradisi Masyarakat Jawa   |   11:00 . Meski Tergerus Zaman, Penjual Kaset Pita Hingga VCD Masih Tetap Eksis   |   10:00 . DPRD Dorong Pemkab Anggarkan Penanganan Covid 19 Bagi Ponpes   |   09:00 . Sambut New Normal, Ponpes Harus Ada Perhatian dari Pemerintah   |   07:00 . Trik Kuatkan Imunitas Anak di Tengah Pandemi   |   22:00 . Pedagang 3 Pasar di Rapid Test, 2 Orang Rekatif   |   21:00 . Sekarang Urus Administrasi, e-KTP, KK, Akte Bisa dari Rumah   |   20:00 . Total 3 Orang Sembuh Covid-19 di Bojonegoro   |   19:00 . Kanor Zona Merah, Baureno Tambah 3 Positif   |   18:00 . Warga Talok Manfaatkan Bantaran Bengawan Solo untuk Ditanami Ale   |   17:00 . Reaktif, 2 Pedagang Pasar Baureno Diisolasi ke BLK   |   16:00 . Rapid Tes RS Swasta Tak Diakui   |   15:00 . Inilah Hasil Lengkap Rapid Test 3 Pasar   |   14:00 . Pedagang Pasar Sumberrejo Ikuti Rapid Test   |  
Sun, 31 May 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 14 January 2020 12:00

Berbagai Olahan Daun Kelor Disajikan dalam Bogo Kelor Festival

Berbagai Olahan Daun Kelor Disajikan dalam Bogo Kelor Festival

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Jika sebagian besar desa memunculkan festival budaya ataupun tempat wisata alam untuk memperkenalkan potensi desanya, beda dengan Desa Bogo, Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Desa yang terletak di Kecamatan Kapas area timur ini mempromosikan desanya dengan menggelar Bogo Kelor Festival, Selasa (14/1/2020).

Acara yang berlangsung di lapangan bumi perkemahan Desa Bogo ini menampilkan berbagai olahan yang berasal dari daun Kelor. Mulai dari Teh kelor, serbuk kelor, kerupuk kelor, Brownis Kelor, Putu Ayu, Mie Kelor dan olahan-olahan lainya yang berasal dari daun kelor.

Diangkatnya Kelor sebagai festival oleh Desa Bogo lantara di desa ini banyak masyarakat yang menanam pohon Kelor. Bahkan, ada juga tempat khusus seluas 2 hektar yang ditanami oleh pohon kelor.

Kepala Desa Bogo, Mursid mengatakan, desanya memang terkenal dengan sentranya kelor, mulai dari pembibitan, penanaman hingga produksi kelor. Maka agar produksi kelornya ini lebih dikenal lagi dikalangan masyarakat Bojonegoro maupun luar daerah, maka pihaknya menggelar festival kelor ini.

"Pelaksanaan festival ini baru pertama kalinya digelar. Sebelumnya banyak masyarakat yang beranggapan bahwa kelor adalah tanaman mistis, tetapi setelah kita pelajari ternyata kaya akan manfaatnya dan nutrisi," kata Kades Mursid.

Mursid menjelaskan pihak Desa Bogo kedepanya berencana akan menggelar bogo kelor festival sebagai even tahunan. Serta berharap dengan adanya acara seperti ini bisa menambah semangat warga dan menambah ekonomi kerakyatan di Desa Bogo.

Acara Bogo Kelor Festival sendiri berlangsung selama tiga hari, mulai hari minggu sampai hari selasa (12-14-1-2020). Tak hanya itu berbagai rangkaian acara mulai dari jalan santai, lomba mewarnai tingkat TK dan PIAUD hingga launcing Gubuk Kelor Tanjung Wati (GKT).

"Dengan adanya gubuk ini diharapkan bisa menyerap tenaga kerja lebih banyak, kalau untuk sekarang alhamdulillah sudah ada 10 pekerja sehingga masyarakat sini tidak perlu jauh-jauh untuk mencari kerja," tutup Mursid.[din/ito]

 

Tag : Bogo, kapas, festival, kelor


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat