22:00 . Kemenag isi Kekosongan Jabatan dan Merotasi Kepala KUA   |   21:00 . Libur Panjang Saat Pandemi, Kapolres Himbau Liburan Sehat di Rumah Saja   |   20:00 . Penerapan Protokol Kesehatan Demi Kenyamanan Wisatawan   |   19:00 . Tindaklanjuti Aduan, DPRD Kemungkinan Minta Pelantikan Ditunda   |   18:00 . Mobil Ambulance PMI Bojonegoro Tanggap Bantu Jemput Warga Kedungadem Dari RSUD   |   17:00 . Diduga Ada Pelanggaran, Peserta Mengadu ke DPRD   |   16:00 . Libur Tiba Prokes Tetap Dijaga   |   15:00 . Raih Penghargaan Millenial Peduli Lingkungan Jatim   |   14:00 . Karyawan Ini Ditekankan Pakai Masker dan Jaga Jarak Saat Bekerja   |   13:00 . Video Clip Padi Ingat Pesan Ibu   |   12:00 . Bojonegoro Masuk Musim Penghujan, Waspada Angin Kencang   |   11:00 . Pencarian Orang Tenggelam di Bengawan Solo Masih Berlanjut   |   10:00 . Ingin Rapid Tes di Stasiun, Ini Harga dan Waktunya saat Long Weekend   |   09:00 . Long Weekend Penumpang KA Meningkat, Daop 8 Operasikan 69 Kereta   |   08:00 . Mahasiswa BSA Sunan Giri Terjemahkan Manuskrip Kuno   |  
Wed, 28 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 14 January 2020 08:00

DAK Kesehatan Bojonegoro

Dinkes Pastikan Serapan Anggaran Sudah Maksimal

Dinkes Pastikan Serapan Anggaran Sudah Maksimal

Reporter: M. Yazid

blokBojonrgoro.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat. Termasuk penggunaan anggaran yang sudah digunakan secara maksimal, sesuai perencanaan dan kebutuhan dinas.

Meskipun Dana Alokasi Khusus (DAK) Kesehatan yang disebut minim serapan, namun Dinkes sudah banyak menyerap anggaran tersebut.

"Laporan di Kementerian Kesehatan itu belum final, baru triwulan pertama dan kedua. Sebenarnya DAK Kesehatan Bojonegoro sudah 80 persen lebih," kata Plt Kepala Dinkes Kabupaten Bojonegoro, dr. Ahmad Hernowo.

Dijelaskan Dokter Hernowo, pelaksanaan kegiatan rata-rata sudah 100 persen, tapi penyerapan anggaran seperti fisik reguler sekitat 92 persen, penugasan 77,24 persen dan non fisik 81,94 persen. Termasuk anggaran untuk obat Rp 4,4 miliar sudah 96 persen realisasi.

Begitu halnya dengan yang lainnya BOK sudah 82,62 persen, akreditasi puskesmas 80,71 persen, Jampersal 71,64 persen dan kefarmasian realisasi 82 persen. "Jika ditotal DAK kesehatan realisasi 80,57 persen," jelasnya kepada blokBojonegoro.com.

Mengenai kendala menurut Dokter Hernowo dipastikan ada, tetapi sudah diminimalisir. Misalkan terkait Jampersal, penggunaan anggarannya tergantung persalinan dan yang tidak punya jaminan, tapi kebanyakan sudah mempunyai BPJS.

"Sedangkan seperti akreditasi itu juga menyesuaikan jadwal akreditasi dari pusat. Dinkes Bojonegoro sudah melaksanakan sesuai aturan dan juga efesiansi anggaran," terangnya.

Ia menambahkan, keluhan masyarakat juga banyak karena semua kunjungan puskesmas meningkat. Pasalnya problem yang dialami mengenai ketenagaan.

"Komplain masuk banyak ke saya, tapi memang masalah pengangkatan tenaga lewat P3K yang Juknisnya belum turun," pungkas mantan Kepala Puskesmas Kalitidu itu.[zid/ito]

 

Tag : Dinkes, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat