14:00 . Meraup Rupiah dari Cairan Ajaib Kelinci   |   13:00 . Bupati Bojonegoro Hadiri Penyaluran BLT DD di Desa Growok   |   12:00 . Kapolda Jatim: Surabaya Tiru Bojonegoro Perangi Covid-19   |   11:00 . Meski Sudah Ada Aplikasi Online, Dispendukcapil Tetap Layani Manual   |   10:00 . Panen Ale Pinggir Bengawan Solo   |   09:00 . Ini Jadwal PPDB Online Tingkat SMP   |   08:00 . Semangat Raup Rupiah dari Anyaman Bambu   |   07:00 . 3 Hal yang Tak Boleh Dilakukan Saat Bayi Demam   |   22:00 . Jalan Beton Mulai Digarap, Ini Komentar Warga   |   21:00 . Sehari Sebelum Kecelakaan, Korban Buat Status Alam Kubur   |   20:00 . Tambahan 2 Orang Positif Covid-19 dari ODP   |   19:00 . Alhamdulillah....5 Orang Positif Covid-19 di Bojonegoro Sembuh   |   18:00 . Saksi: Tadi Saya Sudah Berteriak   |   17:00 . Perlintasan Kereta Tanpa Palang Pintu di Balen Memakan Korban Jiwa   |   16:00 . Besok, Semua Operator Sekolah Ikuti Diklat Online   |  
Thu, 04 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 16 January 2020 11:00

Disperindag Berikan Sosialisasi Kemasan kepada Industri Kecil Menengah

Disperindag Berikan Sosialisasi Kemasan kepada Industri Kecil Menengah

Kontributor: Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Sebanyak 30 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) Desa Kedungprimpen, Kecamatan Kanor mengikuti sosialisasi kemasan produk dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bojonegoro.

Kepala Disperindag Kabupaten Bojonegoro Agus Suprianto mengatakan,  sosialisasi ini bertujuan untuk  meningkatkan pengetahuan, wawasan, serta keterampilan perajin industri olahan makanan dan minuman tentang kemasan, meningkatkan pemasaran dan daya saing produk, serta kerjasama produsen dengan produsen kemasan.

“Dengan kemasan yang baik dan benar dapat meningkatkan nilai penjualan dan hasil produk IKM tersebut,” ujarnya, Rabu (15/01/2020).

Agus Suprianto mengungkapkan, peserta yang mengikuti sosialisasi ini sudah menghasilkan produk, artinya mereka mempunyai produk, seperti nugget, kripik dan roti tetapi masih terkendala kemasan yang belum baik dan memikat pembeli. Atas dasar itulah Disperindag secara berkelanjutan memberikan sosialisasi produk kemasan ini.

“Kemasan menggambarkan brand dari produk yang dijual,  jadi harus dibuat semenarik mungkin, baik dari filosofi logo brand dan warna kemasan,” tambahnya.

Agus Suprianto menjelaskan, terciptanya kemasan yang baik juga dapat meningkatkan citra kualitas yang baik, serta dapat meningkatkan pemasaran produk dipasaran bagi masyarakat.

“Misalnya, sebelumnya IKM tersebut menghasilkan 1000 bungkus produk olahannya, tetapi setelah mengikuti sosialisasi tentu nilai jual bisa lebih tinggi dan kedua makanan yang sudah dikemas pun tidak memakai zat pengawet, karena peserta diberi materi cara pengemasan hingga penyimpanan seperti apa,” jelasnya.[her/lis]

Tag : Disperindag, ukm


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat