Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 16 January 2020 16:00

Panti Asuhan Manfaatkan Kotoran Sapi Jadi Biogas dan Pupuk

Panti Asuhan Manfaatkan Kotoran Sapi Jadi Biogas dan Pupuk

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Sapi sebagai salah satu penghasil daging dan susu tentu juga menghasilkan kotoran ternak yang dapat dimanfaatkan menjadi biogas maupun pupuk kompos.

Salah satunya, panti asuhan Muhammadiyah Bojonegoro yang berada di jalan Sunan Kalijaga. Selain dikenal memiliki ternak sapi perah di Bojonegoro, sudah 6 tahun ini memanfaatkan kotoran sapi ternak sebagai biogas maupun pupuk kompos.

"Kalau sapi di sini ada 24 ekor, yang 4 ekor sapi perah. Biogas sendiri sudah ada dari tahun 2015," kata Zamroni.

Untuk mengolah kotoran sapi menjadi biogas dan pupuk kompos, tentu sangtlah sederhana, serta pihaknya juga mengenakan peralatan instalansi dengan tinggi 5 meter lebar 3 meter yang diletakkan di belakang lokasi.

Zamroni juga menjelaskan, untuk pengolahan kotoran menjadi biogas serta pupuk kompos, pertama kotoran sapi dijadikan satu ke dalam alat penyaringan yang nantinya dipisahkan, setelah itu air serta kotoran dimasukkan kembali ke dalam alat instalasi biogas. Untuk sisa ampas sendiri nantinya akan dijadikan sebagai pupuk kompos, sedangkan biogas akan dialirkan melalui pipa dan menuju kompor untuk kebutuhan panti sendiri.

"Kotoran sapi kan sifatnya panas, mengandung bahan kimia. Nah untuk yang diproses di instalasi akan dijadikan ampas pupuk, selanjutnya yang baunya itu diolah menjadi biogas," jelas Zamroni.

Untuk biogas sifatnya hanya digunakan sebagai kebutuhan bahan bakar memasak di panti, namun untuk pupuk kompos sudah diperjual-belikan. [liz/mu]

Tag : panti, biogas, pupuk kompos, kotoran ternak


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.



Berita Terkini