18:00 . Saksi: Tadi Saya Sudah Berteriak   |   17:00 . Perlintasan Kereta Tanpa Palang Pintu di Balen Memakan Korban Jiwa   |   16:00 . Besok, Semua Operator Sekolah Ikuti Diklat Online   |   15:00 . Sutikno: Pembatalan Kebarangkatan Jamaah Haji Adalah Langkah Tepat   |   14:00 . Kepala SMA/SMK yang Ikut Hadir Pelantikan di Surabaya di Rapid Test   |   13:00 . Jamaah Haji Batal Berangkat, Petugas Haji Dibubarkan   |   12:00 . Pemohon SIM Ramai, Jasa Anti Gores Kebanjiran Rejeki   |   11:00 . Pasca Lebaran, Pemohon SIM Membludak   |   10:00 . AKP Iwan Hari Gantikan AKP Rifaldhy Sebagai Kasat Reskrim Polres Bojonegoro   |   09:00 . Pelaku Wisata di Bojonegoro Siap Sambut New Normal   |   08:00 . Serbu....! Hanya 3 Hari Total Sport Ada Diskon Besar-Besaran   |   06:00 . Terus Melaju, Jalan Rigid Beton Mulai Digarap   |   22:00 . Wujudkan Layanan Cepat, 12 Instansi Taken MoU   |   21:00 . Kapolda Jatim Kunjungi Kampung Tangguh Covid-19 Bojonegoro   |   20:00 . BLT DD Tahap Kedua di Bojonegoro Mulai Cair   |  
Wed, 03 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 17 January 2020 08:00

Melihat Pemburu Belalang di Hutan saat Malam Hari

Melihat Pemburu Belalang di Hutan saat Malam Hari

Kontributor: Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Warga yang tinggal di pinggiran hutan yang berbatasan dengan Kabupaten Nganjuk memiliki kebiasan unik setahun sekali, yaitu mereka suka berburu belalang di hutan pada malam hari.

Belalang hasil tangkapannya itu selain dijual, juga bisa diolah menjadi kuliner oseng-oseng belalang.

Warga pinggir hutan Dusun Duri, Desa Ngambon, Kecamatan Ngambon Kabupaten Bojonegoro ini, sejak pukul 20.00 Wib sudah berkumpul di pinggir hutan persiapan berburu belalang.

Sejumlah peralatan berburu disiapkan, seperti lampu sorot, senter dan tentunya botol bekas untuk tempat hasil tangkapan. Setelah siap, mereka mulai menyeruak masuk ke dalam hutan, untuk mencari belalang.

Dari cahaya lampu sorot, sejumlah belalang terlihat di daun kayu jati dan pohon singkong. Tak ingin tangkapannya lepas, mereka langsung menangkap belalang yang bertengger di dahan dengan tangan kosong.

Teguh (20), salah satu pencari belalang menjelaskan, dia sengaja mencari di malam hari, karena belalang tidak gesit dan diam saat ditangkap. Dalam tiga jam, rata-rata warga bisa mendapatkan hasil sekitar satu botol.

"Saya mencari belalang untuk dimasak oseng-oseng dan dimakan bersama keluarga," ujarnya.

Proses masakanya pun sederhana. Belalang dibersihkan dari kotoran, kemudian dicuci hingga bersih dan digoreng.

Sementara bumbunya hanya campuran cabe, bawang putih dan merah serta sedikit garam. Ketika sudah setengah matang, bumbu yang sudah dihaluskan segera dicampur untuk digoreng.

Dari bentuknya, oseng-oseng belalang ini mirip dengan oseng-oseng udang. Bila dirasa sudah cukup matang, oseng-oseng belalang siap disajikan.

Namun bagi anda yang tidak baisa dengan menu kuliner ini, maka harus hati-hati, karena akan menimbulkan alergi gatal-gatal dikulit. [her/mu]

Tag : kuliner, belalang, oseng-oseng belalang


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat