06:00 . Tingkat Penularan Covid-19 di Jatim Terendah Se- Indonesia   |   22:00 . Bank Jatim Cabang Bojonegoro Siap Sukseskan Program Satu Rekening Satu Pelajar   |   21:00 . Nakes dan ASN Meninggal, Masih Bandel Langgar Protokol Kesehatan ?   |   20:00 . 6 Orang Sembuh, Tambahan 4 Positif Covid-19 di Bojonegoro   |   19:00 . Ditarget Selesai Akhir Tahun, Pembangunan Pasar Banjarejo Capai 55 Persen   |   18:00 . Bahagia, Seribuan Sertifikat Hak Tanah Diterima Warga Sarirejo   |   17:00 . Di Bawah Etalase Bengkel, Ular 1.5 Meter Berhasil Dievakuasi Damkar   |   16:00 . 1 ASN Meninggal Karena Covid-19, Pemkab Akan Terapkan Work From Home   |   15:00 . Sebelum Menyesal Ingat Ini   |   14:00 . Ajak Masyarakat Disiplin Protokol Kesehatan, Moeldoko Kenakan Kaos ini...   |   13:00 . 56 Personel Kodim Bojonegoro Naik Pangkat   |   12:00 . Ayo Ikut Kompetisi PFMuda Pertamina Foundation   |   11:30 . Ingat Pesan Ibu, 3M   |   11:00 . Rayakan Ultah Ke-20 Biznet Tawarkan Promo dan Bonus Menarik   |   10:00 . VF: Alhamdulillah Saya Sembuh dari Covid-19   |  
Fri, 02 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 20 January 2020 07:00

5 Kebiasaan Baik yang Sering Dianggap Masalah dalam Hubungan

5 Kebiasaan Baik yang Sering Dianggap Masalah dalam Hubungan

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Ada kalanya kita merasa ada beberapa kebiasaan buruk dalam hubungan dan berusaha menghentikannya.

Padahal sebenarnya, kebiasaan tersebut sebenarnya justru membuat hidup dan hubungan kita menjadi lebih baik.

Tidak ada paksaan untuk tetap menjalani hubungan jika kita tidak bahagia, namun kita perlu menemukan batasan tipis antara hubungan yang 'beracun' dan sesuatu yang sebenarnya dapat ditoleransi.

Berikut lima kebiasaan dalam hubungan yang sering dianggap sebagai masalah.

1. Sesekali melupakan konflik

Banyak orang berfokus menyelesaikan setiap argumen dalam hubungan, namun terkadang lebih sehat untuk melupakannya.

Sejumlah konflik mungkin tidak dapat diselesaikan dan memperjuangkan hal itu hanya memerburuk kondisi.

Perlu diingat, tidak semua konflik layak diperjuangkan, apalagi jika itu hanya masalah sepele. Menghindari konflik tersebut bisa jadi lebih baik demi menyelamatkan hubungan.

2. Tertarik pada orang lain

Ingin tertarik dengan pasangan sepanjang waktu sangat tidak mungkin secara biologis. Kita harus menerima bahwa kita bisa saja merasa tertarik pada orang lain, dan itu bukan masalah.

Bukan berarti kita tidak cinta lagi dengan pasangan, melainkan hanya bentuk kekaguman kita kepada orang lain.

Tindakan yang berdasarkan ketertarikan atau kesukaan ada di tangan kita, dan setiap tindakan kita tentu memiliki konsekuensi, entah itu menjaga atau menghancurkan hubungan. Karena bagaimanapun daya tarik sebagian besar bersifat sementara, dan cinta itu nyata.

3. Menghabiskan waktu sendiri

Selama apapun kamu menjalin hubungan, kamu tetap perlu memiliki waktu untuk diri sendiri atau me time.

Menghabiskan waktu bersama pasangan memang penting, tapi bergerak maju dalam hidup dan memenuhi impian diri sendiri juga sama pentingnya.

Berikan ruang dalam suatu hubungan, karena itu justru akan menguatkan ikatan.

Menghabiskan waktu secara terpisah selama beberapa waktu juga membuat masing-masing individu memperoleh kembali "percikan" yang hilang.

4. Menerima kelemahan satu sama lain

Tidak ada di dunia ini yang sempurna, dan begitu kita menerima kelemahan satu sama lain, semakin kuat hubungan itu.
Kita perlu menyukai dan menerima seperti apa pasangan kita, lalu ambil keputusan apakah kita ingin benar-benar bersamanya atau tidak.

5. Tidak sengaja menyakiti

Ada waktu di mana kita melakukan sesuatu yang orang lain tidak suka atau merasa sakit karena itu, begitu pula sebaliknya.

Intinya adalah kita tidak berpura-pura bahagia dan mengungkapkan secara jujur jika kita terluka.

*Sumber: kompas.com

Tag : pendidikan, kesehatan, asmara


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat