08:00 . Pertamina Group Jadi Mitra Terbaik PWI Tuban   |   07:00 . Anak Balita Tidak Mau Tidur Siang, Orang Tua Harus Bagaimana?   |   17:00 . TNI Bojonegoro Bekali Siswa SMKN Kasiman Kedisiplinan dan Wasbang   |   15:00 . Mengasyikan Anak-Anak TK Ini Bermain Sambil Belajar Budidaya Ikan   |   14:00 . Kemenag Ajukan Pembuatan Visa Jemaah Haji ke Surabaya   |   13:00 . Begini Tanggapan Warga Terkait Sensus Penduduk Online 2020   |   12:00 . Ada 10 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Bojonegoro   |   11:00 . Dishub Targetkan Rp31 Miliar dari Parkir Berlangganan 2020   |   10:00 . 501 Pendekar Se-Jawa Timur Ikuti Kejuaraan Rektor Unigoro   |   09:00 . Lulus Passing Grade Tak Menjamin Lolos ke SKB   |   08:00 . Panen Hingga Cicipi Olahan Sate Jamur Petani Binaan ExxonMobil   |   07:00 . Anak Pilek, Bolehkah Minum Es?   |   18:00 . Tanah Bantaran Bengawan Solo di Bawah Jembatan Kaliketek Tergerus   |   17:00 . Aksi Bareng Relawan ExxonMobil   |   16:00 . Bangun Sinergitas Babinsa Ngambon Bantu Warga Atasi Longsor   |  
Thu, 27 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 22 January 2020 19:00

Harga Cabai Rawit Melonjak Hingga Rp85 Ribu Per Kilogram

Harga Cabai Rawit Melonjak Hingga Rp85 Ribu Per Kilogram

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Harga komoditi cabai rawit di Kota Bojonegoro,
mengalami kenaikan signifikan sejak satu bulan lalu. Bahkan,  hingga hari ini harganya tembus Rp85.000 per kilogram. Kenaikan ini diduga karena faktor cuaca yang buruk sehingga hasil panen menipis.

Pedagang kelontong Pasar Kota Bojonegoro, Kartini (53) mengatakan, kenaikan harga cabai rawit  hampir merata di  Pasar Bojonegoro.

"Cabai keriting dan merah masih tetap Rp60.000. Tetapi yang melejit cabai rawit, baru kemarin selasa Rp80.000 sekarang tambah Rp85.000," ujar Kartini.

Kartini, juga menambahkan selain  karena pengaruh cuaca buruk, para pedagang juga banyak yang mengambil cabai dari luar kota. Tentu hal ini mempengaruhi harga jual di pasaran.

"Saya ambil dari Pare, Kediri. Karena lokal banyak petani yang gagal panen faktor cuaca. Ya jadi imbasnya pada harga jual juga," imbuh Kartini.

Pedagang lain, Yuni juga mengatakan hal senada. Menurutnya cuaca buruk juga berpengaruh pada penjualan cabai miliknya.

"Cabai rawit hampir rata hari ini naik sekitar Rp 85.000 per kilogram," ungkapnya.

Imbas naiknya harga cabai rawit, juga dikelihkan oleh konsumen. Salah satunya Endang (37) asal Ngrowo, dirinya mengeluhkan harga cabai.

"Ya harapannya pemerintah menurunkan harga cabai untuk rakyat kecil, saya sendiri kebetulan juga pedagang nasi yang semestinya lauk juga butuh cabai," katanya. [liz/lis]

Tag : Harga, cabai


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat