18:00 . Mahasiswa STIE Cendekia Kunjungi Lapangan Banyu Urip   |   17:00 . Duh...! Politik Uang Masih Jadi Tren Cakades?   |   16:00 . Tanggul Jebol, 135 Hektar Tanaman Padi Siap Panen Terancam Gagal Panen   |   15:00 . 213 ASN Eselon III Bakal Ikuti Asessment di Jakarta   |   15:00 . Cerita Mahasiswa Asal Bojonegoro Saat Virus Corona Mewabah   |   14:00 . 500 Sak Disiapkan untuk Perbaiki Tanggul Kali di Kanor yang Jebol   |   13:00 . Survei, PDPM Ungkap Pencalonan Kades   |   12:00 . Sensus Penduduk 2020 Dimulai, Pemkab Bojonegoro Siap Dukung   |   11:00 . Bupati Sambut 1.039 Personel BKO untuk Pengamanan Pilkades Serentak   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Siap Dukung Sensus Penduduk 2020   |   09:30 . Hujan, Bengawan Solo Masuk Siaga Hijau   |   09:00 . Semangati Kiai Kampung, Gusdurian Berikan Sepeda dan Peralatan Ibadah   |   08:00 . Selesai Observasi, Mahasiswa Asal Bojonegoro Kuliah di Cina Pulang   |   07:00 . Studi: Punya Teman Suportif Bikin Perempuan Lebih Sukses dalam Karier   |   18:00 . Mahasiswi di China Asal Ngasem Bisa Pulang Kampung   |  
Tue, 18 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 22 January 2020 19:00

Harga Cabai Rawit Melonjak Hingga Rp85 Ribu Per Kilogram

Harga Cabai Rawit Melonjak Hingga Rp85 Ribu Per Kilogram

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Harga komoditi cabai rawit di Kota Bojonegoro,
mengalami kenaikan signifikan sejak satu bulan lalu. Bahkan,  hingga hari ini harganya tembus Rp85.000 per kilogram. Kenaikan ini diduga karena faktor cuaca yang buruk sehingga hasil panen menipis.

Pedagang kelontong Pasar Kota Bojonegoro, Kartini (53) mengatakan, kenaikan harga cabai rawit  hampir merata di  Pasar Bojonegoro.

"Cabai keriting dan merah masih tetap Rp60.000. Tetapi yang melejit cabai rawit, baru kemarin selasa Rp80.000 sekarang tambah Rp85.000," ujar Kartini.

Kartini, juga menambahkan selain  karena pengaruh cuaca buruk, para pedagang juga banyak yang mengambil cabai dari luar kota. Tentu hal ini mempengaruhi harga jual di pasaran.

"Saya ambil dari Pare, Kediri. Karena lokal banyak petani yang gagal panen faktor cuaca. Ya jadi imbasnya pada harga jual juga," imbuh Kartini.

Pedagang lain, Yuni juga mengatakan hal senada. Menurutnya cuaca buruk juga berpengaruh pada penjualan cabai miliknya.

"Cabai rawit hampir rata hari ini naik sekitar Rp 85.000 per kilogram," ungkapnya.

Imbas naiknya harga cabai rawit, juga dikelihkan oleh konsumen. Salah satunya Endang (37) asal Ngrowo, dirinya mengeluhkan harga cabai.

"Ya harapannya pemerintah menurunkan harga cabai untuk rakyat kecil, saya sendiri kebetulan juga pedagang nasi yang semestinya lauk juga butuh cabai," katanya. [liz/lis]

Tag : Harga, cabai


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat