22:00 . Jalan Beton Mulai Digarap, Ini Komentar Warga   |   21:00 . Sehari Sebelum Kecelakaan, Korban Buat Status Alam Kubur   |   20:00 . Tambahan 2 Orang Positif Covid-19 dari ODP   |   19:00 . Alhamdulillah....5 Orang Positif Covid-19 di Bojonegoro Sembuh   |   18:00 . Saksi: Tadi Saya Sudah Berteriak   |   17:00 . Perlintasan Kereta Tanpa Palang Pintu di Balen Memakan Korban Jiwa   |   16:00 . Besok, Semua Operator Sekolah Ikuti Diklat Online   |   15:00 . Sutikno: Pembatalan Kebarangkatan Jamaah Haji Adalah Langkah Tepat   |   14:00 . Kepala SMA/SMK yang Ikut Hadir Pelantikan di Surabaya di Rapid Test   |   13:00 . Jamaah Haji Batal Berangkat, Petugas Haji Dibubarkan   |   12:00 . Pemohon SIM Ramai, Jasa Anti Gores Kebanjiran Rejeki   |   11:00 . Pasca Lebaran, Pemohon SIM Membludak   |   10:00 . AKP Iwan Hari Gantikan AKP Rifaldhy Sebagai Kasat Reskrim Polres Bojonegoro   |   09:00 . Pelaku Wisata di Bojonegoro Siap Sambut New Normal   |   08:00 . Serbu....! Hanya 3 Hari Total Sport Ada Diskon Besar-Besaran   |  
Thu, 04 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 02 February 2020 13:00

Antisipasi Bencana, 58 Ribu Hektare Sawah Petani Diikutkan AUTP

Antisipasi Bencana, 58 Ribu Hektare Sawah Petani Diikutkan AUTP

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Keikutsertaan petani Bojonegoro dalam Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) diklaim Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro mengalami peningkatan cukup luar biasa. Padahal ditahun sebelumnya keikutsertaan petani dalam AUTP terbilang minim dan tercatat hanya 6 ribu hektare lahan pertanian yang diikutkan AUTP.

Hal itu dikatakan Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura, Disperta Bojonegoro, Zaenal Fanani. Menurut Zaenal, meningkatnya petani yang mengasurasikan tanamannya itu, karena banyak petani yang mulai sadar akan pentingnya AUTP tersebut guna menekan akan kerugian yang diderita kala tanaman dilanda bencana.

Lanjut Zaenal, rata-rata petani yang mengasurasikan tanamannya itu hampir tersebar diseluruh kecamatan. Namun, yang paling banyak masih didominasi petani yang ada di sepanjang bantaran Bengawan Solo, terlebih lagi saat ini merupakan puncak musim hujan yang bisa menyebabkan bencana banjir.

"Saat ini, total ada 58 ribu hektare lahan milik petani yang telah ikut AUTP," jelas Zaenal kepada blokBojonegoro.com.

Masih kata Zaenal, asuransi pertanian dinilai sangat bermanfaat dan bagus bagi para petani, mengingat dana klaim yang bisa didapatkan petani saat gagal panen dan biaya pembayaran untuk asuransinya pun cukup terjangkau hanya sebesar 36 ribu saat masa tanam.

Asuransi pertanian ini pastinya sangat bermanfaat, yakni apabila petani mengalami gagal panen mencapai 75 persen dari lahan yang diasuransikan, petani bisa mendapatkan ganti rugi.

"Diharapkan dengan adanya asuransi ini, para petani yang ada di Bojonegoro bisa seluruhnya untuk segera mengansurasikan sawahnya, sehingga, bila mengalami gagal panen, bisa dapat ganti rugi," pungkas Zaenal.[saf/lis]

Tag : Petani, AUTP, bencana


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat