07:00 . Yang Bisa Anda Lakukan untuk Membantu Anak Berteman   |   20:00 . Peringati HPSN, SMPN 6 Gelar Gerebek Sampah   |   19:00 . Gunakan Kunci T, Komplotan Curanmor Beraksi saat Hiburan Elekton   |   18:00 . Harga Jual Dan Buyback Logam Mulia Merangkak   |   17:00 . Kembangkan Skill, SMK Pemuda Taruna Bojonegoro Luncurkan SMK MINI   |   16:00 . Musim Tanam, Petani Dominasi Agunan Ajuan Gadai   |   15:00 . Rp38 M untuk Peningkatan Fasilitas Sekolah   |   14:00 . Pengangkatan PPPK Belum Jelas   |   13:00 . Judi saat Pilkades, Dua Orang Diamankan   |   12:00 . Jogging Track Tingkatkan Kesehatan Sekaligus Kenyamanan Warga   |   11:00 . Transfer dari Pusat Telat, Bantuan Pangan Non Tunai Terlambat   |   10:00 . Jumat Pahing Penjual Bunga Boreh Pasang Lapak   |   09:00 . Fokus Keselamatan Kerja, Pertamina EP Gelar Puncak Peringatan Bulan K3   |   08:00 . DLH Beserta Perangkat Desa Gelar Jumat Bersih   |   07:00 . Anak Pendiam, Apakah Mungkin karena Faktor Keturunan?   |  
Sat, 22 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 02 February 2020 13:00

Antisipasi Bencana, 58 Ribu Hektare Sawah Petani Diikutkan AUTP

Antisipasi Bencana, 58 Ribu Hektare Sawah Petani Diikutkan AUTP

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Keikutsertaan petani Bojonegoro dalam Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) diklaim Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro mengalami peningkatan cukup luar biasa. Padahal ditahun sebelumnya keikutsertaan petani dalam AUTP terbilang minim dan tercatat hanya 6 ribu hektare lahan pertanian yang diikutkan AUTP.

Hal itu dikatakan Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura, Disperta Bojonegoro, Zaenal Fanani. Menurut Zaenal, meningkatnya petani yang mengasurasikan tanamannya itu, karena banyak petani yang mulai sadar akan pentingnya AUTP tersebut guna menekan akan kerugian yang diderita kala tanaman dilanda bencana.

Lanjut Zaenal, rata-rata petani yang mengasurasikan tanamannya itu hampir tersebar diseluruh kecamatan. Namun, yang paling banyak masih didominasi petani yang ada di sepanjang bantaran Bengawan Solo, terlebih lagi saat ini merupakan puncak musim hujan yang bisa menyebabkan bencana banjir.

"Saat ini, total ada 58 ribu hektare lahan milik petani yang telah ikut AUTP," jelas Zaenal kepada blokBojonegoro.com.

Masih kata Zaenal, asuransi pertanian dinilai sangat bermanfaat dan bagus bagi para petani, mengingat dana klaim yang bisa didapatkan petani saat gagal panen dan biaya pembayaran untuk asuransinya pun cukup terjangkau hanya sebesar 36 ribu saat masa tanam.

Asuransi pertanian ini pastinya sangat bermanfaat, yakni apabila petani mengalami gagal panen mencapai 75 persen dari lahan yang diasuransikan, petani bisa mendapatkan ganti rugi.

"Diharapkan dengan adanya asuransi ini, para petani yang ada di Bojonegoro bisa seluruhnya untuk segera mengansurasikan sawahnya, sehingga, bila mengalami gagal panen, bisa dapat ganti rugi," pungkas Zaenal.[saf/lis]

Tag : Petani, AUTP, bencana


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat