21:00 . Nakes dan ASN Meninggal, Masih Bandel Langgar Protokol Kesehatan ?   |   20:00 . 6 Orang Sembuh, Tambahan 4 Positif Covid-19 di Bojonegoro   |   19:00 . Ditarget Selesai Akhir Tahun, Pembangunan Pasar Banjarejo Capai 55 Persen   |   18:00 . Bahagia, Seribuan Sertifikat Hak Tanah Diterima Warga Sarirejo   |   17:00 . Di Bawah Etalase Bengkel, Ular 1.5 Meter Berhasil Dievakuasi Damkar   |   16:00 . 1 ASN Meninggal Karena Covid-19, Pemkab Akan Terapkan Work From Home   |   15:00 . Sebelum Menyesal Ingat Ini   |   14:00 . Ajak Masyarakat Disiplin Protokol Kesehatan, Moeldoko Kenakan Kaos ini...   |   13:00 . 56 Personel Kodim Bojonegoro Naik Pangkat   |   12:00 . Ayo Ikut Kompetisi PFMuda Pertamina Foundation   |   11:30 . Ingat Pesan Ibu, 3M   |   11:00 . Rayakan Ultah Ke-20 Biznet Tawarkan Promo dan Bonus Menarik   |   10:00 . VF: Alhamdulillah Saya Sembuh dari Covid-19   |   09:00 . Cerita Pasien Saat Terkonfirmasi Positif Covid   |   08:00 . 294 Tambahan Baru di Jatim, Pasien Sembuh Covid-19 meningkat 350 Orang   |  
Thu, 01 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 03 February 2020 13:00

Gus Sholah Wafat, PCNU Bojonegoro Kehilangan Sosok Pemersatu Bangsa

Gus Sholah Wafat, PCNU Bojonegoro Kehilangan Sosok Pemersatu Bangsa

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Kabar duka dirasakan seluruh Bangsa Indonesia termasuk Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bojonegoro, setelah Salahuddin Wahid, cucu Hadratussyaikh KH. M Hasyim Asy'ari wafat, Minggu (2/2/2020) malam. Pasalnya sosok pemersatu bangsa sudah meninggal dunia.

"Kepergian Gus Sholah adalah duka mendalam yang tidak hanya dirasakan oleh NU pada khususnya, namun juga Indonesia dan dunia, pada umumnya," kata ketua PCNU Kabuaten Bojonegoro, dr. H. Kholid Ubed, Sp. PD.

Dikenangnya, banyak hal yang ditorehkan dan diajarkan melalui prilaku maupun tindakannya. Pasalnya semasa hidup Gus Sholah bukan hanya sosok dengan konsistennya mampu menunjukkan nilai-nilai Nahdliyyah, sebagaimana diajarkan sang kakeknya Hadratussyaikh KH. M Hasyim Asy'ari.

"Dalam berorganisasi yakni berkomitmen dalam organisasi dan keumatan. Selain itu kiprah beliau dalam konteks kebangsaan, telah mampu memberikan standar tinggi pada NU, khususnya dalam memperjuangkan hak asasi manusia, perdamaian, kesetaraan, dan pluralisme," kenang Dokter Ubed.

Dokter Ubed yang juga mantan ketua PC ISNU Kabupaten Bojonegoro mengungkapkan, Gus Sholah dinilai mampu menjalankan visi besar NU, yang mempertemukan dua kutub utama tegaknya Indonesia yakni kutub kebangsaan dan keagamaan sekaligus.

"Visi yang juga pernah dilakukan serupa oleh kakaknya, Gus Dur. Sugeng tindak, Gus. Semoga kami bisa meneruskan jejak dan langkah panjenengan," pungkasnya dengan sedih merasa kehilangan. [zid/ito]

Tag : gus, pcnu, bojonegoro, sholah


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat