12:00 . Curah Hujan Tinggi, Disperta Berharap Petani Daftar AUTP   |   11:00 . Inovatif, Pria Ini Sulap Kelengkeng Jadi Minuman Herbal Hingga Shampo   |   08:00 . Tahanan Polres Nikah, Prosesi Ijab Kabul Dikawal Polisi   |   07:00 . Mengenal Karakter Anak Berdasarkan Hari Lahirnya   |   22:00 . Terpilih Jadi Kades, Pria Ini Diarak Keliling Kampung   |   21:00 . Terpilih Jadi Kades Bangilan, M Safii Diarak dengan Lantunan Salawat   |   20:00 . Pasangan Pasutri Ini Jadi Kades di Kecamatan Kalitidu   |   19:00 . Warga Kalirejo Antusias Tunggu Hasil Rekapitulasi Pilkades   |   18:00 . Pilkades Kalitidu Berundian Motor Hingga Perkakas Elektronik   |   16:00 . Perhitungan Suara di Bangilan Mundur, Suasana Sempat Memanas   |   15:00 . Demi Datang ke TPS Warga Harus Lewati Dua Kecamatan   |   14:00 . Warga Pancur Meninggal Mendadak Saat Ikut Nyoblos   |   13:00 . Tak Mau Masuk Bilik Suara, Kakek di Pohbogo Takut Akan Disuntik   |   12:00 . Panitia Pilkades Bangilan Jemput Bola ke Rumah Warga yang Sakit   |   11:00 . Sempat Terisolasi di Asrama Selama Dua Minggu   |  
Thu, 20 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 05 February 2020 18:00

Semburan Lumpur di Batokan, Kasiman

Lokasi Semburan Ada Sumur Minyak Belanda

Lokasi Semburan Ada Sumur Minyak Belanda

Reporter: Muharrom

blokBojonegoro.com – Kenapa ada semburan lumpur di belakang rumah warga Desa Batokan, Kecamatan Kasiman, Bojonegoro? Pertanyaan itu langsung menyeruak ke permukaan. 

Menurut keterangan sejumlah warga dan Pemdes Batokan, di lokasi tersebut konon ada sumur minyak zaman Belanda. Memang, di wilayah Kasiman, Malo dan Kedewan, banyak sekali sumur-sumur minyak tua peninggalan Belanda. Bahkan hingga kini secara tradisional ada yang diusahakan warga untuk disetor ke Pertamina EP Asset 4 Cepu Field.

“Menurut cerita memang disitu ada sumur minyak Belanda,” kata Kepala Desa Batokan, Erwin Rizaldi kepada blokBojonegoro.com, Rabu (5/2/2020) di lokasi kejadian.

Menurut kabar berkembang di masyarakat, bagian kepala sumur dicuri orang 50 an tahun lalu. Sehingga ada casing atau pipa tanpa penutup yang diduga kemasikan air dan terdorong ke atas saat curah hujan tinggi.

“Apalagi lokasi pusat semburan lumpur temasuk rendah, sehingga konsentrasi air di tempat tersebut,” tegasnya.

Pemdes dan BPBD Bojonegoro terus berkoordinasi untuk mencari solusi. Agar, tidak membahayakan warga jika hujan turut lebat. [mu/lis]

Tag : Semburan, lumpur, kasiman


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat