20:00 . Peserta Diseminasi Aku Sehat Senam Bersama   |   19:00 . Aku Sehat Gelar Evaluasi Bersama Program   |   18:00 . Beri Masukan Pemangku Kebijakan, Paparkan Hasil KKN kepada Stakeholder   |   17:00 . Maknyus Lezatnya Sate Kelinci Khas Warung Online   |   16:00 . Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Bojonegoro Beri Penghargaan 10 UMKM Berprestasi   |   15:00 . Hore..! 124,5 Kilometer Jalan Rigid Beton Tahun Ini   |   14:00 . Izin Keluar, Cafe dan Karaoke Ini Siap Buka Kembali   |   13:00 . Dinas PUPR Kebut Perencanaan Jembatan Darurat   |   12:00 . Pemohon Paspor di UKK Imigrasi Masih Stabil   |   11:00 . Ikut Koalisi, Gerinda Merapat ke Pemkab, Benarkah?   |   10:00 . Kemenag Bojonegoro Benarkan Umroh Sementara Distop   |   09:00 . Ribuan Jamaah Hadiri Silaturohim IHM-NU Se-Bojonegoro   |   08:30 . Semangat Ikuti Semiloka Sahabat Pertamina   |   08:00 . Tajak Sumur di Trembes, Pertamina EP Gelar Syukuran dan Santunan   |   07:00 . Anak Balita Sangat Pendiam, Kenapa Ya?   |  
Sat, 29 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 07 February 2020 13:00

Stok Terbatas, Komoditi Dapur Naik

Stok Terbatas, Komoditi Dapur Naik

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Prediksi musim penghujan bulan Januari hingga Maret tahun 2020, beberapa komoditi seperti bawang putih, cabai hingga telur broiler di pasar tradisional terpantau terus merangkak naik.

Seperti yang terpantau di pasar kota Bojonegoro, harga bawang putih kini mencapai Rp45.000 hingga Rp46.000 dari sebelumnya hanya berkisar Rp25.000 hingga Rp26.000 per kilogram.

Menurut Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Bojonegoro, Sukemi, kenaikan harga beberapa komoditi bahan pangan memang telah terjadi sejak beberapa bulan ini.

Penyebabnya karena keterbatasan stok akibat cuaca yang tidak menentu selama musim tanam. Yang mana kebutuhan masyarakat tidak bisa terpenuhi, sebab stok pasokan dari petani berkurang, sehingga para tengkulak menjual ke pedagang dengan harga yang sangat lumayan.

"Musim ini kan menyeluruh, selain itu juga tidak bisa diprediksi. Sehingga para petani mengalami nasib yang sama, yang mana pasokan yang lancar menjadi terhambat," ujar Sukemi.

Pihaknya juga menghimbau kepada para pedagang untuk tidak mengambil kesempatan dengan mengambil keuntungan yang besar. Selain itu ia juga mengatakan, pendistribusian juga akan tetap diawasi dari Dinas Perdagangan terkait kendala apa saja yang ada di lapangan.

"Ya mengambil untung sewajarnya saja, jangan mengambil kesempatan supaya stabilitas perekonomian tetap terjaga. Terlebih bawang putih juga menjadi komoditi penting di pasaran," kata Sukemi.

Sementara itu, harga komoditi lainnya, Sukemi mengatakan, untuk telur boiler juga terbilang tinggi, dari Rp18.000 naik menjadi Rp20.000 per kilogram atau naik Rp2.000.

"Karena memang untuk telur boiler peternaknya jarang. Selama ini kita mengambil dari luar Bojonegoro," ujarnya.

Sukemi juga berharap, dengan naiknya beberapa komoditi bahan pangan seperti ini kedepan bisa segera stabil kembali. Serta pihaknya juga mengatakan, Dinas Perdagangan siap memberikan fasilitas serta bekerjasama dengan beberapa dinas terkait termasuk koordinasi dengan perbankan untuk memberikan fasilitas serta arahan terkait budidaya telur broiler di Bojonegoro. [liz/mu]

Tag : pasar, telor, bawang putih, harga


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat