07:00 . Yang Bisa Anda Lakukan untuk Membantu Anak Berteman   |   20:00 . Peringati HPSN, SMPN 6 Gelar Gerebek Sampah   |   19:00 . Gunakan Kunci T, Komplotan Curanmor Beraksi saat Hiburan Elekton   |   18:00 . Harga Jual Dan Buyback Logam Mulia Merangkak   |   17:00 . Kembangkan Skill, SMK Pemuda Taruna Bojonegoro Luncurkan SMK MINI   |   16:00 . Musim Tanam, Petani Dominasi Agunan Ajuan Gadai   |   15:00 . Rp38 M untuk Peningkatan Fasilitas Sekolah   |   14:00 . Pengangkatan PPPK Belum Jelas   |   13:00 . Judi saat Pilkades, Dua Orang Diamankan   |   12:00 . Jogging Track Tingkatkan Kesehatan Sekaligus Kenyamanan Warga   |   11:00 . Transfer dari Pusat Telat, Bantuan Pangan Non Tunai Terlambat   |   10:00 . Jumat Pahing Penjual Bunga Boreh Pasang Lapak   |   09:00 . Fokus Keselamatan Kerja, Pertamina EP Gelar Puncak Peringatan Bulan K3   |   08:00 . DLH Beserta Perangkat Desa Gelar Jumat Bersih   |   07:00 . Anak Pendiam, Apakah Mungkin karena Faktor Keturunan?   |  
Sat, 22 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 08 February 2020 16:00

Panen, Petani Bingung Jual Bawang Merah

Panen, Petani Bingung Jual Bawang Merah

Kontributor: Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Sejumlah petani bawang merah di Desa Nglampin Kecamatan Ngambon Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, kini tengah panen.

Wakini (37) petani bawang merah mengatakan, hasil panen musim ini cukup bagus karena kondisi cuaca yang mendukung dan pola tanam yang tepat.

"Produksinya cukup bagus, dan tidak ada serangan hama seperti tanaman jagung, mungkin karena baru pertama kali tanam jadi tidak ada hama menyerang," kata Wakini.

Ia mengaku bingung mau jual bawang merah kemana, sebab tidak ada pengepul bawang merah di daerahnya. Jadi harus kliling berjualan bawang merah untuk diecer.

"Biasanya ya para tetangga beli datang ke rumah, kalau pagi saya bawa ke pasar untuk saya ecer perkilogram antara Rp10.000 hingga Rp15.000," terangnya kepada blokBojonegoro.com.

Pada musim tanam bawang ini tidak ada persoalan, seperti serangan organisme pengganggu seperti ulat grayak dan jamur. Ketersediaan air juga cukup mendukung. "Serangan hama di tanaman bawang merah tidak ada. Sehingga hasil produksi bisa maksimal," ujarnya.

Dia berharap semoga kedepan ada tengkulak yang datang untuk membeli bawang merahnya, selain itu para petani juga masih bingung mencari bibit bawang merah untuk di tanam lagi. [her/mu]

Tag : bawang merah, petani, petani bawang


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat