21:00 . 6 Orang Sembuh, Tambahan 5 Positif Covid-19 di Bojonegoro   |   20:00 . Kakek Tua Pencari Kayu Bakar di Hutan Pradok   |   18:00 . Protokol Kesehatan Ketat, Kampus Ungu Sukses Gelar Wisuda   |   17:00 . Cegah Covid 19, Kemenag Pantau Langsung Ponpes   |   15:00 . Anggota Banser Sampang Jalan Kaki ke Pekalongan   |   14:00 . Gudang Oven Tembakau di Sugihwaras Terbakar, Kerugian Ditaksir 30 Juta   |   13:00 . Pertamina EP Asset 4 Produksi 15.085 BPH dan 114,72 MMCFD   |   12:00 . CPP Gundih Kembali Beroperasi   |   11:00 . Alif Robath, Motivator Sukses Asal Bojonegoro Jadi Idola Millenial   |   08:00 . Selamat Jalan Pak Yohanes Kepala Ruang Radiologi RSUD Bojonegoro   |   07:00 . Kencan Virtual dengan Pacar Jadi Solusi Obati Rindu di Masa Pandemi   |   21:00 . Waspada, Kasus Aktif Covid 19 di Kanor Makin Tinggi   |   20:00 . Akhir Tahun 2020 Beasiswa Tugas Akhir Segera Dicairkan   |   19:00 . 17 TPS di Kota Bojonegoro Masih Kurang Tampung Tingginya Sampah   |   18:00 . Tahun 2020, Puluhan Miliaran Digelontorkan untuk Madin   |  
Thu, 01 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 08 February 2020 16:00

Panen, Petani Bingung Jual Bawang Merah

Panen, Petani Bingung Jual Bawang Merah

Kontributor: Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Sejumlah petani bawang merah di Desa Nglampin Kecamatan Ngambon Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, kini tengah panen.

Wakini (37) petani bawang merah mengatakan, hasil panen musim ini cukup bagus karena kondisi cuaca yang mendukung dan pola tanam yang tepat.

"Produksinya cukup bagus, dan tidak ada serangan hama seperti tanaman jagung, mungkin karena baru pertama kali tanam jadi tidak ada hama menyerang," kata Wakini.

Ia mengaku bingung mau jual bawang merah kemana, sebab tidak ada pengepul bawang merah di daerahnya. Jadi harus kliling berjualan bawang merah untuk diecer.

"Biasanya ya para tetangga beli datang ke rumah, kalau pagi saya bawa ke pasar untuk saya ecer perkilogram antara Rp10.000 hingga Rp15.000," terangnya kepada blokBojonegoro.com.

Pada musim tanam bawang ini tidak ada persoalan, seperti serangan organisme pengganggu seperti ulat grayak dan jamur. Ketersediaan air juga cukup mendukung. "Serangan hama di tanaman bawang merah tidak ada. Sehingga hasil produksi bisa maksimal," ujarnya.

Dia berharap semoga kedepan ada tengkulak yang datang untuk membeli bawang merahnya, selain itu para petani juga masih bingung mencari bibit bawang merah untuk di tanam lagi. [her/mu]

Tag : bawang merah, petani, petani bawang


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat