11:00 . Inovatif, Pria Ini Sulap Kelengkeng Jadi Minuman Herbal Hingga Shampo   |   08:00 . Tahanan Polres Nikah, Prosesi Ijab Kabul Dikawal Polisi   |   07:00 . Mengenal Karakter Anak Berdasarkan Hari Lahirnya   |   22:00 . Terpilih Jadi Kades, Pria Ini Diarak Keliling Kampung   |   21:00 . Terpilih Jadi Kades Bangilan, M Safii Diarak dengan Lantunan Salawat   |   20:00 . Pasangan Pasutri Ini Jadi Kades di Kecamatan Kalitidu   |   19:00 . Warga Kalirejo Antusias Tunggu Hasil Rekapitulasi Pilkades   |   18:00 . Pilkades Kalitidu Berundian Motor Hingga Perkakas Elektronik   |   16:00 . Perhitungan Suara di Bangilan Mundur, Suasana Sempat Memanas   |   15:00 . Demi Datang ke TPS Warga Harus Lewati Dua Kecamatan   |   14:00 . Warga Pancur Meninggal Mendadak Saat Ikut Nyoblos   |   13:00 . Tak Mau Masuk Bilik Suara, Kakek di Pohbogo Takut Akan Disuntik   |   12:00 . Panitia Pilkades Bangilan Jemput Bola ke Rumah Warga yang Sakit   |   11:00 . Sempat Terisolasi di Asrama Selama Dua Minggu   |   10:00 . Lanjut Usia Tetap Semangat Salurkan Hak Suara   |  
Thu, 20 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 11 February 2020 09:00

Cuaca Jadi Faktor Harga Komoditas di Bojonegoro Melambung

Cuaca Jadi Faktor Harga Komoditas di Bojonegoro Melambung

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Beberapa harga komoditas pangan di Kabupaten Bojonegoro dalam satu minggu terakhir mengalami peningkatan yang lumayan signifikan. Naiknya harga beberapa komoditas tersebut, disinyalir karena minimnya stok barang akibat curah hujan cukup tinggi belakangan ini.

Beberapa komoditas yang mengalami peningkatan yang lumayan signifikan meliputi cabai, dari harga awal 60 ribu menjadi 85 ribu perkilogramnya, Bawang Putih yang awalnya 50 ribu menjadi 60 ribu. Selain itu, Bawang Merah dan telur ayam boiler juga mengalami peningkatan tetapi tidak terlalu tinggi dibanding dua komoditas itu.

Plt Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro, Sukaemi menjelaskan, terkait dengan adanya kenaikkan harga sejumlah komoditas di Pasar Tradisional Kota Migas pihaknya telah melakukan kordinasi dengan Disperindag Provinsi untuk melakukan oprasi pasar, jika harga beberapa komoditas ini tak kunjung mengalami penurunan harga.

"Kita sudah kordinasi dengan provinsi jika memang nantinya harga tak segera turun dan kita bersama tim kabupaten juga terus melakukan pengawasan," ujarnya, Selasa (11/2/2020).

Menurutnya, pada saat musim hujan seperti sekarang ini, pasokan stok untuk komoditas cabai cenderung menipis karena petani mengalami gagal panen sehingga distribusinya kurang memenuhi kebutuhan konsumen. Selain itu, terkait pendistribusian biasanya lebih cenderung ke kota besar lebih banyak dan harganya lebih tinggi.

Oleh karena itu, Dinas Perdagangan menghimbau kepada pedagang tidak menjual barang terlalu banyak kepada orang-orang tertentu, lantaran nantinya mereka juga bakal kesulitan untuk mencari stok dan harganya saat 'Kula'an' juga malah tinggi. Tak hanya itu, konsumen juga dihimbau untuk belanja secukupnya saja.

"Kami juga berharap kepada petani untuk memelihara tanamanya agar tidak gagal panen lagi saat curah hujan tinggi ataupun terhindar dari hama," pungkasnya kepada blokBojonegoro.com.[din/ito]

 

Tag : Harga, komoditi, barang, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat