20:00 . Warga Bubulan ini Pernah Temukan Koin Cina Kuno Saat Mencangkul di Ladang   |   19:00 . Pencarian Korban Tenggelam di Kedungbondo Kembali Dihentikan   |   18:00 . Ahbabul Mustofa Semprot Disinfektan Sampai Bagikan Sembako   |   17:00 . Terus Menurun, Total Ada 56 Orang ODP di Bojonegoro   |   16:00 . Masa Belajar di Rumah Siswa Diperpanjang   |   15:00 . Masyarakat Tolak Gedung Pusdiklat Jadi RS Sementara Corona   |   14:00 . Petugas Gabungan Semprot Disinfektan Hingga Pelosok Bojonegoro   |   13:00 . Timsar Perluas Pencarian Korban Hingga Bengawan Solo   |   12:00 . Gugus Tugas Tejo Rutin Semprot Disinfektan   |   11:00 . Selain Masker, Tempat Cuci Tangan Laris Terjual   |   10:00 . Cuci Kendaraan, Gratis Masker dan Handsanitizer   |   09:00 . Biasa Mangkal di Pasar dan Perempatan, 6 Anak Jalanan Diamankan   |   08:00 . Update Grafik Perkembangan Covid-19 di Jawa Timur dan Bojonegoro Per 3 April   |   07:00 . 6 Nasihat Terbaik untuk Sahabatmu yang Sedang Putus Cinta   |   06:00 . EMCL Berikan Alat Pencegahan Penyebaran Virus Corona   |  
Sun, 05 April 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 18 February 2020 09:00

Semangati Kiai Kampung, Gusdurian Berikan Sepeda dan Peralatan Ibadah

Semangati Kiai Kampung, Gusdurian Berikan Sepeda dan Peralatan Ibadah

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Keberadaan komunitas pecinta Gusdur yang tergabung dalam Gusdurian, melakukan aksi nyata dengan memberikan bantuan kepada kiai kampung di Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian kepada kiai yang membutuhkan, agar semakin semangat berdakwah.

Bantuan berupa sepeda onthel, seperangkat alat ibadah dan sembako hasil donasi diberikan kepada Kiai Sumardi, warga desa Semanding Kecamatan Kota Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro, Minggu (16/2/2020).

"Bantuan ini merupakan program GUSDURian Peduli, yang diantaranya adalah progam bantuan untuk Kiai Kampung," kata Hendro, koordinator GUSDURian Bojonegoro.

Diceritakan Hendro, beliau merupakan guru ngaji di pondok pesantren Halaqotut Tadris Desa Bakalan, Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, sejak tahun 1990. Namun selain menjadi guru di pondok pesantren tersebut, beliau juga mengajar ngaji di musalanya sendiri.

"Untuk menempuh perjalanan ke pondok pesantren, beliau selalu menggunakan sepeda ontel. Yang jarak tempuhnya kira-kira kurang lebih dua kilometer dari rumahnya," terangnya.

Hendro yang juga pengurus cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bojonegoro menambahkan, saat komunitas GUSDURian Bojonegoro beserta tim GUSDURian Peduli mendatangi ke rumahnya untuk menyampaikan bantuan, beliau sempat kaget, karena memang sebelumnya tidak memberikan informasi akan mendapatkan bantuan.

"Kami dari Komunitas GUSDURian, khususnya dari GUSDURian Peduli merasa perlu membantu dan merawat orang seperti bapak Kiai. Karena keistikomahan dalam mengajar ngaji, meskipun lintas desa. Apalagi menggunakan sepeda ontel, sudah tua pula sepedanya. Kalau kami, mungkin belum bisa istikomah seperti beliau," imbuh Hendro usai memberikan donasi.

Sementara itu, Kiai Sumardi mengucapkan sangat terimakasih kepada GUSDURian, beliau merasa sangat terbantu dengan adanya sepeda baru, yang layak pakai. Ia merasa terharu dan syukur, karena diperhatikan.

Sehingga beliau beserta keluarga berterima kasih sekali kepada GUSDURian, sepeda ini sangat membantu dalam perjalanan menuju pondok pesantren. "Semoga sepeda ini bisa membawa manfaat dan menjadi amal jariyah teman-teman GUSDURian semua. Sebenarnya perjuangan saya belum seberapa dibandingkan dengan orang seperti Gus Dur. Seberapa besar perjuangan dan pengorbanan saya, belum seberapa. Sekali lagi terimakasih," pungkas Kiai berusia 60 tahun itu.

Tampak saat memberikan bantuan tersebut juga didampingi oleh ketua RT bapak Supardi sekaligus jamaah musholla al-muttaqin RT 5 (Kiai Sumardi). "Semoga Gusdurian peduli bisa terus membantu masyarakat, selain mensyiarkan toleransi dan keberagaman," pungkas Heri Puji Santoso, tim Gusdurian Peduli. [zid/ito]

Tag : gusdurian, bojonegoro, kiai, kampung, bakalan, kapas


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat