20:00 . Warga Bubulan ini Pernah Temukan Koin Cina Kuno Saat Mencangkul di Ladang   |   19:00 . Pencarian Korban Tenggelam di Kedungbondo Kembali Dihentikan   |   18:00 . Ahbabul Mustofa Semprot Disinfektan Sampai Bagikan Sembako   |   17:00 . Terus Menurun, Total Ada 56 Orang ODP di Bojonegoro   |   16:00 . Masa Belajar di Rumah Siswa Diperpanjang   |   15:00 . Masyarakat Tolak Gedung Pusdiklat Jadi RS Sementara Corona   |   14:00 . Petugas Gabungan Semprot Disinfektan Hingga Pelosok Bojonegoro   |   13:00 . Timsar Perluas Pencarian Korban Hingga Bengawan Solo   |   12:00 . Gugus Tugas Tejo Rutin Semprot Disinfektan   |   11:00 . Selain Masker, Tempat Cuci Tangan Laris Terjual   |   10:00 . Cuci Kendaraan, Gratis Masker dan Handsanitizer   |   09:00 . Biasa Mangkal di Pasar dan Perempatan, 6 Anak Jalanan Diamankan   |   08:00 . Update Grafik Perkembangan Covid-19 di Jawa Timur dan Bojonegoro Per 3 April   |   07:00 . 6 Nasihat Terbaik untuk Sahabatmu yang Sedang Putus Cinta   |   06:00 . EMCL Berikan Alat Pencegahan Penyebaran Virus Corona   |  
Sun, 05 April 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 21 February 2020 10:00

Jumat Pahing Penjual Bunga Boreh Pasang Lapak

Jumat Pahing Penjual Bunga Boreh Pasang Lapak

Kontributor: Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Sejumlah penjual bunga boreh tampak menjamur di sejumlah sudut pasar Desa Kolong Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jumat pagi (21/2/2020).

Bunga boreh sendiri biasanya digunakan oleh masyarakat saat ziarah ke makam sanak keluarganya yang telah tiada. Bunga ini ditabur di atas makam.

Para pedagang bunga dadakan ini mulai membuka lapak sehabis sholat subuh. Bunga-bunga yang dijual tersebut merupakan bunga untuk keperluan ziarah hari Jumat Pahing.

Salah seorang penjual, Ngatemi (48) mengaku menjual bunga seperti mawar merah, bunga gading dan bunga kenanga dan lainnya adalah aktivitas sambilan bersama penjual bunga lainnya.

"Hampir setiap bulan di hari Jumat Pahing sehabis subuh pasti jualan bunga untuk nyekar," katanya.

Biasanya, kata Ngatemi, penjual bunga di Desa Kolong Kecamatan Ngasem hanya berjualan hari Jumat Pahing di kawasan pasar dan sekitarnya.

Jumat Pahing sendiri menjadi berkah bagi penjual bunga boreh karena omzetnya cukup lumayan.

"Lumayan lah untuk tambahan kebutuhan sehari-hari. Untuk harganya sendiri mulai Rp2.000 hingga Rp5.000," ucapnya.

Pedagang lain, Lamirah (43) mengaku mendapatkan pasokan bunga dari wilayah desa setempat. Ia pun rela berjualan mulai dini hari dan berjualan di atas tanah beralaskan tikar seadanya di pasar Desa Kolong.

"Ya namanya juga mencari rezeki, apa yang bisa dilakukan ya kita lakukan walau harus jualan di pinggir jalan," katanya.

Ditambahkanya, dalam sehari ia bisa mendapatkan uang kurang lebih Rp150 ribu. [her/mu]

Tag : bunga, bunga boreh, pedagang, ziarah, bunga ziarah


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat