22:00 . Suhu Tubuh Satu Santri Tambakberas Tinggi   |   21:00 . Cegah Penyebaran Covid-19, Nasdem Tergerak Semprot Desinfektan   |   20:00 . Tekan Penyebaran Corona, Jam Buka Pasar Tradisional Dibatasi   |   19:30 . Anggota DPRRI Apresiasi Pemuda Desa Tanggungan   |   19:00 . Warga Bojonegoro Bekerja di Daerah Zona Merah, Ikuti Aturan ini   |   18:00 . Update Hari ini, ODP di Bojonegoro Bertambah 8 Orang   |   17:00 . Jalan Diponegoro Jadi Kawasan Tertib Physical Distancing   |   16:30 . PD DMI Bojonegoro Himbau Takmir Lakukan ini di Tempat Ibadah   |   16:00 . Kreatif, Pemuda Tanggungan Buat Bilik Sterilisasi   |   15:30 . Bilik Sterilisasi Karya Pemuda Ngori-Ngraho   |   15:00 . Tanpa Pelayat, Jenazah PDP Balen Dimakamkan   |   14:00 . Dinkes Tunggu Hasil Lab PDP Asal Balen yang Meninggal   |   13:00 . Tiba di Bojonegoro, Satu Santri Tambakberas Suhu Tubuh Tinggi   |   12:00 . Lagi 126 Santri Putra Tambakberas Sampai di Bojonegoro   |   11:00 . 1 PDP Asal Balen Meninggal di RSUD Bojonegoro   |  
Sun, 29 March 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 26 March 2020 08:00

Waspada Corona, Jangan Panik

Cegah COVID-19, Terapkan Social Distance di Pusat Belanja

Cegah COVID-19, Terapkan Social Distance di Pusat Belanja Surat Edaran (SE) dari Bupati Bojonegoro untuk menangkal penyebaran virus Corona/COVID-19.

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Terus meningkatnya status Orang Dalam Pantauan (ODP) virus Corona/COVID-19 di Kota Migas, Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah menerapkan beberapa tindakan preventif/pencegahan. Salah satunya menyerukan social distance/mengatur jarak.

Itu sesuai Surat Edaran (SE) nomor 360/989/412.208/2020 kepada para gugus tugas COVID-19 baik Kabupaten, Kecamatan dan Desa di wilayah Bojonegoro. Menindaklanjuti grafik Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang terus bertambah setiap harinya di Kabupaten Bojonegoro, maka perlu di lakukan langkah-langkah pembatasan kerumunan orang, guna mencegah terjadinya penyebaran COVID-19.

Dalam SE dijelaskan, toko serba ada (toserba) maupun minimarket agar mengatur orang yang masuk supaya tidak lebih dari 5 orang dan mengatur antrian. Serta tetap menyediakan dan mematuhi protokol pencegahan penyebaran virus Corona dengan menerapkan social distance/mengatur jarak minimal 1 meter antar konsumen.

Sementara itu, terhadap toko swalayan (Bravo, Giant, Samudera, KDS) agar membatasi pengunjung yang masuk paling banyak 40 orang, serta tetap menyediakan dan mematuhi protokol pencegahan penyebaran virus Corona dengan penerapan social distance (mengatur jarak) minimal 1 meter antar konsumen.

"Tidak hanya itu saja, membatasi jam pelayanan di toko swalayan, toserba, minimarket atau sejenisnya paling lambat tutup pukul 21.00 WIB," bunyi SE tertanggal 25 Maret 2020 tersebut. [liz/mad]

Tag : edaran bupati, corona, social distance, covid-19


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 25 March 2020 23:00

    Waspada Corona, Jangan Panik

    Swadaya, MKP dan Warga Cangaan Semprot Disinfektan

    Swadaya, MKP dan Warga Cangaan Semprot Disinfektan Kelompok Pemuda Desa Canga'an "Muda Karya Perkasa" (MKP) Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro bersama masyarakat setempat melakukan penyemprotan disinfektan guna pencegahan virus Corona (Covid-19), Selasa (25/03/2020)...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat