08:00 . Klaim Triwulan Pertama, Santunan Jasa Raharja Tembus Rp5 M   |   07:00 . 5 Tips Menghindari Bau Apek pada Hijab   |   22:00 . Karyawan 4 Swalayan dan 1 Pabrik Ikuti Rapid Test   |   21:00 . Sat Lantas Polres Bojonegoro Beri Dispensasi Perpanjangan SIM   |   20:30 . Intip Mancing Pakai Umpan Kucur   |   20:00 . Polsek Tambakrejo Distribusikan Bantuan Beras Polri Peduli Covid-19   |   19:30 . Tambahan 1 Lagi, Ada 50 Positif Covid-19 di Bojonegoro   |   19:00 . Galang Dana, SP PEPC Sumbang APD untuk Tenaga Medis di Rumah Sakit   |   18:30 . Rapid Test Wartawan, Hasilnya Non Reaktif   |   18:00 . Sambut New Normal, ini Persiapan Wisata Wonosalam   |   17:30 . FJTB Buka Posko Pengaduan Terkait Bantuan Covid-19   |   17:00 . Pemkab Bojonegoro Gelontorkan Rp24,236 Miliar untuk Beasiswa   |   16:30 . BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Paket APD kepada Pemkab Bojonegoro   |   16:00 . Pemkab Bojonegoro Ngobrol Bareng Milenial Tentang Beasiswa   |   15:00 . Mabes Polri Distribusikan 2000 Paket Beras di Bojonegoro   |  
Thu, 28 May 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 29 March 2020 14:00

UN Ditiadakan, Kelulusan Siswa Diserahkan Sekolah

UN Ditiadakan, Kelulusan Siswa Diserahkan Sekolah

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com- Secara resmi penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) 2020 telah ditiadakan semua jenjang khususnya SMA sederajat. Ditiadakannya UN tersebut sebagai bagian upaya pengendalian penyebaran Virus Corona.

Dihapusnya UN, memang tidak dipermasalahkan oleh pihak sekolah terlebih lagi dalam memberikan penilaian sekaligus untuk menentukan kelulusan siswa. Pasalnya, segala penilaian dan kelulusan siswa kembali ke masing-masing sekolah.

Kepala SMAN 2 Bojonegoro, Mashadi mengungkapkan pihaknya tetap mendukung apa yang sudah ditetapkan oleh Kemendikbud, melalui surat edaran terkait pembatalan UN 2020. Untungnya, sebelum pelaksanaan UN, semua SMA telah melaksanakan Ujian Sekolah (US) maupun ujian praktik.

Lanjut Mashadi, dengan begitu, meski UN tahun ini ditiadakan, pihak masing-masing SMA sudah bisa memberikan nilai berdasarkan hasil US maupun Ujian Praktik berdasarkan nilai rapor siswa.

"Meski UN ditiadakan, penilaian dan kelulusan bisa dilakukan berdasarkan hasil nilai Raport, US maupun ujian praktik," ujarnya.

Terpisah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Provinsi Jatim wilayah Bojonegoro, Adi Prayitno mengungkapkan meski UN tahun 2020 ini ditiadakan, hal itu tidak masalah, karena, Hasil UN memang tidak menjadi patokan kelulusan siswa.

"Untuk penilaian dan kelulusan siswa itu, diserahkan ke masing-masing sekolah," tandas pria asal Kabupaten Nganjuk.

Seperti diketahui, UN tahun 2020 ini ditiadakan, guna mencegah penyebaran virus corona di Indonesia, terlebih lagi jadwal pelaksanaan UN jenjang SMA masih dalam pandemi Corona sehingga pelaksanaannya dibatalkan. Rencana awal pelaksanaan UN SMA sederajat itu bakal dilakanakan Senin (30/3/2020) besok, bahkan pelaksanaan tersebut sempat diundur pada Senin (5/4/2020) mendatang yang kemudian diambil keputusan untuk ditiadakan. [saf/lis]

Tag : Un, smp, sma, sd


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat