15:00 . Kuncinya Sabar dan Tetap Jaga Kesehatan   |   11:00 . Harga Empon-empon Mulai Turun   |   10:00 . Pedagang Ngamuk, Kasatpol PP: Kita Hanya Jalankan Tugas   |   09:00 . Belum Jelas Kapan Santri Boleh Kembali ke Pesantren   |   08:00 . Melihat Sirkuit Cross Putuk Kreweng   |   07:30 . Satpol PP dan Pedagang Tarik Meja   |   07:00 . Bolehkah Anak Makan Telur Setengah Matang?   |   06:00 . Ditertibkan Satpol PP, Pemilik Warung Buang Makanan   |   19:00 . Orang Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah, Hari ini ada 1 Orang   |   18:00 . Petani Desa Sumengko Pilih Tanam Semangka, ini Alasannya...   |   17:00 . 15 Menit Lagu Jadi Langsung Record, Video Clip Ambil Konten Lokal   |   16:00 . Siap-siap New Normal, Pondok Pesantren Disterilkan   |   15:00 . Jaga Kebugaran Fisik Atel Latihan Online   |   14:00 . Akhir Pekan, Harga Buyback Emas Merosot Rp16.000   |   13:00 . Disdik Himbau Sekolah Tak Adakan Perpisahan   |  
Sun, 07 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 30 March 2020 18:00

Waspada Corona, Jangan Panik

Gedung Pusdiklat Dander Bakal Jadi Rumah Sakit Sementara

Gedung Pusdiklat Dander Bakal Jadi Rumah Sakit Sementara

Reporter : Muhammad Qomarudin
 
blokBojonegoro.com - Sebagai upaya penanganan virus Corona (COVID-19), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kini tengah menyiapkan rumah sakit sementara. Rencananya, Pemkab Bojonegoro bakal memanfaatkan Gedung Pusdiklat yang berada di Dusun Kedungrejo, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro.
 
 
Humas Pemkab Bojonegoro, Masirin mengatakan, saat ini progres pembenahan Gedung Pusdiklat tengah dilakukan dengan menyiapkan fasilitas kesehatan, tempat tidur dan kebutuhan pendukung medis lainya. Rencananya bakal disiapkan 50 ruang observasi dan ruang isolasi.
 
"Ini adalah rumah sakit sementara, guna mendukung RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesomo yang telah ditunjuk oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjadi Rumah sakit rujukan virus Corona," ujar Masirin.
 
Ia menjelaskan untuk saat ini, Senin (30/3/2020) jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) di Kabupaten Bojonegoro mengalami penurunan, walaupun ada 4 ODP tambahan. Keempat ODP tersebut berasal dari Kecamatan Kota, Kecamatan Dander, Kecamatan Ngraho dan Kecamatan Kedungadem.
 
"Hari ini ada 4 ODP baru, tetapi ada 10 ODP yang sudah selesai dalam pemantauan, sehingga total ada 44 ODP di Kabupaten Bojonegoro," lanjut Masirin.
 
Ia juga berharap kepada masyarakat Bojonegoro agar selalu waspada dan selalu jaga diri, jaga kesehatan, serta selalu mencuci tangan dengan air mengalir yang tentunya menggunakan sabun dan mengurangi interaksi dengan khalayak umum.[din/ito]
 

Tag : waspada, corona, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat