16:00 . Tinjau Kampung Tangguh Semeru Bojonegoro, ini Kata Kapolda dan Bupati   |   15:00 . Kapolda Jatim Kunjungi Kampung Tanguh di Bojonegoro   |   13:00 . Inilah Daftar Harga Kebutuhan Pokok Usai Lebaran   |   12:00 . 1.344 Masjid di Bojonegoro Sudah Terapkan Protokol Kesehatan   |   11:00 . 20 Juni KBM Siswa Sudah Harus Tuntas   |   10:00 . Kajari Minta Masyarakat Dipahamkan Tentang New Normal   |   09:00 . Disdik Kembali Perpanjang Masa Belajar di Rumah Hingga 14 Juni   |   08:00 . Konsep New Normal di Pasar Tradisional Butuh Dikontrol   |   07:00 . Apakah Kamu Memiliki Kekebalan Tubuh yang Lemah? Kenali Tandanya   |   19:00 . Pemkab Bojonegoro Bahas Konsep Persiapan New Normal   |   18:00 . Sulap Barang Bekas Jadi Media Tanam Sayuran   |   17:00 . 4 Sumur Selesai Dibor, PEPC Pindah 2 Sumur Jambaran Central   |   15:00 . Dukung Keluarga Pejuang Covid-19, Unigoro Bebaskan Uang Kuliah   |   13:00 . Hari ini, Harga Jual dan Buyback Emas Terpantau Naik   |   12:00 . Lebaran Ketupat, Tradisi Masyarakat Jawa   |  
Mon, 01 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 08 April 2020 14:00

Waspada Corona, Jangan Panik

Pengusaha Dekorasi Hingga Rias Atur Ulang Jadwal Pemesanan

Pengusaha Dekorasi Hingga Rias Atur Ulang Jadwal Pemesanan

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Wabah Virus Corona/COVID-19, membuat pengusaha dekorasi hingga perias pengantin harus menunda berbagai acara/pemesanan dari konsumen dalam 60 hari ke depan. Mereka harus berubah dan bergantung pada berapa lama social distancing diberlakukan, guna menekan penyebaran Virus Corona/COVID-19.

[Baca juga: Daftar Sebelum April, 529 Calon Pengantin Bisa Akad Nikah di KUA ]

Kini pihaknya harus mencoba mengatur ulang jadwal pemesanan dari beberapa konsumen. Salah satunya, Desy Trisna, perias asal Bakalan, Kecamatan Kapas, Bojonegoro yang telah 9 tahun melakoni usaha rias pengantin.

Desy berujar, kini dirinya berusaha mengatur ulang jadwal pemesanan rias pengantin yang telah jauh hari direncanakan, hingga keadaan kembali kondusif.

"Kalau untuk perias pengantin masih aman terkendali, ada beberapa konsumen yang membatalkan. Namun selebihnya ada juga yang hanya untuk akad saja sementara rias untuk resepsi pernikahan menyusul," jelas Desy.

Sementara itu, pemilik wedding organizer asal Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Kota Bojonegoro, Siti Chotijah, dirinya juga harus menunda/mengatur jadwal ulang terkait pembatalan pemesanan dari konsumen, baik yang akan melangsungkan pernikahan maupun hajatan lain.

"Semua pemesanan dibatalkan. Namun ada beberapa saja dialihkan pada dekor akad, sebab untuk hajatan memang ada himbauan untuk tidak melangsungkan kegiatan yang mengundang banyak massa," imbuh Siti.[liz/ito]

Tag : nikah, musim, corona, rias, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat