09:00 . Satgas Covid-19 Monitoring Strain Virus Baru   |   08:00 . Makin Pedas, Harga Cabai Rawit Tembus Rp105 Ribu Perkilogram   |   07:00 . 30 Persen Anak Muda Disebut Alami Kecanduan Smartphone, Ini Saran Pakar   |   21:00 . Razia Kamar Kos, Dua Pasangan Diamankan, Satu Diantaranya Masih Pelajar   |   20:00 . Dinsos Tiadakan Pemberian Santunan Korban Covid-19 Meninggal Dunia   |   19:00 . Personil Binamulia Bantu Masyarakat Terdampak Bencana Banjir   |   18:00 . Asiknya Mancing di Embung Ngraden Kecamatan Padangan   |   17:00 . NU Sebut Vaksin Ikhtiar untuk Sehat   |   16:00 . Uang Nasabah BRI yang Sempat Hilang Telah Dikembalikan   |   15:00 . Warga Deling Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Teras Rumah   |   14:00 . Farida Hidayati Serahkan Hibah 20 Mesin Jahit dan 2 Laptop Pada Pelatihan DPD LDII   |   13:00 . Desa dan Masyarakat Menjadi Garda Terdepan dalam Pencegahan Terorisme   |   12:00 . Jalan Menuju Dusun Bangkle yang Belum Teraliri Listrik Memprihatinkan   |   11:00 . Peningkatan Zona Kuning Harus Memotivasi Daerah Masuk Zona Hijau   |   10:00 . Integrasi Data Pusat - Daerah Akan Meningkatkan Kualitas Keakuratan   |  
Fri, 05 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Waspada Corona, Jangan Panik

Pandemi Corona, Penjualan Belimbing Melalui Tengkulak

blokbojonegoro.com | Sunday, 12 April 2020 15:00

Pandemi Corona, Penjualan Belimbing Melalui Tengkulak

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Harga jual belimbing mengalami mengalami penurunan berkisar 3 ribu perkilonya. Penurunan harga itu, disebabkan karena petani tidak bisa menjual langsung ke tingkat konsumen, karena saat ini, agrowisata Kebun Belimbing di Desa Ngringinrejo, ditutup sementara akibat masa pandemi corona ini.

"Untuk penjualan belimbing, petani harus melibatkan orang ketiga atau tengkulak," kata Kepala Desa Ngringinrejo, Endang Sri Wigati.

Menurut Endang penjualan melalui orang ke tiga atau tengkulak pastinya mempengaruhi harga, padahal saat ini harga belimbing ditingkat petani 10 perkilonya, dengan melalui tengkulak harga belimbing dihargai 7 ribu.

"Petani masih bersyukur hasil belimbingnya masih bisa terjual," terang Endang Sri Wigati.

Saat ini, lahan belimbing di Desa Ngringinrejo, telah melewati masa panen, walaupun begitu, kalau ada, stok buah belimbing masih tersedia. Lahan agrowisata belimbing ini setiap tahun bisa panen 3 kali, biasanya, setiap hari saat panen kebun belimbing itu menghasilkan 3-5 kuintal.

Seperti diketahui, untuk sementara agrowisata Kebun Belimbing ditutup, meski begitu, penjualan belimbing tidak terdampak signifikan. Dikarenakan pedangang maupun petani tetap bisa melakukan penjualan belimbing dengan sistem online.[Saf/]

 

Tag : Belimbing, kalitidu, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat