19:00 . Bupati Ana Hadiri Penyaluran BLT DD di Kepohbaru   |   18:00 . Sekda: Kenaikan Tunjangan DPRD Diproses Sejak 2019   |   17:00 . Kenaikan Tunjangan DPRD Bojonegoro, Begini Prosesnya Hingga Diundangkan   |   16:00 . 3 Bulan, Transaksi Pengiriman Barang di Kantor Pos Meningkat   |   15:00 . Tahun 2020, Sebanyak 181 Penyandang Disabilitas Bakal Dapat Bantuan Rp1,5 Juta   |   14:00 . Heemm...! Tunjangan Wakil Rakyat Naik   |   13:00 . 11 Penjaga Makam Leluhur Terima Gaji Rp750 Ribu   |   12:00 . Libatkan Relawan Jadikan Kampung Tangguh   |   11:00 . Disperta Isi Ikan di 50 Embung   |   10:00 . Bantu APD, Wihadi Dukung Kampung Tangguh di Bojonegoro   |   09:00 . Petani Tembakau Dapat Bantuan 2 Jenis Bibit   |   08:00 . Klaim Triwulan Pertama, Santunan Jasa Raharja Tembus Rp5 M   |   07:00 . 5 Tips Menghindari Bau Apek pada Hijab   |   22:00 . Karyawan 4 Swalayan dan 1 Pabrik Ikuti Rapid Test   |   21:00 . Sat Lantas Polres Bojonegoro Beri Dispensasi Perpanjangan SIM   |  
Thu, 28 May 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 02 May 2020 09:00

3 Agenda Pengcab Taekwondo Batal

3 Agenda Pengcab Taekwondo Batal

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Pandemi Corona membuat sejumlah cabang olahraga harus batal menggelar acara baik internal maupun kegiatan kejuaraan daerah. Salah satunya cabang Olahraga Taekwondo.

"Ada 3 event yang batal dilaksanakan akibat wabah covid 19 ini yakni Uji Kenaikan tingkat, Muskab dan Kejurprov," kata Ketua Pengcab Taekwondo Bojonegoro, Setiawan Mubayyinan.

Pria yang akrab disapa Ayik ini mengungkapkan, dengan gagal digelarnya sejumlah agenda tersebut pihaknya pasti bakal menjadwal ulang kegiatan tersebut sekaligus menunggu perkembangan terbaru covid 19.

Jumlah atlet Taekwondo yang dimiliki ada 175 atlet baik dari usia 6 tahun hingga 21 tahun. Selain itu agenda yang batal tersebut merupakan agenda penting untuk memajukan cabang olahraga seperti ujian kenaikan tingkat bagi atlet sekaligus menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) bagi pengurus.

"Semestinya Muskab digelar puasa ini, namun akibat pandemi akhirnya agenda tersebut batal," terang Ayik kepada blokBojonegoro.com.

Dengan kondisi seperti itu, saat ini banyak atlet harus menjalani latihan di rumah dengan konsumsi materi yang diberikan melalui daring oleh para pelatih.

"Meski begitu atlet-atlet tetap menggelar latihan di rumah," katanya. [saf/mu]

Tag : taekwondo, olahraga


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat