20:00 . 1 Orang Sembuh, Tak Ada Tambahan Positif Covid-19   |   14:00 . Senin, Kejari Bakal Koordinasi dengan 4 Saksi Ahli   |   12:00 . Era Digital, Penjualan Kaset DVD Jadul Tetap Eksis   |   11:00 . Dampak Pandemi, Jatah Bimbingan Perkawinan Dipangkas   |   09:00 . Kembali Normal, Tiap Bulan Ada Ratusan Catin Akad Nikah   |   08:00 . Nikmati CFD Lagi, Warga Antusias Olahraga di Alun-Alun   |   07:00 . Tingkat Kesembuhan Harian Nasional Menunjukkan Tren Positif   |   20:00 . 3 Orang Dinyatakan Sembuh, Tambahan 7 Positif Covid -19   |   18:00 . Ternyata di Bojonegoro Ada Pengrajin Gelang Akar Bahar   |   17:00 . Konsolidasi PPP Bojonegoro Kuatkan Kader Partai   |   16:00 . Kebijakan Mendikbud Soal Sekolah Tatap Muka   |   15:00 . Update Pembangunan Jalan Rigid Beton   |   14:00 . Persiapan Kejuaraan di Jakarta Secara Virtual,10 Atlet Karate Intensifkan Latihan   |   13:00 . Pandemi, Peserta Bimbingan Kawin Dibatasi Hanya 8 Pasang   |   12:00 . Akhir Pekan, Harga Emas Turun Rp10.000   |  
Mon, 10 August 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 14 May 2020 00:00

Dugaan Korupsi Uang Sisa Asuransi Sejak 2016

Kejari Pendalaman Dugaan Korupsi Uang Wisata

Kejari Pendalaman Dugaan Korupsi Uang Wisata

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Meski penyidik Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro telah memeriksa mantan Kepala Disbudpar Bojonegoro, Amir Sahid, selama kurang lebih 5 jam lamanya pada Rabu (13/5/2020), pihak Kejari belum menetapkannya sebagai tersangka atas dugaan korupsi uang sisa asuransi di tiga tempat wisata yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro.

"Sementara dalam pemeriksaan tadi masih mentah, hasil pemeriksaan perlu penajaman lagi," kata Kasi Pidsus Kejari Bojonegoro, Ahmad Fauzan.

Saksi yang sudah dipanggil untuk memperkuat pemeriksaan tadi  diantaranya 3 orang koordinator wisata, 2 orang UTD wisata, 1 orang perwakilan dari asuransi, perwakilan BPKAD, perwakilan inspektorat dan Kepala Disbudpar.

"Meski semua sudah diperiksa, namun hasil pemeriksaan mantan Kadisbudpar itu masih mentah dan butuh pendalaman kembali," terang Fauzan kepada sejumlah awak media.

Terpisah, mantan Kadisbudpar Bojonegoro, Amir Sahid usai menjalani pemeriksaan di Kajari Bojonegoro langsung melenggang ke arah mobilnya, bahkan saat sejumlah awak media mengajukan pertanyaan Amir Sahid hanya melambaikan tangan dan mengucapkan sepatah kata.

"Tanya penyidik saja," kata Amir Syahid singkat.

Seperti diketahui, Amir Sahid diperiksa Kajari Bojonegoro terkait dugaan uang sisa asuransi tiket masuk tempat wisata yang tidak dibayarkan. Atas pemeriksaan itu Amir dicerca sebanyak 24 pertanyaan. [saf/mu]

Tag : wisata, dugaan korupsi


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 20 July 2020 23:00

    Ultah 9 Tahun blokBojonegoro.com

    Inilah Juara Video Pendek New Normal

    Inilah Juara Video Pendek New Normal Sebanyak 50 video telah naik di saluran youtube blokBojonegoroTV sebagai peserta lomba video pendek dalam rangka 9 tahun blokBojonegoro.com....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat