18:00 . Pasien Sembuh Harian di Indonesia Bertambah 4.545 Orang   |   17:00 . Hadiri Peluncuran Sifajargoro, Tamu Undangan Patuhi Prokes   |   16:00 . LaNyalla Apresiasi UMKM Kripik Singkong Bertahan Saat Pandemi   |   15:00 . Bantu Pembelajaran Siswa di Masa Pandemi, Disdik Luncurkan Sifajargoro   |   14:00 . Manjakan Lidah dengan Kuliner Tradisional Nuansa Jawa di Kampoeng 7   |   13:00 . BPA Bojonegoro Beri Informasi Asi Ekslusif Ibu-Ibu saat CFD   |   11:00 . RSUD Bojonegoro Dapat APD dari AMSI-EMCL   |   10:00 . Kembalikan Fungsi Trotoar, 29 Kursi Santai di Veteran Dipindahkan   |   09:00 . Bawa Balita, Denwatser Ikut Amankan Konfercab   |   08:00 . Tips Ibadah di Masjid Nyaman Saat Pandemi   |   07:00 . Mencium Bau Kentut Baik untuk Kesehatan   |   06:00 . 306 Pasien di Jatim Sembuh, 289 Kasus Baru   |   05:00 . 6 Orang di Bojonegoro Sembuh, Kasus Baru Tambah 4 Orang   |   23:00 . Festival Krecek Ala Fatayat NU Cengungklung Bojonegoro   |   22:00 . Tingkatkan Ketahanan Pangan Saat Pandemi, Disdik Himbau Sekolah untuk Konsumsi Pangan Lokal   |  
Mon, 26 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 15 May 2020 07:00

10 Ide Untuk Bikin Keluarga Lebih Banyak Tertawa selama #diRumahAja

10 Ide Untuk Bikin Keluarga Lebih Banyak Tertawa selama #diRumahAja

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Tertawa dapat membantu keluarga Anda dalam kondisi krisis! Ya Moms, penelitian menunjukkan bahwa mereka yang sering tertawa secara psikologis dan fisik lebih sehat.

Tertawa juga diketahui dapat meningkatkan imunitas, mengalirkan lebih banyak darah ke otak, mengendurkan otot, membuat jantung lebih sehat, merilis endorphin, menurunkan hormon stres hingga memperbaiki suasana hati.

Hal ini dipaparkan oleh Prof Richard Wiseman, psikolog dari University of Hertfordshire, Hatfield, Inggris seperti dikutip dari laman LaughLab -sebuah studi ilmiah untuk menemukan apa yang dapat membuat orang tertawa berikut dampaknya untuk mengatasi masalah atau kondisi krisis yang telah disebutkan tadi.

Tentu saja, krisis yang dimaksud termasuk juga kondisi pandemi virus corona atau COVID-19 yang tengah kita alami.  Wiseman menganjurkan agar kita lebih banyak tertawa selama melakukan social distancing atau aksi #diRumahAja.

Kita juga perlu ingat bahwa tertawa itu menular! Dengan tertawa, Anda dapat membuat anggota keluarga (yang mendengar atau melihat Anda tertawa) ikut tertawa juga.

"Kalau menemukan sesuatu yang lucu, coba sampaikan atau ceritakan pada anggota keluarga yang lain. Ini baik untuk meningkatkan suasana hati," Wiseman yang merupakan guru besar dalam  Public Understanding of Psychology ini memberi tips. Jadi lebih sehat bersama, deh!

Lantas bagaimana agar anggota keluarga kita bisa lebih banyak tertawa? Banyak caranya kok, Moms. Misalnya dengan menonton program TV, film, video atau membaca buku yang menurut kita lucu.

Selain itu, Anda bisa mencoba 10 ide dari kumparanMOM berikut ini:

1.Main Coret-coretan Wajah

Anda bisa membuat berbagai permainan dengan 'hukuman' berupa coretan wajah. Mulai saja dari yang paling mudah, misalnya main hompimpa atau suit. Yang kalah dicoret wajahya pakai bedak, lipstik, atau spidol yang mudah dicuci. Semua bisa!

2.Main Tebak Gerak

Gerakkan tubuh untuk memperagakan sesuatu dan minta anak menebaknya. Bisa benda, orang, maupun pekerjaan. Bebek, mobil balap, mencuci baju atau Ondel-ondel misalnya. Pilihannya tak terbatas dan mudah memancing tawa seluruh anggota keluarga.

Setelah anak menebak gerakan Anda, minta ia gantian. Selain tebak gerak, tebak gambar juga bisa dicoba.

3.Wefie Konyol

Sudah pernah foto keluarga atau wefie dengan masker? Seru, lho! Sekaligus bisa jadi kenang-kenangan bila nanti pandemi telah berlalu.

Selain masker, coba ide konyol lainnya dengan berbagai properti atau tema. Kompakan menjulurkan lidah, saling menutup mata, wefie di tempat tidur atau wefie dengan baju berenang tapi di dalam rumah?

4. Joged Bersama

Pilih lagu yang riang dan seru, lalu ajak semua anggota keluarga joged bersama. Lihat, siapa yang jogednya paling heboh? Hahaha...

Bila perlu, cari video di Youtube dan ikuti gerakan joged di sana. Mau sekalian dibuat TikTok? Boleh, juga!

5. Adu Tantangan

Tantangan atau challenges? Kekinian banget, nih! Tapi pastikan Anda pilih tantangan yang aman dan mudah diikuti anak ya, Moms.

Tantangan menjilat siku, meniup bubble atau gelembung sabun paling besar, mengucapkan abjab terbalik dimulai dari huruf Z sampai A, menjaga sendok tetap seimbang di ujung hidung, atau tantangan siapa yang paling lama tidak berkedip sampai siapa yang tertawa paling lucu?

6. Nyanyi dengan Lirik Baru

Pilih lagu yang biasa dinyanyikan anak, tapi ganti salah satu kata dalam liriknya dengan kata baru. Lalu, coba nyanyikan bersama.

Ganti kata "balon" dengan "kucing" di lagu "Balonku Ada Lima" misalnya. Dijamin, bikin semua tertawa!

7. Main Petak Umpet

Di rumah aja juga bisa, kok! Minta anak bersembunyi lalu cari. Beri waktu meski Anda sudah tahu di mana anak bersembunyi ya, Moms.

Katakan, "Di mana, ya? Di balik sofa? Eh, kok enggak ada? Ah, Ibu tahu...pasti di balik pintu! Lho, enggak ada juga. Aduuuh...di mana ya?"  Ini akan membuat ia lebih senang.

Tentu saja Anda juga bisa mengajak anak main kejar-kejaran. Agar lebih seru, jadikan bagian dari permainan peran. Misalnya, bacakan anak cerita "Timun Mas" setelah itu Anda bisa jadi Buto Ijo yang mengejar si kecil.

8. Main Air

Main air selalu seru dan mudah mengundang tawa. Anda bisa mengajak anak mencuci mobil, lalu semprot anak dengan selang. Atau mengisi balon dengan air, lalu main timpuk-timpukan di halaman.

9. Perang Bantal

Seperti halnya main air, perang bantal juga bisa dibilang anti gagal. Selalu bisa bikin heboh dan seru.

10. Dandanin Ibu

Yang terakhir? Keluarkan dompet kosmetik Anda dan minta si kecil jadi juru rias istimewa. Mau dandanin Ayah? Boleh, juga! Dijamin semua akan tertawa.

*Sumber: kumparan.com

Tag : pendidikan, kesehatan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat