12:00 . Pemdes Kalianyar Bagikan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir   |   10:00 . Awal Tahun Harga Telur Ayam Turun   |   09:00 . Akhir Pekan Harga Logam Mulia Turun Rp5.000 per Gram   |   08:00 . Bantu Pasien Covid-19, Polres Screening Pendonor Plasma Konvalesen   |   07:00 . Orangtua, Yuk Kenali Gaya Belajar Anak!   |   06:00 . Ayo Dukung Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen   |   22:00 . Apa Itu Terapi Plasma Konvalesen ?   |   21:00 . Taman Gajah Bolong Diresmikan   |   20:00 . Perbaiki Peta Zonasi Risiko, dengan Disiplin Jalankan PPKM   |   19:00 . Lembaga Eijkman Tidak Temukan Varian Baru Virus Covid-19   |   18:00 . Monitoring dan Evaluasi Menjadi Dasar Perpanjangan PPKM   |   17:00 . Hujan Terus, Tanah di Desa Semanding Longsor   |   16:00 . Disuntik Vaksin, Arumi Pegang Erat Tangan Wagub Emil Dardak   |   15:00 . Diresmikan, Taman Gajah Bolong Tawarkan Fasilitas Menarik untuk Refreshing   |   14:00 . Relawan Nasi Bagikan Nasi untuk Korban Banjir   |  
Sat, 23 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Waspada Corona, Jangan Panik

Berjubel, Pasar Modern Langgar Protokol Tangkal Covid-19

blokbojonegoro.com | Sunday, 17 May 2020 13:00

Berjubel, Pasar Modern Langgar Protokol Tangkal Covid-19

Reporter: Lizza Arnofia, Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Para netizen atau warganet di Kabupaten Bojonegoro ramai-ramai posting di media sosial, hari Minggu (17/5/2020)  pasar modern dipadati pengunjung. 

Mereka mengeluhkan kondisi di mana saat orang-orang diminta untuk di rumah saja demi mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19, justru supermarket penuh dengan orang-orang belanja. Terutama untuk keperluan lebaran.

Pantauan blokBojonegoro.com di salah satu pasar modern di Jalan Veteran Bojonegoro, tampak lahan parkir penuh kendaraan roda 2 dan roda 4.

Di depan pintu masuk memang disediakan tempat cuci tangan dan petugas yang mengecek suhu badan serta menyemprotkan pembersih tangan. Namun tak ada pengaturan jumlah pengunjung yang masuk di dalam.

Tampak di lokasi perbelanjaan lantai 1 dipenuhi orang untuk berbelanja kebutuhan dan jajanan. Tak kalah ramai di lantai 2 banyak pengunjung yang memilah-milah pakaian. Baik yang ditumpuk-tumpuk maupun pakaian yang digantung. 

Meskipun di tempat antrean kasih dikasih jarak dan ada petugas yang mengatur, namun di area barang-barang banyak pengunjung yang tidak menerapkan physical distancing. Tampak tak ada jarak antara sesama pengunjung, justru terlihat berjubel.

Kondisi tersebut melanggar protokol pencegahan covid-19 di Bojonegoro, yang mana Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah melalui  Surat Edaran (SE) nomor 360/989/412.208/2020 tertanggal 25 Maret 2020,  terkait langkah-langkah pembatasan kerumunan orang, guna mencegah terjadinya penyebaran COVID-19.

[Baca juga: Cegah COVID-19, Terapkan Social Distance di Pusat Belanja ]

Dalam SE dijelaskan, toko serba ada (toserba) maupun minimarket agar mengatur orang yang masuk supaya tidak lebih dari 5 orang dan mengatur antrian. Serta tetap menyediakan dan mematuhi protokol pencegahan penyebaran virus Corona dengan menerapkan social distance/mengatur jarak minimal 1 meter antar konsumen.

Sementara itu, terhadap toko swalayan (Bravo, Giant, Samudera, KDS) agar membatasi pengunjung yang masuk paling banyak 40 orang, serta tetap menyediakan dan mematuhi protokol pencegahan penyebaran virus Corona dengan penerapan social distance (mengatur jarak) minimal 1 meter antar konsumen.

Sampai berita ini naik, reporter blokBojonegoro.com mengkonfirmasi pengelola pasar modern terkait kondisi yang ada di tempat tersebut. [liz/ito]

Tag : waspada, corona, bojonegoro, pasar, modern


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat