12:00 . Selamat Jalan Mas BS   |   07:00 . 3 Kebutuhan Dasar Tumbuh Kembang Anak yang Harus Dipenuhi   |   21:00 . Total, 91 Orang Tekonfirmasi Positif di Bojonegoro   |   17:00 . Ini Alasan KSBB Difokuskan di Daerah Perbatasan   |   16:00 . Bupati Resmi Buka Karya Bakti Skala Besar Tahun 2020   |   15:00 . DPRD : Pemenuhan Hak Disabilitas Perlu Diperhatikan   |   14:00 . Antisipasi Kekeringan, BPBD Mulai Petakan Wilayah Rawan Kekeringan   |   13:00 . Hedonisme dan Pertaruhan Kredibilitas KPK   |   12:00 . 3 Hari, 613 Calon Mahasiswa Rapid Tes di Labkesda Bojonegoro   |   11:00 . Sebelum Operasi Sikat Semeru 2020, ini yang Dilakukan Polres Bojonegoro   |   10:00 . RUU PKS Ditarik dari Prolegnas, Kopri Bojonegoro Kecewa Kepada DPR   |   09:00 . Asti Pelihara Belasan Kucing Ras dan Kampung   |   08:00 . Haji Ditunda, 9 Jamaah Haji Ajukan Pembatalan Pelunasan BPIH 2020   |   22:30 . 2 Hari Stagnan Tak Ada Tambah Sembuh dan Positif Covid-19   |   16:00 . Total Hadiah Tabungan Jutaan Rupiah, ini Rincian untuk Lomba Foto   |  
Tue, 07 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 22 May 2020 13:00

Seorang Tahanan Menikah di Masjid Al Ikhlas Polres Bojonegoro

Seorang Tahanan Menikah di Masjid Al Ikhlas Polres Bojonegoro

Reporter: Joel Joko

blokBojonegoro.com – Seorang tahanan, pria berinisial ST (53) terpaksa harus melangsungkan pernikahan saat dalam masa tahanan di Mapolres Bojonegoro, Jumat (22/5/2020).

Warga asal Desa Tanjung, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur ini, tengah menjadi tahanan karena tersangkut kasus pengeroyokan.

Gadis yang dipersunting adalah SY (45), yang juga tetangganya sendiri asal Desa Tanjung, tak jauh dari rumah calon suaminya itu. Keduanya akhirnya dipertemukan di Masjid Al-Ikhlas yang berada di Lingkup Polres Bojonegoro, pukul 09.00 WIB untuk melangsungkan pernikahan.

Prosesi akad nikah tersebut dipimpin oleh penghulu atau pejabat dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tambakrejo, H. Achmad Zulkhaidir, S.Ag, M.Pdi, disaksikan oleh saksi dari kedua mempelai. Usai proses ahad nikah, kedua mempelai berarti telah sah menjadi pasangan suami istri (pasutri). Kegiatan ahad nikah tersebut, dilaksanakan dengan pengawalan dan pengamanan dari petugas kepolisian.

Penghulu dari KUA Kecamatan Tambakrejo,  H. Achmad Zulkhaidir,  sebelum menikahkan kedua mempelai, memberikan wejangan kepada kedua mempelai agar setelah menikah, dapat menjalin komunikasi dengan baik, saling bantu dan menerima kekurangan pasangannya dan selalu menjalin tali silatrurrahmi dengan kedua orang tua masing-masing.

“Dalam akad nikah tetap mengikuti protokol kesehatan ke dua mempelai menggunakan masker, sarung tangan.Setelah menikah, harus saling memberi maaf dan menerima kekurangan pasangannya,” ungkapnya.

Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan, usai pelaksanaan akad nikah tersebut kepada perwakilan awak media yang hadir menuturkan, kegiatan akad nikah yang digelar di Polres Bojonegoro tersebut sesuai permintaan dari tersangka.

"Tersangka mengajukan hak-haknya, yang salah satunya adalah melangsungkan pernikahan dan Polres Bojonegoro memfasilitasi. Dalam akad nikah ini juga tetap mengikuti protokol kesehatan," kata Kapolres.

Jajaran Polres Bojonegoro memfasilitasi keinginan yang menjadi hak dari tersangka yang sedang berhadapan dengan hukum tersebut. "Juga mohon maaf kepada keluarga mempelai dengan adanya pembatasan orang dalam kegiatan ini, kita ikuti protokol kesehatan Social Distancing atau jangan ada kerumunan,” tutur Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan.

Kapolres Bojonegoro menambahkan, bahwa tersangka ST, (53) saat ini sedang menjalani proses penyidikan dalam perkara pengeroyokan, sehingga terhadap tersangka dilakukan penahanan di ruang tahanan Mapolres Bojonegoro.

“Perkaranya saat ini ditangani oleh penyidik dari Sat Reskrim Polres Bojonegoro,”pungkas Pria yang asli Bojonegoro ini.

Turut hadir dan menyaksikan prosesi pernikahan tersebut, Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan,SIK,MH, Kasubbag Humas, AKP Ismawati, Kasat Tahti, Ipda M Rifa’i serta perwakilan kerabat dari kedua mempelai, pembatasan orang dalam kondisi pandemi Covid-19. [oel/ito]

 

Tag : Tahanan, polres, Bojonegoro, akad, nikah


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat