16:00 . Terapkan Prokes, 121 Mahasiswa Manajemen dan Akuntansi Wisuda Hari Ini   |   15:00 . 4 Hari Long Weekend, 59.315 Penumpang Naik di Wilayah KAI Daop 8 Surabaya   |   14:00 . Diduga Hendak Dahului Truk, Pengendara Motor di Baureno Meninggal di TKP   |   13:00 . Cupang Jadi Primadona saat Pandemi, Sehari Pedagang Raup Minimal Rp1 Juta   |   12:00 . Akhir Pekan, Harga Jual Logam Mulia Naik   |   11:00 . Tingkatkan Pasokan Darah Saat Pandemi, Karta Tri Tunggal Jaya Tumpengan dan Donor   |   10:00 . Gaya Hidup Sehat Agar Liburan Aman   |   09:00 . Musim Penghujan, Petani Selatan Bojonegoro Mulai Tanam Jagung   |   08:00 . Viral....!!! Pengembala Cantik Asal Tambakrejo   |   07:00 . 5 Penyebab Medis yang Memicu Sensasi Pening di Kepala   |   06:00 . Pasien Sembuh di Jatim 215, Tambahan 222 Kasus Baru   |   05:00 . 4 Sembuh, Pasien Covid-19 di Bojonegoro Tambah 3 Orang   |   15:00 . Kapan Pandemi Berakhir? Satgas Covid-19: Kuncinya Kedisiplinan Masyarakat   |   14:00 . Penanganan Covid-19 Indonesia Lebih Baik dari Rata-rata Dunia   |   13:00 . Iman Kuat Libur Panjang Aman   |  
Sat, 31 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 24 May 2020 08:00

Berkah Lebaran, Omzet Penjual Jajanan Tradisional Meningkat

Berkah Lebaran, Omzet Penjual Jajanan Tradisional Meningkat

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Momentum hari raya Idul Fitri menjadi berkah tersendiri bagi para pelaku industri kecil menengah. Tak terkecuali para pedagang jajanan dan kue lebaran.

Salah satunya Maryam, penjual jajanan tradisional asal Desa Cangaan, Kecamatan Kanor ini mengaku pesanan aneka jajan yang dijualnya meningkat dua kali lipat selama lebaran ini.

"Luar biasa selama satu bulan Ramadan pesanan penuh, sampai kuwalahan," ujar Maryam.

Wanita penjual jajanan tradisional yang hampir setengah abad ini menjual beraneka ragam jajanan tradisional, seperti ladu, jenang ayas, aneka gapit dan beberapa jajanan tradisional lainnya.

"Saya menjual beraneka ragam jajanan tradisional, cuma yang paling laris saat momentum lebaran ini adalah ladu," tambahnya.

Terpisah, Barotut penjual aneka gapit yang berslogan GAPITEM asal Desa Sarangan, Kecamatan Kanor, juga mengatakan hal serupa. Bahkan dirinya mengaku dibanjiri pesanan gapit sejak sebelum bulan Ramadan.

"Pemesan gapit buat lebaran luar biasa banyaknya, mereka sudah mengantre untuk memesan sejak sepekan sebelum bulan Ramadan," terang Ibu tiga anak ini.

Pesanan gapit produksinya tidak hanya dari lingkup kabupaten saja, namun banyak juga yang dari luar kota, seperti Surabaya, Gresik, Lamongan dan Tuban.

"Kalau yang luar kota biasanya minta dikirim lewat paket express, tapi beberapa ada juga yang langsung datang ke rumah," pungkasnya. [lin/ito]

Tag : jajajan, tradisional, bojonegoro, ladu, sarangan, gapit


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat