20:00 . 3 Orang Dinyatakan Sembuh, Tambahan 7 Positif Covid -19   |   18:00 . Ternyata di Bojonegoro Ada Pengrajin Gelang Akar Bahar   |   17:00 . Konsolidasi PPP Bojonegoro Kuatkan Kader Partai   |   16:00 . Kebijakan Mendikbud Soal Sekolah Tatap Muka   |   15:00 . Update Pembangunan Jalan Rigid Beton   |   14:00 . Persiapan Kejuaraan di Jakarta Secara Virtual,10 Atlet Karate Intensifkan Latihan   |   13:00 . Pandemi, Peserta Bimbingan Kawin Dibatasi Hanya 8 Pasang   |   12:00 . Akhir Pekan, Harga Emas Turun Rp10.000   |   11:00 . Jawa Timur Bermasker   |   10:00 . Samsul Arif Berharap Persibo Bisa Naik Kasta   |   09:00 . Disdik Gowes Sambil Sambang Sekolah   |   08:00 . Usai Naik, Harga Daging Ayam Potong Turun Kembali   |   07:00 . 5 Tes Kesehatan yang Sebaiknya Dilakukan Sebelum Menikah   |   16:00 . Hingga Kini Baru Ada 11 Jemaah Ajukan Pengajuan BPIH   |   15:00 . New Normal, Jasa Rias Pengantin Mulai Bergairah   |  
Sat, 08 August 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 24 May 2020 08:00

Berkah Lebaran, Omzet Penjual Jajanan Tradisional Meningkat

Berkah Lebaran, Omzet Penjual Jajanan Tradisional Meningkat

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Momentum hari raya Idul Fitri menjadi berkah tersendiri bagi para pelaku industri kecil menengah. Tak terkecuali para pedagang jajanan dan kue lebaran.

Salah satunya Maryam, penjual jajanan tradisional asal Desa Cangaan, Kecamatan Kanor ini mengaku pesanan aneka jajan yang dijualnya meningkat dua kali lipat selama lebaran ini.

"Luar biasa selama satu bulan Ramadan pesanan penuh, sampai kuwalahan," ujar Maryam.

Wanita penjual jajanan tradisional yang hampir setengah abad ini menjual beraneka ragam jajanan tradisional, seperti ladu, jenang ayas, aneka gapit dan beberapa jajanan tradisional lainnya.

"Saya menjual beraneka ragam jajanan tradisional, cuma yang paling laris saat momentum lebaran ini adalah ladu," tambahnya.

Terpisah, Barotut penjual aneka gapit yang berslogan GAPITEM asal Desa Sarangan, Kecamatan Kanor, juga mengatakan hal serupa. Bahkan dirinya mengaku dibanjiri pesanan gapit sejak sebelum bulan Ramadan.

"Pemesan gapit buat lebaran luar biasa banyaknya, mereka sudah mengantre untuk memesan sejak sepekan sebelum bulan Ramadan," terang Ibu tiga anak ini.

Pesanan gapit produksinya tidak hanya dari lingkup kabupaten saja, namun banyak juga yang dari luar kota, seperti Surabaya, Gresik, Lamongan dan Tuban.

"Kalau yang luar kota biasanya minta dikirim lewat paket express, tapi beberapa ada juga yang langsung datang ke rumah," pungkasnya. [lin/ito]

Tag : jajajan, tradisional, bojonegoro, ladu, sarangan, gapit


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 20 July 2020 23:00

    Ultah 9 Tahun blokBojonegoro.com

    Inilah Juara Video Pendek New Normal

    Inilah Juara Video Pendek New Normal Sebanyak 50 video telah naik di saluran youtube blokBojonegoroTV sebagai peserta lomba video pendek dalam rangka 9 tahun blokBojonegoro.com....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat