09:00 . Satgas Covid-19 Monitoring Strain Virus Baru   |   08:00 . Makin Pedas, Harga Cabai Rawit Tembus Rp105 Ribu Perkilogram   |   07:00 . 30 Persen Anak Muda Disebut Alami Kecanduan Smartphone, Ini Saran Pakar   |   21:00 . Razia Kamar Kos, Dua Pasangan Diamankan, Satu Diantaranya Masih Pelajar   |   20:00 . Dinsos Tiadakan Pemberian Santunan Korban Covid-19 Meninggal Dunia   |   19:00 . Personil Binamulia Bantu Masyarakat Terdampak Bencana Banjir   |   18:00 . Asiknya Mancing di Embung Ngraden Kecamatan Padangan   |   17:00 . NU Sebut Vaksin Ikhtiar untuk Sehat   |   16:00 . Uang Nasabah BRI yang Sempat Hilang Telah Dikembalikan   |   15:00 . Warga Deling Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Teras Rumah   |   14:00 . Farida Hidayati Serahkan Hibah 20 Mesin Jahit dan 2 Laptop Pada Pelatihan DPD LDII   |   13:00 . Desa dan Masyarakat Menjadi Garda Terdepan dalam Pencegahan Terorisme   |   12:00 . Jalan Menuju Dusun Bangkle yang Belum Teraliri Listrik Memprihatinkan   |   11:00 . Peningkatan Zona Kuning Harus Memotivasi Daerah Masuk Zona Hijau   |   10:00 . Integrasi Data Pusat - Daerah Akan Meningkatkan Kualitas Keakuratan   |  
Fri, 05 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Waspada Corona, Jangan Panik

Ribuan CJH Asal Bojonegoro Gagal Berangkat Tahun ini

blokbojonegoro.com | Tuesday, 02 June 2020 13:00

Ribuan CJH Asal Bojonegoro Gagal Berangkat Tahun ini

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Pemerintah Indonesia melalui Menteri Agama telah memutuskan tidak memberangkatkan jamaah haji di tahun 2020 ke Arab Saudi, dengan alasan Pemerintah Arab Saudi masih tengah fokus melakukan penanganan Covid-19 serta demi keselamatan para jamaah haji Indonesia.

"Untuk tahun 2020 ini Indonesia tidak akan memberangkatkan jamaah haji ke Arab Saudi," kata Kepala Kemenag Bojonegoro, M Syamsuri.

Menurut Syamsuri Pembatalan pemberangkatan tersebut sekaligus sebagai upaya pemerintah dalam menjamin keselamatan dari risiko jamaah haji agar terhindar dari Covid-19, bahkan pembatalan pemberangkatan itu, setelah keluarnya Keputusan Menteri Agama RI Nomor 494 Tahun 2020.

Dalam keputusan tersebut, Kementerian Agama menegaskan bahwa pembatalan pemberangkatan ibadah Haji tahun ini berlaku untuk seluruh Warga Negara Indonesia tanpa terkecuali, terlebih lagi, mengingat bahwa Pandemi Covid-19 masih melanda hampir seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia dan Arab Saudi.

"Untuk Calon Jamaah Haji (CJH) yang batal diberangkatkan itu sebanyak 1.361 orang," terang pria asal Lamongan kepada blokBojonegoro.com.

Pembatalan keberangkatan ini, menurut Syamsuri merupakan keputusan yang cukup pahit dan sulit dimana di satu sisi pemerintah telah berupaya untuk menyiapkan penyelenggaraan haji, namun akhir tetap batal. "Tidak hanya itu, pemerintah juga bertanggung jawab dalam menjamin keselamatan warganya dari risiko Covid-19 ini," beber Syamsuri.

Namun, CJH tidak usah khawatir yang sudah melunasi pembayaran BPIH, karena, uang yang sudah terlanjur dibayarkan akan dikelola langsung oleh Badan Pengelolaan Keuangan Haji (Bpkh) dan para jamaah tetap dapat mengambil kembali uangnya kapanpun. [saf/ito]

Tag : kemenag, bojonegoro, cjh, haji, arab


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat