05:00 . 9 Pasien Sembuh, Kasus Baru Tambah 8 Orang di Bojonegoro   |   17:00 . Lestarikan Lingkungan DLH dan Muspika Tanam Ratusan Pohon   |   16:00 . Dinsos Dapat 500 Bantuan Kursi Roda, Berharap Tak Terpakai   |   14:00 . Begini Peran Keberadaan Posko Desa dalam Penanganan Covid-19 Secara Nasional   |   13:00 . Daerah Yang Masih Zona Oranye Harus Segera Berbenah   |   12:00 . BMKG Djuanda Prediksi Musim Hujan Selesai Dasarian II   |   11:00 . Peningkatan Kualitas Penanganan Jawa - Bali Berdampak Menekan Kasus Nasional   |   10:00 . Pasien Sembuh dari Covid-19 di Indonesia Terus Meningkat Menjadi 1.176 356 Orang   |   09:00 . Satgas Covid-19 Monitoring Strain Virus Baru   |   08:00 . Makin Pedas, Harga Cabai Rawit Tembus Rp105 Ribu Perkilogram   |   07:00 . 30 Persen Anak Muda Disebut Alami Kecanduan Smartphone, Ini Saran Pakar   |   05:00 . 3 Hari Berturut-turut Kasus Konfirmasi Positif di Bojonegoro 53 Orang   |   21:00 . Razia Kamar Kos, Dua Pasangan Diamankan, Satu Diantaranya Masih Pelajar   |   20:00 . Dinsos Tiadakan Pemberian Santunan Korban Covid-19 Meninggal Dunia   |   19:00 . Personil Binamulia Bantu Masyarakat Terdampak Bencana Banjir   |  
Sat, 06 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

3 Hal yang Tak Boleh Dilakukan Saat Bayi Demam

blokbojonegoro.com | Thursday, 04 June 2020 07:00

3 Hal yang Tak Boleh Dilakukan Saat Bayi Demam

Reporter:

blokBojonegoro.com - Bagi banyak orangtua yang masih memiliki anak balita, persoalan demam pada anak boleh jadi merupakan persoalan klasik.

Sebab, hampir setiap orangtua pernah mengalaminya, dan memiliki cara sendiri untuk mengatasinya.

Namun demikian, meskipun demam pada balita merupakan hal umum, tetapi toh masih ada hal-hal yang -ternyata, belum sepenuhnya dipahami oleh sebagian orangtua.

Berikut ini adalah tiga hal yang sebaiknya tidak dilakukan ketika anak kita sedang mengalami demam.

1. Langsung memberi obat

Mengapa hal ini tak seharusnya langsung dilakukan?

Ya, demam ringan dengan suhu badan antara 37,6-37,9 derajat celcius tidak selalu merupakan pertandan yang buruk.

Pahamilah, bahwa kenaikan suhu tubuh tersebut bisa jadi merupakan cara tubuh melawan infeksi.

“Penelitian menunjukkan, jika kita sering menekan demam dengan obat, maka nantinya saat demam berat, akan perlu waktu lebih lama untuk pulih.”

Demikian dijelaskan Dr Dawn Lim, konsultan dokter anak di Kinder Clinic, Paragon Medical Center, Singapura.

Sebagai gantinya, orangtua dapat melakukan langkah pengganti alih-alih langsung memberikan obat.

Pertama, langkah-langkah sederhana seperti memberi bayi mandi dengan spons air bersuhu kamar, baik dilakukan untuk demam di bawah 38 derajat celsius.

Jika suhu badan masih naik, maka bisa dipertimbangkan untuk memberi parasetamo.

Jika obat ini masih belum membantu, Lim menyebut, orangtua sudah bisa mempertimbangkan untuk memberikan dosis ibuprofen -jika dia tidak ada riwayat alergi pada anak.

"Jangan hanya melihat angka pada termometer. Lihatlah pula kondisi anak itu,” kata Lim.

"Jika dia kelihatan tidak sehat, saran saya segeralah pergi ke dokter," sambung dia.

2. Menyelimuti anak agar berkeringat

Mengapa langkah ini tak boleh dilakukan pada saat anak sedang demam?

Tidak ada bukti ilmiah bahwa langkah ini berfungsi dan berdampak baik untuk mengatasi demam.

Faktanya, langkah tersebut malah bisa membuat demam memburuk, karena terjadi lonjakan suhu tubuh.

Kang Phaik Gaik, manajer perawat senior dan konsultan laktasi senior di Rumah Sakit Mount Alvernia, Singapura memberikan penjelasan itu.

Lantas, sebagai gantinya, orangtua bisa mulai menyingkirkan piyama dan sweater lengan panjang.

Dandani si kecil dengan pakaian tipis dan tetap nyaman di ruangan yang berventilasi baik, dengan jendela terbuka atau kipas berventilasi.

Pastikan untuk menawarkan banyak cairan untuk membuatnya tetap terhidrasi.

"Kita akan merasa jauh lebih sulit menurunkan demam pada bayi yang mengalami dehidrasi," kata Dr. Natalie Epton, dokter spesialis anak dan ahli neonatologi.

3. Kompres air dingin

Mengapa hal ini tak boleh dilakukan? Padahal, langkah ini sepertinya menjadi solusi logis untuk mengatasi demam, bukan?

Namun, Epton menyarankan untuk tidak melakukan langkah ini.

Suhu rendah yang tiba-tiba akan menyebabkan pembuluh darah kulit menutup, dan mengarahkan panas ke dalam.

"Artinya, meskipun si kecilmu akan merasa dingin di luar, dia akan tetap sama panasnya di dalam," tambah dia.

"Sebagai gantinya, orangtua bisa memberikan spons mandi, atau masukkan anak ke dalam bak berisi air bersuhu ruangan," saran Lim.

Saat selesai, Phaik Gaik mengngatkan orangtua untuk memperhatikan area ketiak dan selangkangan. Pastikan untuk mengeringkannya setelahnya.

Pantau suhu anak setiap 3-4 jam, dan hubungi dokter anak jika ia memiliki gejala seperti makan yang buruk, lekas marah, mengantuk, kelelahan, kesulitan bernapas, muntah, diare, dan ruam.

*Sumber: kompas.com

Tag : pendidikan, anak, demam, panas, balita, bayi


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat