09:00 . Indahnya Desain Bendungan Karangnongko Bojonegoro   |   08:00 . Awak Media Mulai Divaksin   |   07:00 . Kanker Payudara dan Serviks Ternyata Bisa Dicegah, Begini Caranya   |   06:00 . Vaksin Bagi Pendidikan dan Tenaga Kependidikan   |   05:00 . Jumlah Konfirmasi Positif Covid-19 di Bojonegoro Tetap 55 Orang   |   20:00 . Harga Telur Ayam Ras Hari ini Kembali Naik   |   19:00 . 1.063 Petugas Pubik Divaskinasi di Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro   |   18:00 . Sejumlah Organisasi Guru Mendukung Vaksinasi bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan   |   17:00 . Dispendukcapil Jemput Bola Rekam E-KTP untuk Difabel dan Manula   |   16:00 . Pemkab Bojonegoro Vaksinasi Masal Tahap Ke-2 Bagi Petugas Publik   |   15:00 . Dua Puskesmas Bojonegoro Layani Penyuntikan Dosis Vaksin Petugas Publik   |   14:00 . Tahun 2020, 30 SD Merger, untuk 2021 Masih Dipetakan   |   13:00 . Pembelajaran Praktik Siswa SMK Diperbolehkan Tatap Muka   |   12:00 . EMCL Bersama STIKes ICsada Diseminasikan Program Aku Sehat di Wilayah Banyu Urip   |   09:00 . Pasien Sembuh Bertambah Menjadi 1.112.725 Juta Orang   |  
Fri, 26 February 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Waspada Corona, Jangan Panik

Kerja Terukur dan Serius Pemerintah Tangani Covid-19

blokbojonegoro.com | Monday, 15 June 2020 21:00

Kerja Terukur dan Serius Pemerintah Tangani Covid-19

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Pemerintah berupaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat sehingga dapat memutus rantai penyebaran Covid-19. Dari segi komukasi publik, informasi dan kebijakan yang disampaikan pemerintah bertujuan agar seluruh warga menerapkan kebiasaan baru dengan menerapkan protokol kesehatan. Kerja-kerja terukur pemerintah dalam menangani covid-19 ini diharapkan menjadi kunci keberhasilan dalam menangani pandemi.

“Kita harus membangun disiplin dan bergotong-royong di tengah pandemi ini. Jangan menyerah dan terus optimis sehingga tantangan yang kita hadapi ini bisa ditangani,” papar Staf Kepresiden Dr. Moeldoko, pada acara MarkPlus Government Roundtable Series: Komunikasi Publik di Era Digital pada Senin (15/6/2020).

Menurut Moeldoko, Presiden sangat serius dalam penanganan Covid-19 dengan memberikan lima arahan terkait adaptasi kebiasaan baru. Arahan itu berupa, pentingnya menerapkan prakondisi yang ketat. Ke dua, kebijakan yang diterbitkan diputuskan dengan analisa yang cermat. Ke tiga, presiden juga mengingatkan pentingnya persiapan secara matang mengenai pembukaan berbagai sektor secara bertahap.

Arahan ke empat adalah memperkuat koordinasi dan konsolidasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga tingkat RT. Ke lima, presiden meminta agar dilakukan evaluasi secara rutin. “Arahan ini agar masyarakat dapat produktif dan aman dari penularan Covid-19,” tegas Moeldoko.

Founder & Chairman MarkPlus, Hermawan Kartajaya mengatakan, pemerintah sudah melakukan penanganan pandemik Covid-19 secara terukur. Bahkan, kekhawatiran terjadi gelombang kedua Covid-19 sudah dipikirkan dengan matang. “Meski demikian, kita tetap harus waspada setidaknya sampai vaksin ditemukan,” ujar Hermawan.

Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informasi Rosarita Niken Widiastuti pada webinar itu menjelaskan, berbagai survei di luar negeri menunjukkan hal yang positif mengenai Indonesia. Misalnya, survei yang dilakukan CEO Magazine yang menganalis 80 negara di dunia. Hasilnya, skor Indonesia berada pada urutan terbaik keempat setelah Singapura, Inggris dan Polandia dalam penangangan Covid-19. “Dari sektor ekonomi , Indonesia termasuk baik untuk investasi,” ujar Niken.

Menurut Niken, di tengah upaya serius pemerintah, tak sedikit informasi yang menyesatkan atau disinformasi terkait Covid-19. Keminfo setiaip hari memonitor informasi atau hoax, terhitung dari akhir Januari hingga Juni ini sudah terdapat 850 jenis hoax.

“Kalau satu hoax saja diviralkan, akan sangat menyesatkan. Misalnya, hoax yang beberapa hari ini viral mengenai obat aspirin dan jus lemon yang dikatakan sangat manjur untuk menangani Covid-19. Padahal bisa menyebabkan keracunan,” pungkas Niken.

 

Tag : Stafsus, presiden, Covid-19, kerja


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat