05:00 . 9 Pasien Sembuh, Kasus Baru Tambah 8 Orang di Bojonegoro   |   17:00 . Lestarikan Lingkungan DLH dan Muspika Tanam Ratusan Pohon   |   16:00 . Dinsos Dapat 500 Bantuan Kursi Roda, Berharap Tak Terpakai   |   14:00 . Begini Peran Keberadaan Posko Desa dalam Penanganan Covid-19 Secara Nasional   |   13:00 . Daerah Yang Masih Zona Oranye Harus Segera Berbenah   |   12:00 . BMKG Djuanda Prediksi Musim Hujan Selesai Dasarian II   |   11:00 . Peningkatan Kualitas Penanganan Jawa - Bali Berdampak Menekan Kasus Nasional   |   10:00 . Pasien Sembuh dari Covid-19 di Indonesia Terus Meningkat Menjadi 1.176 356 Orang   |   09:00 . Satgas Covid-19 Monitoring Strain Virus Baru   |   08:00 . Makin Pedas, Harga Cabai Rawit Tembus Rp105 Ribu Perkilogram   |   07:00 . 30 Persen Anak Muda Disebut Alami Kecanduan Smartphone, Ini Saran Pakar   |   05:00 . 3 Hari Berturut-turut Kasus Konfirmasi Positif di Bojonegoro 53 Orang   |   21:00 . Razia Kamar Kos, Dua Pasangan Diamankan, Satu Diantaranya Masih Pelajar   |   20:00 . Dinsos Tiadakan Pemberian Santunan Korban Covid-19 Meninggal Dunia   |   19:00 . Personil Binamulia Bantu Masyarakat Terdampak Bencana Banjir   |  
Sat, 06 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pandemi Corona, Omzet Penjual Sepeda Naik Dua Kali Lipat

blokbojonegoro.com | Tuesday, 16 June 2020 09:00

Pandemi Corona, Omzet Penjual Sepeda Naik Dua Kali Lipat

Reporter: Muhamad Qomaruddin

blokBojonegoro.com - Pandemi virus Corona (COVID-19) di Kabupaten Bojonegoro telah membuat gaya hidup warga mulai berubah. Imbas yang paling terasa ialah melonjaknya transaksi penjualan sepeda di berbagai toko yang ada di Kota Migas ini.

Salah satu Pemilik toko sepeda yang merasakan peningkatan penjualan yaitu Swana. Toko sepeda yang berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto tersebut kebanjiran pembeli sejak COVID-19 merebak di sejumlah kecamatan di Bojonegoro.

Perempuan yang sudah berjualan sepeda sejak tahun 1974 tersebut mengatakan, omzet yang didapat dari hasil penjualan sepeda akhir-akhir ini melejit naik sampai 200 persen setiap harinya dibanding kondisi normal.

"Kalau hari normal biasa setiap harinya hanya laku 7 unit sepeda saja, tetapi untuk masa pandemi ini bisa laku minimal 15 unit sepeda setiap hari," akunya.

Ia menyebut, lonjakan penjualan sepeda sangat terasa sekitar dua bulan terakhir. Ia bilang banyak pembeli mengincar jenis Sepeda Gunung atau Mountain Bike (MTB). Namun yang paling laris, sepeda dengan kisaran harga Rp3 juta hingga Rp 4 juta per unit.

"Kalau di toko saya, sepeda yang saya jual khusus sepeda polygon dengan harga mulai dari Rp1.750.000 hingga Rp14 juta per unit," lanjutnya kepada blokBojonegoro.com.

Untuk pembeli sendiri, tak hanya datang dari Kabupaten Bojonegoro saja, melainkan banyak juga yang berasal dari luar daerah, seperti Tuban, Lamongan dan Gresik.

Hal senada juga diungkapkan oleh salah satu penjual sepeda di Kecamatan Sumberrejo, Muksin. Ia juga mengaku ada lonjakan sepeda dalam satu bulan terakhir.

Saat ini, para pelanggannya paling senang mencari sepeda jengki atau keranjang. Ia mengaku jumlah pembeli sepeda tersebut saat ini melesat naik. Harga yang ia tawarkan pun cenderung murah meriah. Hanya kisaran Rp600 ribu sampai Rp3 juta.

"Satu hari bisa menjual 7 sampai 10 unit sepeda, mungkin saat ini memasuki taun ajaran baru, banyak orang tua yang membelikan sepeda untuk anaknya dan juga dibuat olahraga," pungkasnya. [din/mu]

Tag : Sepedah, Toko sepedah


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat