15:30 . Tahapan Uji Klinis Vaksin   |   15:00 . Jalin Silaturahmi Bersama Insan Pers, Korem 082/CPYJ Gelar Jalan Sehat   |   14:30 . Kondisi Terkini Longsor Jembatan Glendeng   |   14:00 . Sedikit Demi Sedikit Omzet Asinan Salak Merangkak Naik   |   13:30 . Update Testing di Indonesia   |   13:00 . Selama Pandemi, Ribuan Istri Gugat Suami, Ini Penyebabnya   |   12:00 . Kebab Rp5 Ribuan Enaknya Bikin Ketagihan   |   11:00 . Guyangan Park, Pelosok Kota Migas dengan Alam Mempesona   |   10:00 . Bright Gas Hadir di Dapur Umum Dinsos Lumajang   |   09:00 . Beredarnya Program Stimulus Tarif Tenaga Listrik di Masa Pandemi, ini Kata PLN Bojonegoro   |   08:00 . Covid-19 Berbahaya, Pencegahan dengan Vaksin dan 3M   |   07:00 . Hindari, 14 Kebiasaan yang Tak Disadari Bisa Menghambat Karier   |   06:30 . Angka Penambahan Kasus Positif Covid-19 Tembus 8.000   |   06:00 . Kembali Longsor, Jembatan Glendeng Ditutup Total   |   05:00 . 7 Pasien Sembuh, 7 Tambahan Kasus di Bojonegoro   |  
Fri, 04 December 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 21 June 2020 11:00

Indonesia Bakal Produksi Migas 1,7 Juta BOEPD di 2021

Indonesia Bakal Produksi Migas 1,7 Juta BOEPD di 2021

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menargetkan tahun 2021 untuk produksi minyak dan gas bumi sebesar 1.712 juta barel minyak ekuivalen per hari atau Milion Barrel Oil of Equivalent Per Day (MBOEPD).

"Kami menetapkan harapan dan target yang harus kami perjuangkan agar 2021 bisa menjadi titik rebound menahan laju penurunan produksi. Dengan begitu bisa menuju 1 juta barel,"  kata  Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP)  Komisi VII DPR RI dengan SKK Migas, Kamis (18/6/2020).

Ia mengatakan, untuk  target produksi minyak 2021 itu sama dengan outlook lifting 2020, yakni minyak dan kondensat 705 MBOPD dan gas 5,638 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD) atau Juta Standar Kaki Kubik per Hari.

Lanjutnya, Dwi menyampaikan terdapat tantangan untuk mencapai target produksi tersebut, yakni adanya pandemi covid-19 yang mempengaruhi kegiatan upaya peningkatan produksi migas.

“Lalu rendahnya harga minyak mempengaruhi besaran dan agresifitas daya investasi migas, serta kemampuan serap gas pipa dan LNG, dan kepastian investasi di Blok Rokan oleh Pertamina ataupun Chevron Pasific Indonesia," ujarnya.

Demikian, ia pun mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai solusi agar usaha mencapai target bisa terpenuhi. Solusinya yakni dengan pengaturan kerja dan implementasi new normal di operasi industri migas, dan percepatan kepastian pemberian insentif stimulus.

“Kemudian mencari alternatif pasar atau buyer baru sehingga semua produksi gas terserap, dan keputusan kepastian investasi pemboran di WK Rokan  kurang lebih 200 sumur bor,” pungkasnya.

Sumber: https://www.liputan6.com/bisnis/read/4282888/
indonesia-bakal-produksi-migas-17-juta-boepd-di-2021

Tag : skk, migas, produksi, minyak, indonesia, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 29 November 2020 00:00

    Selamat Jalan Mas Safuan

    Selamat Jalan Mas Safuan Innalillahi wainna ilaihi roojiuun. Reporter blokBojonegoro.com, Mochamad Safuan meninggal dunia, Sabtu (28/11/2020) petang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat