16:00 . Pandemi, Apakah Pentol Sejati Terdampak?   |   15:00 . Siap Jaga Kyai Dan NKRI, Santri IPSPN-NU Dikukuhkan   |   13:00 . 852 Modin Wanita Dapat Insentif Rp125 Ribu Tiap Bulan   |   12:00 . MTQ di Bojonegoro Dilaksanakan 15 Oktober Mendatang   |   10:00 . Perlancar Aliran Sungai, Pemkab dan Koramil Kerja Bakti   |   08:00 . Angin Kencang Akibatkan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang   |   07:00 . Berikut Ciri-Ciri Sakit Jantung   |   23:00 . Makin Maju, Pesantren Mahasiswa Attanwir Diresmikan   |   22:00 . Intip Museum Pertanian di Wisata Edukasi Pejambon   |   21:00 . Wisata Edukasi Pejambon Diresmikan Menteri Desa   |   20:00 . 2 Sembuh, Tambahan 2 Positif   |   19:00 . Hujan Deras Disertai Angin, 4 Pohon Tumbang Tutup Jalan Nasional di Balen   |   18:00 . Pohon Tumbang di Jalan Nasional Akibat Angin Kencang   |   17:00 . Resmi Dilantik, PAC IPNU IPPNU Kanor Komitmen Genjot Kaderisasi   |   15:00 . Pandemi Covid-19, Ratusan TPA/TPQ Dapat BOP 10 Juta Dari Kemenag RI   |  
Sun, 27 September 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 22 June 2020 09:00

Omzet Gurih Jualan Siomay Sawi Online

Omzet Gurih Jualan Siomay Sawi Online

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Memasak menjadi aktivitas rutin yang tidak pernah terlewatkan bagi sebagian orang. Baik itu tua, muda, pria maupun wanita. 

Terlebih ketika menghadapi pandemi covid-19 seperti ini, tentu membuat sebagian orang yang melakukan aktivitas di rumah saja harus memutar otak atau berinovasi dalam sebuah masakan. 

Terkadang masakan yang diolahnya tak hanya dinikmati dan dihidangkan untuk anggota keluarga di rumah. Tak sedikit dari mereka yang menjual masakan hasil kreasinya untuk menambah penghasilan, baik dilakukan via online maupun offline. 

Seperti halnya, Intan Ayu Puspitasari, perempuan 21 tahun asal Desa Sukorejo, Bojonegoro, ia mengaku untuk tetap berpenghasilan selama pandemi, dirinya lebih berinovasi dalam masakan, khususnya masakan sehat ala rumahan. 

Jika biasanya siomay dibungkus dengan kulit siomay, kali ini perempuan asal Desa Sukorejo menyajikan inovasi berbeda. Siomay berbalut kulit sawi putih. 

"Karena pandemi jadi aktivitas cukup di rumah saja, tetapi juga harus memutar otak untuk tetap berpenghasilan. Saya lihat di Bojonegoro belum ada siomay sawi putih, akhirnya saya beranikan diri jualan via online," ungkap Intan. 

Lantas tidak ada yang berbeda dengan siomay yang dijual pada umumnya, hanya saja sajiannya berbalut dengan kulit sawi putih. Supaya nampak berbeda serta sebagai penyajian makanan sehat. 

Meski baru beberapa bulan melakoni usaha via online siomay sawi putih, omzet yang ia peroleh rupanya nampak fantastis. 

"Tidak ada yang berbeda dengan siomay pada umumnya, hanya saja penyajian kulitnya. Jika siomay pada umumnya memakai kulit siomay. Maka siomay yang saya sajikan memakai sawi putih," ungkapnya. 

Perempuan yang duduk di semester tujuh, di kampus Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya ini juga menjelaskan, untuk mendapat hasil siomay sawi tidak mudah, perlu kesabaran.

Sebab adonan siomay yang telah jadi ini perlu dibungkus dengan sawi putih, supaya mendapatkan tampilan yang cantik serta tidak mudah robek. Membungkusnya diperlukan kesabaran serta memilih sawi putih yang segar.

Karena tidak semua sawi memiliki tekstur yang sama, terkadang ada yang mudah terbentuk. Namun ada pula yang susah hingga menyebabkan daun mudah robek jika tidak berhati-hati. 

"Tidak ada yang berbeda dengan siomay pada umumnya, hanya saja kulitnya kami memakai sawi. Supaya tampilannya berbeda selain itu sawi putih juga bisa untuk program diet. Untuk membungkusnya juga penuh kesabaran supaya tidak mudah robek," ujar perempuan yang sedang menempuh studi di ITS ini. 

Untuk siomay ayam sawi putih per biji ia jual seharga Rp3.000, serta siomay daging sapi sawi putih per biji ia tawarkan Rp4.000. 

"Siomay ayam sawi putih per biji Rp3.000, untuk daging sapi Rp4.000. Berbeda sebab daging sapi per kilogramnya lebih mahal," pungkasnya. Begini resep siomay sawi putih ala Intan:  Siapkan : 1. 250gram dada ayam 2. Sawi putih segar secukupnya 3. 3 sdm tepung tapioka 4. 1sdm tepung terigu 5. 1 butir telur Cara memasak: 1. Giling ayam atau tumbuk halus 2. Ulek bumbu hingga halus 3. Kemudian masukkan daging ayam/sapi, bercampur tepung tapioka 4. Bungkus adonan bersamaan kulit sawi putih hingga rapi 5. Kukus selama 10-15 menit dalam wadah yang berisi air mendidih. [liz/mu]

Tag : Sawi putih, siomay, siomay sawi, siomay sayuran, diet


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat