21:00 . Mahasiswa IKIP Bojonegoro Ciptakan Aplikasi Android untuk Media Pembelajaran   |   20:00 . BPJS Kesehatan Gelar Media Gathering Bersama Awak Media   |   18:00 . Jabat Sebagai Rektor UNUGIRI, Gus Arif Prioritaskan Konsolidasi Internal   |   17:00 . Peduli Korban Longsor, Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Berikan Bantuan   |   16:00 . Ini Target Produksi Migas Asset 4 Field Cepu   |   15:00 . Begini Tahapan dan Syarat Menjadi Donor Plasma Konvalesen   |   14:00 . PMI Bojonegoro dan Stakeholder Rakor Terkait Plasma Konvalesen, ini Hasilnya   |   13:00 . Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Bengawan Solo Gendungarum   |   12:00 . Banyak Hoaks Covid-19, Masyarakat Harus Saring Informasi   |   11:00 . Hujan Deras Disertai Angin Sebabkan Banjir dan Kantor Kecamatan Rusak   |   10:00 . Bupati Bojonegoro Lantik 15 Pejabat   |   09:00 . 12 Pejabat Pemkab Bojonegoro akan Divaksin Pertama   |   08:00 . 6 Pegawai Positif, Minggu Depan Pengadilan Agama Tutup   |   07:00 . Gejala dan Tips Cara Mengatasi Pilek pada Bayi   |   06:00 . Sudah Divaksin Tetapi Bisa Positif Covid-19   |  
Thu, 28 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Selain Cukup Umur, Ini Tanda Bayi Siap Diberi MPASI

blokbojonegoro.com | Wednesday, 24 June 2020 07:00

Selain Cukup Umur, Ini Tanda Bayi Siap Diberi MPASI

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Selama 6 bulan pertama sejak kelahirannya, bayi dianjurkan untuk mendapat ASI secara eksklusif demi memenuhi kebutuhan nutrisinya. Setelah itu, barulah ia bisa diberikan makanan pendamping ASI (MPASI), serta tetap bisa dilanjutkan pemberian ASI hingga usia si kecil 2 tahun. Demikian anjuran dari Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Alasannya menurut Dokter Spesialis Anak, Dr. dr. Ariani D. Widodo, Sp.A(K), bayi baru bisa diberikan MPASI, bila saluran cerna dan ginjalnya sudah siap mencerna makanan padat atau cair selain ASI. Sebaliknya, pemberian makanan padat pada bayi terlalu dini, justru akan memberi beban pada sistem pencernaannya yang belum berkembang secara baik.

Tapi bila terlambat diberi MPASI juga tak bagus! Sebab anak yang terlambat diperkenalkan makanan padat, konsekuensinya adalah si kecil jadi tidak terlatih untuk mengunyah.

"Kalau anak diberikan sebelum 4 bulan, maka belum siap dan bisa mengganggu penyerapan nutrisi dari ASI yang justru lebih penting. Juga, pada penelitian, terbukti bahwa meningkatkan obesitas pada anak yang diberikan MPASI terlalu dini. Pengenalan MPASI lewat dari usia 6 bulan juga kurang baik, karena kebutuhan sudah lebih tinggi dari yang dipenuhi ASI. Sehingga berisiko kekurangan asupan zinc dan zat besi," sambung dr. Ariani.. 

Tidak hanya itu, adapun tanda-tanda kesiapan bayi diberi ASI adalah sebagai berikut:

1. Siap Fisik

"Bayi sebenarnya bisa memulai MPASI ketika dia siap. Siapnya adalah salah satunya secara fisik," kata dr. Ariani dalam Webinar yang diadakan oleh Official PrimaKu Channel, dalam rangka memperingati HUT Ikatan Dokter Anak Indonesia ke-66, beberapa waktu lalu.

Ia pun menjelaskan, secara fisik anak terlihat tampak sering lapar. Artinya kebutuhannya sudah melebihi kemampuannya untuk saat itu. Jadi dilihat dulu organ tubuh dan kalorinya meningkat. Misalnya jika Anda melihat anak menyusu 2-3 jam, sekarang satu jam sudah mulai minta menyusu lagi.

"Lalu ia sudah bisa mengontrol kepala dengan baik. Jadi kalau didudukkan kepalanya tidak turun ke bawah, tapi relatif tegak. Kemudian duduk sendiri dengan bantuan dan berkurangnya extrusion reflex, yakni lidah memiliki refleks mendorong keluar kembali apabila dimasukkan sesuatu, dalam hal ini sendok. Bila pada umur 6 bulan ke atas, maka refleks ini bisa berkurang jika sendok dimasukkan ke mulutnya," kata dokter yang berpraktek di Rumah Sakit Bunda, Jakarta ini.

2. Siap Psikologis

Bila bayi Anda mulai tertarik melihat Anda makan, dan terlihat membuka mulut ketika disodorkan makanan, artinya si kecil sudah siap untuk MPASI. Selain itu, ia pun terlihat bersemangat, kalau makanan dipindahkan atau sedang disiapkan. Si kecil juga tampak fokus untuk mengikuti ke mana arah makanan dengan matanya.

"Bayi pun sudah bisa menunjukkan isyarat kalau dia sudah kenyang. Misalnya sudah bisa melepehkan kembali dari mulut, perhatiannya mudah teralihkan, menutup mulut kalau diberi makan, membuat muka ketika disodorkan makanan atau mulai dibuat main-main saja makanannya," kata dr. Ariani.

Nah jadi sudah tahukan tanda-tanda penting bayi sudah siap MPASI? Semoga Anda tidak perlu bingung untuk memberikan makanan padat pada si kecil ya.

*Sumber: kumparan.com

Tag : pendidikan, kesehatan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat