19:00 . Bermain di Sungai, Anak 9 Tahun Ditemukan Meninggal Tenggelam   |   18:00 . Ngabuburit, Masyarakat Disuguhi Lukisan Komunitas Sangrupa   |   17:00 . Banyak Warga Keluar Ngabuburit, Jembatan Glendeng Sesak   |   16:00 . Antre Lewat Jelang Berbuka   |   14:00 . Calon Jema’ah Haji Khususnya Lansia Divaksin   |   13:00 . Upaya Penanganan Pertamina EP Direspons Positif   |   12:00 . Melesat Naik, Harga Emas Dibanderol Rp937.000   |   11:00 . Bersama Realfood, DMI Bojonegoro Bagi Takjil di Ribuan Masjid   |   10:00 . Perempuan Asal Bojonegoro Diamankan Satpol PP Tuban di Eks Lokalisasi Gandul   |   09:00 . Gerak Cepat, Jasa Raharja Santuni Korban Laka di Sumberrejo   |   08:00 . Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kab. Bojonegoro Resmi Dilantik   |   07:00 . Tips Memilih Makanan Sehat Agar Tetap Bugar Selama Puasa   |   05:00 . Kasus Baru Tambah 2, Konfirmasi Positif Menjadi 14 Orang   |   17:00 . Asal Muasal Desa Ngringinrejo, Sesepuh: Ada Senopati Moksa di Beringin Raksasa   |   16:00 . Menuju Smart Green City, Bojonegoro Berupaya Jadi Kota Ramah Disabilitas   |  
Sun, 18 April 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Selama 4 Bulan, DBD di Bojonegoro 60 Kasus

blokbojonegoro.com | Thursday, 25 June 2020 21:00

Selama 4 Bulan, DBD di Bojonegoro 60 Kasus

Reporter : Joel Joko

blokBojonegoro.com – Jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) hdi Bojonegoro selama Januari hingga April 2020 mencapai 60 kasus. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap penyakit yang bermula dari gigitan nyamuk Aedes aegypti.

“Jumlah kasus Januari hingga April terdapat 60 penderita, tertinggi bulan Januari sebanyak 36 kasus,” ungkap Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinkes Bojonegoro Whenny Dyah Prajanti.

Menurutnya, ada kemungkinan jumlah kasus DBD secara kumulatif 2020 akan mengalami penurunan dibanding tahun lalu. Sebab selama pandemi tingkat kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan kebersihan semakin baik. Selama 2019 lalu, jumlah kasus DBD sebanyak 416 kasus dengan jumlah korban meninggal sebanyak 7 orang.

“Kalau melihat data grafik maksimum minimum di Bojonegoro, puncak kasus penyakit demam berdarah biasanya terjadi pada bulan Januari – Februari,” lanjutnya.

Di tengah pandemi virus Corona, Dinas Kesehatan Bojonegoro tetap melakukan pengawasan dan pengendalian penyakit DBD. Pasalnya, kasus penyakit ini cukup tinggi dan setiap tahun meningkat.[oel/ito]

Tag : Demam, berdarah, bojonegoro, dinkes


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat