21:00 . Mahasiswa IKIP Bojonegoro Ciptakan Aplikasi Android untuk Media Pembelajaran   |   20:00 . BPJS Kesehatan Gelar Media Gathering Bersama Awak Media   |   18:00 . Jabat Sebagai Rektor UNUGIRI, Gus Arif Prioritaskan Konsolidasi Internal   |   17:00 . Peduli Korban Longsor, Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Berikan Bantuan   |   16:00 . Ini Target Produksi Migas Asset 4 Field Cepu   |   15:00 . Begini Tahapan dan Syarat Menjadi Donor Plasma Konvalesen   |   14:00 . PMI Bojonegoro dan Stakeholder Rakor Terkait Plasma Konvalesen, ini Hasilnya   |   13:00 . Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Bengawan Solo Gendungarum   |   12:00 . Banyak Hoaks Covid-19, Masyarakat Harus Saring Informasi   |   11:00 . Hujan Deras Disertai Angin Sebabkan Banjir dan Kantor Kecamatan Rusak   |   10:00 . Bupati Bojonegoro Lantik 15 Pejabat   |   09:00 . 12 Pejabat Pemkab Bojonegoro akan Divaksin Pertama   |   08:00 . 6 Pegawai Positif, Minggu Depan Pengadilan Agama Tutup   |   07:00 . Gejala dan Tips Cara Mengatasi Pilek pada Bayi   |   06:00 . Sudah Divaksin Tetapi Bisa Positif Covid-19   |  
Thu, 28 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Selama 4 Bulan, DBD di Bojonegoro 60 Kasus

blokbojonegoro.com | Thursday, 25 June 2020 21:00

Selama 4 Bulan, DBD di Bojonegoro 60 Kasus

Reporter : Joel Joko

blokBojonegoro.com – Jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) hdi Bojonegoro selama Januari hingga April 2020 mencapai 60 kasus. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap penyakit yang bermula dari gigitan nyamuk Aedes aegypti.

“Jumlah kasus Januari hingga April terdapat 60 penderita, tertinggi bulan Januari sebanyak 36 kasus,” ungkap Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinkes Bojonegoro Whenny Dyah Prajanti.

Menurutnya, ada kemungkinan jumlah kasus DBD secara kumulatif 2020 akan mengalami penurunan dibanding tahun lalu. Sebab selama pandemi tingkat kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan kebersihan semakin baik. Selama 2019 lalu, jumlah kasus DBD sebanyak 416 kasus dengan jumlah korban meninggal sebanyak 7 orang.

“Kalau melihat data grafik maksimum minimum di Bojonegoro, puncak kasus penyakit demam berdarah biasanya terjadi pada bulan Januari – Februari,” lanjutnya.

Di tengah pandemi virus Corona, Dinas Kesehatan Bojonegoro tetap melakukan pengawasan dan pengendalian penyakit DBD. Pasalnya, kasus penyakit ini cukup tinggi dan setiap tahun meningkat.[oel/ito]

Tag : Demam, berdarah, bojonegoro, dinkes


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat